Harga emas perhiasan pada Sabtu, 16 Mei 2026 kembali mengalami penurunan cukup signifikan. Penyebab utamanya adalah anjloknya harga emas dunia yang terjadi sehari sebelumnya. Pasar emas global sempat terpuruk, dan dampaknya langsung terasa di pasar lokal, termasuk di Indonesia.
Penurunan ini juga dipicu oleh tekanan dari nilai tukar dolar AS yang menguat, serta inflasi yang masih menjadi perhatian di berbagai negara. Kondisi ini membuat investor dan pembeli emas kembali waspada dalam mengambil keputusan.
Harga Emas Perhiasan di Toko-Toko Terkemuka
Untuk melihat sejauh mana penurunan harga emas perhiasan, berikut adalah data terbaru dari dua penyedia emas terpercaya di Indonesia, yaitu Raja Emas dan Lakuemas. Kedua toko ini mencatatkan harga jual emas yang lebih murah dibanding hari sebelumnya.
1. Harga Emas Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia mencatatkan penurunan harga emas perhiasan ukuran 24 karat dengan kemurnian 99,9 persen. Emas jenis ini kini dijual seharga Rp2.480.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.560.000 per gram.
Selain itu, emas dengan ukuran paling kecil di toko ini, yaitu 5 karat, dijual dengan harga Rp455.000 per gram. Ini merupakan harga termurah untuk emas perhiasan di pasaran saat ini.
2. Harga Emas Lakuemas
Sementara itu, Lakuemas juga mencatatkan penurunan harga emas perhiasan 24 karat. Harga emas dengan kemurnian 99 persen turun dari Rp2.510.000 menjadi Rp2.420.000 per gram. Penurunan ini mencapai Rp90.000 dalam satu hari.
Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Lakuemas
Berikut adalah tabel perbandingan harga emas perhiasan di dua toko tersebut:
| Jenis Emas | Raja Emas (Rp/gram) | Lakuemas (Rp/gram) |
|---|---|---|
| Emas 24 Karat (99,9%) | 2.480.000 | – |
| Emas 24 Karat (99%) | – | 2.420.000 |
| Emas 5 Karat (terkecil) | 455.000 | – |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.
Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Emas
Penurunan harga emas perhiasan tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor eksternal dan internal yang turut memengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik.
1. Anjloknya Harga Emas Dunia
Harga emas dunia sempat terperosok pada Jumat, 15 Mei 2026. Penurunan ini dipicu oleh sentimen pasar yang kurang menguntungkan, termasuk data ekonomi AS yang lebih baik dari ekspektasi.
2. Penguatan Dolar AS
Dolar AS yang menguat terhadap rupiah dan mata uang lainnya membuat harga emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS. Hal ini menyebabkan permintaan emas global sedikit melambat.
3. Inflasi dan Kebijakan Moneter
Inflasi yang masih tinggi di beberapa negara juga menjadi faktor penting. Investor cenderung mengalihkan investasi ke instrumen lain yang dianggap lebih aman atau menguntungkan.
Tips Menghadapi Fluktuasi Harga Emas
Menghadapi fluktuasi harga emas, terutama yang signifikan seperti saat ini, penting untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil keputusan. Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan:
1. Jangan Panik Jual
Jika sudah memiliki emas, tidak perlu langsung menjualnya saat harga turun. Emas dikenal sebagai instrumen investasi jangka panjang, dan fluktuasi harga dalam waktu singkat tidak selalu mencerminkan tren jangka panjang.
2. Pertimbangkan untuk Beli Bertahap
Bagi yang ingin membeli emas, saat harga turun bisa menjadi kesempatan. Namun, lebih baik membeli secara bertahap agar tidak terkena risiko timing yang salah.
3. Perhatikan Kualitas dan Sumber Emas
Pastikan emas yang dibeli berasal dari sumber terpercaya dan memiliki sertifikat keaslian. Ini penting untuk menjaga nilai investasi dan menghindari risiko penipuan.
Pergerakan Harga Emas dalam Seminggu Terakhir
Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, harga emas perhiasan di Indonesia mengalami volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal pekan, harga masih stabil di kisaran Rp2.500.000 per gram. Namun, menjelang akhir pekan, tekanan dari pasar global membuat harga turun hingga Rp100.000 per gram.
Apakah Ini Saat yang Tepat untuk Membeli Emas?
Saat ini, harga emas perhiasan memang berada di titik yang relatif rendah. Bagi yang ingin membeli emas sebagai investasi atau koleksi, ini bisa menjadi peluang. Namun, perlu diingat bahwa harga bisa berubah kembali ke level sebelumnya tergantung situasi ekonomi global.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi. Data di atas bersifat terbaru per 16 Mei 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya selalu cek harga terkini di sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
