Beranda » Bansos Kemensos » Mensos Pastikan BLT Rp 900 Ribu Tepat Sasaran, 28 Juta Data KPM Sudah Divalidasi BPS

Mensos Pastikan BLT Rp 900 Ribu Tepat Sasaran, 28 Juta Data KPM Sudah Divalidasi BPS

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 900 ribu tengah berlangsung di seluruh Indonesia. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul turun langsung memantau proses pencairan untuk memastikan dana sampai ke tangan yang berhak.

Kunjungan dilakukan pada Rabu (10/12/2025) di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur. Gus Ipul didampingi Direktur Utama PT Pos Indonesia untuk melihat kondisi riil di lapangan.

“Kita juga ingin melihat secara fisik, kita tahu profilnya lebih detail, dan sekaligus memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran,” ujar Gus Ipul di lokasi.

Proses Validasi Data, Kemensos dan BPS Kerja Sama

Sebelum penyaluran, Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima. Proses ini penting untuk menyaring masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Data yang digunakan bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setiap NIK calon penerima dicocokkan dengan database kependudukan di Dukcapil.

Nah, dari proses inilah ditemukan banyak data yang tidak memenuhi kriteria—entah karena sudah meninggal, pindah domisili, atau kondisi ekonomi yang sudah membaik.

28 Juta dari 35 Juta Target Awal

Dari target awal 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hasil validasi menunjukkan hanya 28 juta orang yang layak menerima BLT. Artinya, sekitar 7 juta data tidak lolos verifikasi.

Berikut ringkasan data penerima BLT Desember 2025:

Baca Juga:  Cara Daftar dan Cek Bansos PKH Balita dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
Keterangan Jumlah
Target Awal Penerima 35 juta KPM
Hasil Validasi (Layak) 28 juta KPM
Total Anggaran Rp 31 triliun
Sudah Tersalur Rp 26 triliun (±90%)
Sisa Penyaluran Rp 5 triliun (±10-15%)

Data di atas berdasarkan keterangan resmi Mensos per 10 Desember 2025 dan dapat berubah sesuai pemutakhiran DTKS.

Mensos Tinjau Kantor Pos Jatinegara

Pemilihan Kantor Pos Jatinegara sebagai lokasi peninjauan bukan tanpa alasan. Kawasan Jakarta Timur termasuk wilayah dengan jumlah KPM cukup tinggi.

Gus Ipul mengaku ingin melihat langsung profil penerima manfaat. Bukan sekadar angka di atas kertas, tapi kondisi nyata masyarakat yang mengantri mencairkan bantuan.

“Sekarang kami dengan Dirut PT Pos melihat penyaluran secara langsung di kantor PT Pos Kampung Melayu untuk melihat masyarakat, ya, terutama yang menerima bantuan BLTS ini,” jelas Gus Ipul.

Progress Penyaluran 90 Persen via Himbara dan PT Pos

Kabar baiknya, penyaluran BLT sudah mencapai 90 persen dari total target. Dana disalurkan melalui dua kanal utama: bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.

Berikut kanal pencairan BLT yang tersedia:

  • Bank Himbara: BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN
  • PT Pos Indonesia: Seluruh kantor pos di Indonesia
  • Agen bank dan agen pos di pelosok daerah

Jadi, bagi KPM yang belum mencairkan, segera kunjungi kantor pos atau bank terdekat sebelum batas waktu.

“Dari 28 juta lebih itu, ya, yang sudah salur lewat Himbara maupun PT Pos sudah mencapai lebih dari sepuluh atau 90 persen,” ungkap Gus Ipul.

Deadline Penyaluran Target Rampung Sebelum 17 Desember

Mensos menargetkan seluruh penyaluran selesai pada pekan kedua atau ketiga Desember 2025. Pasalnya, pemutakhiran data DTKS akan ditutup pada 17 Desember.

Baca Juga:  Cara Cek NIK KTP Dapat atau Tidak Bansos PKH Resmi dari Kemensos

Artinya, KPM yang belum mencairkan dana hanya punya waktu sekitar satu minggu lagi. Setelah tanggal tersebut, data akan dikunci untuk periode selanjutnya.

Pesan Mensos untuk KPM: Gunakan Bansos dengan Bijak

Selain memantau penyaluran, Gus Ipul juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh penerima manfaat. Intinya: gunakan uang bantuan untuk kebutuhan pokok, bukan hal-hal konsumtif.

Berikut hal yang tidak boleh dilakukan dengan dana BLT:

  • Judi atau judi online
  • Membeli perhiasan
  • Membeli motor
  • Membeli mobil
  • Keperluan di luar kebutuhan dasar

“Saya selalu mengimbau ini kepada Keluarga Penerima Manfaat, mari kita sama-sama, kita sambut bantuan dari Presiden ini dengan penuh tanggung jawab ya,” ajak Gus Ipul.

Peringatan ini relevan mengingat maraknya kasus penyalahgunaan bansos untuk judi online yang merugikan keluarga penerima sendiri.

Penyaluran BLT Rp 900 ribu Desember 2025 sudah memasuki tahap akhir dengan capaian 90 persen. Bagi yang belum menerima, segera cek status di aplikasi Cek Bansos atau kunjungi kantor pos dan bank Himbara terdekat sebelum 17 Desember.

Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan berkah selalu.

Eduardo Simorangkir, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis profesional dengan keahlian editorial, investigative reporting & digital media.
Jurnalis

Eduardo Simorangkir adalah jurnalis yang saat ini menjabat sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan pengalaman luas dalam dunia jurnalistik digital, Eduardo menggabungkan kemampuan editorial yang tajam dengan kepekaan terhadap berita aktual dan tren pasar digital.