Beranda » Bansos Kemensos » Bantuan PKH Tahap Tiga Cair, Warga KPM Terima Saldo Hingga Rp1,1 Juta di Rekening Bank Mandiri, Ini Penyebabnya

Bantuan PKH Tahap Tiga Cair, Warga KPM Terima Saldo Hingga Rp1,1 Juta di Rekening Bank Mandiri, Ini Penyebabnya

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) kembali mendapat kabar gembira di awal Maret 2026. Bukan pencairan tahap kedua, melainkan termin susulan dari bantuan PKH tahap pertama yang sempat tertunda. Banyak yang terkejut karena saldo mendadak masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, terutama yang menggunakan Bank Mandiri.

Salah satu laporan dari kanal YouTube Cek Bansos pada 10 Maret 2026 menunjukkan bahwa sejumlah KPM mendapatkan tambahan saldo hingga Rp1,1 juta di rekening KKS. Nominal ini bukan bantuan baru, melainkan penyaluran ulang dari alokasi Januari hingga Februari 2026 yang sebelumnya belum sempat cair karena kendala teknis atau administrasi.

Penjelasan Terkait Pencairan Termin Susulan

Pencairan ini bukan bagian dari tahap kedua PKH, melainkan merupakan penyaluran ulang atau disebut juga sebagai termin susulan. Bantuan ini ditujukan untuk KPM yang sebelumnya belum menerima pencairan di bulan Februari karena berbagai alasan seperti data yang belum lengkap atau proses verifikasi yang memakan waktu.

Proses pencairan termin susulan ini dilakukan setelah sistem Dinas Sosial selesai melakukan validasi ulang data penerima. Artinya, KPM yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan di tahap pertama, kini berhak menerimanya melalui pencairan tambahan ini.

1. Penyebab Pencairan Susulan

Pencairan susulan terjadi karena beberapa faktor teknis dan administratif. Pertama, adanya data yang tidak lengkap atau belum terverifikasi saat tahap pertama penyaluran. Kedua, sistem Kemensos yang sedang dalam tahap perbaikan dan sinkronisasi data.

2. Waktu Pencairan

Pencairan termin susulan ini dilakukan pada awal Maret 2026. Tepatnya, sejak tanggal 6 Maret hingga 10 Maret 2026, banyak KPM melaporkan adanya saldo tambahan di rekening KKS mereka.

Baca Juga:  Penerima Bansos PKH dan BPNT Periode Maret 2026 Wajib Cek Status Pencairan Dana Rp1,1 Juta via Pos Indonesia

3. Tujuan Pencairan

Tujuan utama dari pencairan ini adalah untuk melengkapi penyaluran bantuan PKH tahap pertama yang sebelumnya belum tuntas. Sehingga, meskipun terlambat, KPM tetap mendapatkan haknya secara penuh.

Besaran Saldo yang Masuk ke Rekening KKS

Saldo yang masuk ke rekening KKS bervariasi tergantung pada komponen bantuan yang diterima setiap keluarga. Berikut rincian estimasi nominal yang terpantau cair berdasarkan laporan dari beberapa KPM:

Komponen Keluarga Estimasi Saldo yang Cair
1 Balita + 1 Anak Sekolah SD Rp975.000
2 Balita + 1 Anak Sekolah SMP Rp1.100.000
1 Balita + 2 Anak Sekolah SMA Rp1.050.000
1 Ibu Hamil + 1 Balita Rp950.000

Besaran ini bisa berbeda tergantung kondisi administrasi dan jumlah komponen yang diterima setiap keluarga. Meski demikian, semua nominal tersebut merupakan bagian dari bantuan PKH tahap pertama yang sempat tertunda.

Bantuan Tambahan dalam Bentuk Fisik

Selain pencairan termin susulan, sejumlah KPM juga berhak mendapatkan bantuan tambahan berupa bantuan pangan. Bantuan ini terdiri dari 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan sekaligus untuk dua bulan.

Syarat Mendapatkan Bantuan Tambahan

Untuk mendapatkan bantuan tambahan ini, KPM harus memenuhi beberapa syarat berikut:

  • Terdaftar aktif sebagai penerima PKH di sistem SIKS-NG
  • Tidak pernah menerima bantuan serupa dalam dua bulan terakhir
  • Melakukan pengambilan secara langsung di titik penyaluran terdekat

Waktu dan Tempat Pengambilan

Bantuan pangan tambahan ini bisa diambil mulai tanggal 15 Maret hingga 25 Maret 2026 di posko penyaluran yang telah ditentukan oleh Dinas Sosial setempat. KPM disarankan untuk datang pada jam kerja pagi agar tidak terjadi penumpukan.

Tips Mengantisipasi Keterlambatan Pencairan Bansos

Meski pencairan susulan sudah dilakukan, tidak menutup kemungkinan masih ada KPM yang belum menerima bantuan. Untuk itu, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan pencairan di masa mendatang:

Baca Juga:  Saldo Rp600 Ribu di KKS Tidak Sama dengan THR Lebaran, Hanya KPM Kategori Tertentu yang Menerima, Cek Status Penerima Sekarang

1. Periksa Data di SIKS-NG Secara Berkala

Pastikan data yang terdaftar di Sistem Informasi Keluarga Sejahtera Nasional (SIKS-NG) sudah benar dan lengkap. Termasuk data kependudukan, jumlah anggota keluarga, dan status penerima bantuan.

2. Hubungi Petugas Lapangan

Jika menemukan ketidaksesuaian atau keterlambatan pencairan, segera hubungi petugas PKH di wilayah setempat. Mereka bisa membantu melakukan pengecekan dan verifikasi ulang.

3. Simpan Bukti Transaksi

Simpan semua bukti transaksi pencairan bansos sebagai arsip. Hal ini bisa berguna jika terjadi sengketa atau kekeliruan di masa depan.

Kesimpulan

Pencairan termin susulan PKH tahap pertama di awal Maret 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap KPM mendapatkan bantuan secara utuh. Meski sempat tertunda, kini bantuan tersebut mulai mengalir kembali, termasuk bagi yang menggunakan KKS Bank Mandiri.

Selain bantuan tunai, KPM juga berhak mendapatkan bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng. Semua ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan Kemensos dan Bank Mandiri. Data nominal dan jadwal penyaluran bersifat estimasi berdasarkan laporan terkini dan belum tentu berlaku secara menyeluruh untuk seluruh KPM di Indonesia.

Agung Budianto

Agung Budianto adalah seorang jurnalis senior yang Lahir di Jakarta pada tahun 1992, Ardhi telah mengabdikan hampir dua dekade hidupnya dalam dunia jurnalistik digital Indonesia.