Saldo bantuan sosial (Bansos) PKH susulan Maret 2026 mulai mengalir ke rekening para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Mandiri. Gelombang pencairan ini terpantau sejak Selasa, 10 Maret 2026, membawa harapan baru bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya belum menerima jatah bulanan.
Penyaluran termin susulan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah agar bantuan tepat sasaran dan tuntas sampai ke tangan masyarakat. KPM dianjurkan untuk rutin mengecek saldo melalui ATM atau aplikasi Livin’ by Mandiri agar tidak ketinggalan informasi terkini.
Pencairan Bansos PKH Tahap 1 Susulan 2026
Penyaluran bantuan ini ditujukan bagi KPM yang statusnya tercatat sebagai Standing Instruction (SI) di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional Generasi (SIKS-NG), namun belum menerima pencairan bulan Februari lalu. Proses ini dilakukan setelah adanya validasi ulang data oleh Kementerian Sosial.
-
Validasi Data oleh Kemensos
Sebelum pencairan dimulai, Kemensos melakukan sinkronisasi ulang data KPM untuk memastikan tidak ada kesalahan teknis maupun administrasi. Hal ini penting karena beberapa data sempat tidak sinkron di bulan sebelumnya. -
Target Penyaluran Susulan
Penyaluran bansos tahap ini ditargetkan selesai seluruhnya pada minggu ketiga Maret 2026. Ini dilakukan agar masyarakat memiliki modal cukup menjelang perayaan Idul Fitri 2026.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap dan terukur. KPM yang belum menerima bantuan di Februari kini mulai mendapatkan alokasi dana secara bertingkat sesuai dengan komposisi anggota keluarga.
Rincian Nominal Bansos PKH Susulan Maret 2026
Jumlah dana yang diterima setiap KPM bervariasi tergantung pada komponen keluarga yang dimiliki. Berikut adalah rincian nominal yang terpantau telah cair pagi ini:
| Komponen Keluarga | Jumlah Alokasi |
|---|---|
| 1 anak balita + 1 anak SD | Rp975.000 |
| Lansia/ibu hamil + komponen pendidikan | Rp1.126.500 |
| Keluarga dengan komponen lengkap | Rp1.250.000 |
Nominal tertinggi sebesar Rp1,25 juta dilaporkan masuk ke sejumlah rekening KPM di wilayah Pulau Jawa. Besaran ini mencerminkan alokasi untuk keluarga dengan lebih dari satu komponen prioritas, seperti lansia, ibu hamil, anak balita, dan anak usia sekolah.
Perhatian Terhadap Penipuan Bansos
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan penipuan. Kemensos telah mengingatkan bahwa tidak ada biaya apapun dalam proses pengurusan atau pencairan bansos.
- Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan percepatan penyaluran bansos dengan imbalan uang.
- Jangan memberikan data pribadi atau PIN rekening kepada siapapun.
- Semua pencairan bansos dilakukan secara otomatis dan tidak memerlukan biaya tambahan.
Status Atensi YAPI di SIKS-NG
Sementara itu, bagi penerima bantuan Atensi YAPI (Yatim Piatu), belum ada pembaharuan penyaluran hingga Maret 2026. Status alokasi untuk periode Januari hingga Maret masih tercatat sebagai "dalam persiapan".
-
Prioritas Penyaluran
Pemerintah memprioritaskan penyaluran bantuan pangan dan PKH reguler sebelum menyalurkan bantuan spesifik seperti Atensi YAPI. -
Himbauan Kepada Masyarakat
Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang menyebutkan bahwa bantuan YAPI sudah cair. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui saluran resmi Kemensos dan mitra penyaluran.
Tips Aman Cek dan Gunakan Bansos
Mengingat banyaknya aktivitas pencairan bansos di tengah menjelang Lebaran, KPM disarankan untuk memanfaatkan layanan digital agar lebih aman dan efisien.
- Gunakan Mobile Banking untuk cek saldo secara berkala.
- Hindari antrian panjang di ATM yang berisiko kerumunan.
- Jangan percaya pada pihak luar yang menawarkan bantuan dengan syarat tertentu.
Disclaimer
Informasi yang disajikan bersifat terkini per Maret 2026. Jumlah nominal, jadwal penyaluran, dan status bansos dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah dan hasil validasi data. Pastikan selalu mengakses informasi resmi melalui saluran terpercaya.
Khusnul Ain adalah jurnalis yang saat ini menjabat sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan pengalaman luas dalam dunia jurnalistik digital, Eduardo menggabungkan kemampuan editorial yang tajam dengan kepekaan terhadap berita aktual dan tren pasar digital.