Beberapa waktu terakhir, isu pungutan liar (pungli) terkait pembaruan desil Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos kembali mencuat. Ada kabar bahwa sejumlah oknum petugas mematok biaya sebesar Rp600 ribu hingga Rp900 ribu agar desil seseorang bisa turun. Padahal, secara resmi, proses pembaruan desil tidak dikenakan biaya sepeser pun.
Masyarakat perlu waspada dan paham betul bahwa seluruh proses verifikasi dan pembaruan data dalam program bansos dilakukan secara transparan dan gratis. Jika menemukan praktik pungli, langkah terbaik adalah melaporkannya ke pihak berwajib atau Dinas Sosial setempat.
Cara dan Tips Pembaruan Desil KPM Bansos 2026
Agar proses pembaruan desil berjalan lancar dan cepat disetujui, KPM perlu memahami mekanisme serta mengikuti beberapa tips penting. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Pahami Mekanisme Dasar Pembaruan Desil
Pembaruan desil dilakukan untuk menyesuaikan kondisi ekonomi keluarga secara berkala. Desil sendiri adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan berdasarkan skor Indeks Kesejahteraan Sosial (IKS). Semakin rendah desilnya (misalnya dari desil 4 ke desil 2), maka semakin layak seseorang menerima bantuan sosial.
Proses ini bisa dilakukan melalui dua jalur:
- Melalui operator SIKS-NG di tingkat desa/kelurahan
- Secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos
Keduanya sama-sama tidak memungut biaya. Jika diminta bayar, maka itu merupakan tindakan ilegal dan bisa dilaporkan.
2. Siapkan Dokumen Pendukung yang Valid
Agar pengajuan pembaruan desil tidak ditolak, pastikan semua dokumen yang diserahkan valid dan terkini. Beberapa dokumen penting yang biasa diminta antara lain:
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepala keluarga dan anggota keluarga
- Surat keterangan tidak mampu (SKTM) jika ada
- Bukti kepemilikan aset seperti tanah, kendaraan, atau usaha
- Slip gaji atau bukti penghasilan lainnya
Semakin lengkap dan akurat dokumen yang diserahkan, semakin besar kemungkinan pengajuan akan disetujui.
3. Lakukan Verifikasi Data Mandiri via Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store atau App Store merupakan sarana resmi dari Kementerian Sosial. Aplikasi ini memungkinkan KPM untuk:
- Melihat status penerima bansos
- Mengajukan perubahan data
- Mengetahui jadwal penyaluran bansos
Untuk menggunakan aplikasi ini, pengguna harus terlebih dahulu mendaftar dan login menggunakan NIK dan KK. Setelah itu, bisa mengajukan pembaruan data secara mandiri.
4. Ajukan Perubahan Data ke Operator SIKS-NG
Bagi yang lebih nyaman dengan cara konvensional, bisa langsung datang ke kantor desa atau kelurahan setempat dan mengajukan pembaruan data ke operator SIKS-NG. Operator ini bertugas untuk memasukkan data baru ke dalam sistem secara akurat.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengajukan ke operator:
- Datang saat jam kerja kantor
- Bawa dokumen asli dan salinan
- Pastikan operator mencatat data dengan benar
- Minta tanda terima atau bukti pengajuan
5. Cek Status Pengajuan Secara Berkala
Setelah mengajukan pembaruan desil, jangan lupa untuk mengecek status pengajuan secara berkala. Hal ini bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau langsung ke kantor desa.
Jika pengajuan ditolak, biasanya akan ada catatan alasan penolakan. Dalam hal ini, bisa mengajukan ulang dengan melengkapi dokumen yang diminta.
Perbandingan Jalur Pengajuan Desil
| Jalur Pengajuan | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Aplikasi Cek Bansos | Cepat, bisa dilakukan mandiri, tidak perlu keluar rumah | Butuh literasi digital, terkadang sistem error |
| Operator SIKS-NG | Bisa langsung konsultasi, bantuan teknis langsung | Perlu datang ke kantor, tergantung jam kerja |
Tips Tambahan agar Pengajuan Cepat Diproses
Selain langkah-langkah teknis di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa membantu agar proses pembaruan desil lebih cepat dan efisien:
- Ajukan sebelum jadwal penyaluran bansos berikutnya, agar tidak kehilangan hak sementara proses berjalan
- Pastikan data di aplikasi dan fisik selalu sinkron, terutama NIK dan KK
- Hindari pengajuan klaim palsu, karena bisa berujung pada pemblokiran NIK dari sistem bansos
- Gunakan bahasa yang jelas dan sopan saat mengajukan, baik secara lisan maupun tertulis
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini berdasarkan ketentuan dan regulasi yang berlaku hingga tahun 2026. Mekanisme dan syarat bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah. Disarankan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Kementerian Sosial atau Dinas Sosial setempat untuk informasi terbaru.
Penutup
Pembaruan desil bansos adalah hak setiap KPM yang memenuhi syarat. Prosesnya pun seharusnya gratis dan mudah. Jika menemukan pihak yang memungut biaya, itu merupakan pelanggaran dan bisa dilaporkan. Dengan memahami mekanisme dan mengikuti tips di atas, proses pembaruan desil bisa berjalan lebih cepat dan efisien.
Agung Budianto adalah seorang jurnalis senior yang Lahir di Jakarta pada tahun 1992, Ardhi telah mengabdikan hampir dua dekade hidupnya dalam dunia jurnalistik digital Indonesia.
