Bansos PKH dan BPNT susulan tahap 1 tahun 2026 mulai cair di sejumlah daerah. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah melaporkan bahwa dana tersebut masuk ke rekening KKS mereka, baik melalui Bank BNI maupun Bank BRI. Pencairan terjadi pada tanggal 17 hingga 18 Maret 2026, dengan jumlah nominal yang bervariasi tergantung jenis bantuan dan status penerima.
Beberapa laporan menunjukkan bahwa bansos masuk dalam bentuk tunjangan PKH untuk anak sekolah, bantuan pangan non tunai (BPNT), hingga pencairan susulan untuk tahap sebelumnya. Meski pencairan terjadi di tengah jadwal libur Lebaran, Kementerian Sosial tetap memastikan bahwa bantuan tetap disalurkan tepat waktu.
Rincian Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Susulan 2026
Penyaluran bantuan sosial ini dilakukan secara bertahap dan terukur. Meskipun tidak semua daerah langsung menerima pencairan pada hari yang sama, sejumlah wilayah sudah mulai melaporkan penerimaan dana. Berikut adalah rincian pencairan yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber:
1. PKH Anak Sekolah SD
Saldo sebesar Rp225.000 telah masuk ke KKS Bank BNI pada 18 Maret 2026. Dana ini merupakan bagian dari bantuan rutin PKH untuk keluarga yang memiliki anak usia sekolah dasar.
2. BPNT KKS Baru
Pencairan sebesar Rp590.000 berhasil ditarik tunai pada 18 Maret 2026 pukul 09.54 WIB melalui KKS baru Bank BNI. Ini menunjukkan bahwa penerima yang baru terdaftar juga mulai mendapatkan haknya.
3. BPNT KKS BNI
Saldo Rp600.000 masuk ke KKS Bank BNI pada 18 Maret 2026. Laporan ini datang dari daerah Banten, menunjukkan bahwa penyaluran sudah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
4. BPNT Susulan Bank BRI
KPM di daerah Nganjuk menerima pencairan Rp600.000 melalui KKS Bank BRI pada 17 Maret 2026 pukul 09.58 WIB. Ini merupakan bagian dari penyaluran susulan yang tertunda di tahap sebelumnya.
5. PKH Bank BNI
Saldo Rp950.000 masuk pada 18 Maret 2026 pukul 16.01 WIB dengan keterangan "BANSOS PKH BNI". Nominal ini lebih tinggi karena termasuk bantuan untuk keluarga dengan lebih dari satu anak atau kondisi khusus.
6. PKH Tahap 1 Susulan
Saldo Rp600.000 masuk ke KKS Bank BNI pada 18 Maret 2026 pukul 05.00 WIB. Ini merupakan pencairan tambahan untuk tahap pertama yang sebelumnya belum tuntas.
7. PKH Susulan Tribulan 1 KKS Baru Bank BNI
Dua saldo sekaligus masuk, yaitu Rp1.500.000 dan Rp950.000 pada 18 Maret 2026. Ini menunjukkan bahwa penerima yang baru terdaftar bisa langsung mendapatkan bantuan dalam jumlah penuh untuk tiga bulan pertama.
Perbandingan Nominal Bansos PKH dan BPNT
Berikut tabel perbandingan nominal bantuan yang diterima berdasarkan jenis program dan bank penyalur:
| Jenis Bansos | Bank Penyalur | Nominal | Tanggal Cair |
|---|---|---|---|
| PKH Anak SD | BNI | Rp225.000 | 18 Maret 2026 |
| BPNT Baru | BNI | Rp590.000 | 18 Maret 2026 |
| BPNT | BNI | Rp600.000 | 18 Maret 2026 |
| BPNT Susulan | BRI | Rp600.000 | 17 Maret 2026 |
| PKH | BNI | Rp950.000 | 18 Maret 2026 |
| PKH Susulan | BNI | Rp600.000 | 18 Maret 2026 |
| PKH Tribulan | BNI | Rp1.500.000 + Rp950.000 | 18 Maret 2026 |
Syarat dan Ketentuan Penerima Bansos PKH dan BPNT
Untuk bisa menerima bantuan ini, penerima harus memenuhi sejumlah syarat. Berikut adalah ketentuan umum yang berlaku:
1. Terdaftar dalam Data Terpadu Program
Penerima harus terdaftar dalam Data Terpadu Program Kementerian Sosial. Data ini menjadi dasar penyaluran bansos secara tepat sasaran.
2. Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Kartu ini menjadi alat pembayaran bantuan sosial. Semua pencairan dilakukan melalui KKS yang terhubung dengan bank penyalur.
3. Tidak Masuk dalam Kategori Mampu
Penerima bansos adalah keluarga yang masuk dalam kategori tidak mampu berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data.
4. Aktif dalam Program
Keluarga harus aktif dalam program PKH atau BPNT. Keluarga yang tidak aktif tidak akan menerima pencairan.
Tips Mengantisipasi Pencairan Bansos
Meskipun pencairan sudah dilakukan secara bertahap, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar proses penerimaan bantuan berjalan lancar:
1. Cek Saldo Secara Berkala
Pastikan untuk mengecek saldo KKS secara berkala melalui ATM atau mobile banking. Ini membantu memastikan bahwa dana sudah masuk sesuai jadwal.
2. Simpan Bukti Transaksi
Simpan semua bukti transaksi pencairan bansos. Ini penting untuk keperluan verifikasi atau jika terjadi kendala.
3. Laporkan Jika Ada Kendala
Jika dana tidak masuk sesuai jadwal atau nominal tidak sesuai, segera laporkan ke kantor pos terdekat atau dinas sosial setempat.
4. Jangan Percaya Informasi Tidak Resmi
Hindari mempercayai informasi bansos yang bersumber dari media sosial atau pihak tidak terpercaya. Gunakan sumber resmi seperti situs Kemensos atau pengumuman lokal.
Disclaimer
Data pencairan bansos PKH dan BPNT bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi lapangan. Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan didasarkan pada laporan yang diterima hingga tanggal 18 Maret 2026. Untuk informasi terbaru dan akurat, selalu pastikan untuk mengakses sumber resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Rosatyani Puspita adalah jurnalis berpengalaman yang saat ini berkarier sebagai Editor, Reporter, dan Penulis di dua platform media digital terkemuka Indonesiadi banjoo.id. Dengan dedikasi tinggi terhadap jurnalisme berkualitas dan integritas editorial, Rosatyani konsisten menghadirkan konten yang akurat, berimbang, dan berdampak bagi masyarakat.
