Harga emas perhiasan kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 14 Maret 2026. Pergerakan ini cukup mencolok, terutama untuk emas dengan kadar 24 karat yang dijual di sejumlah toko besar. Bagi calon pembeli atau investor, momen ini bisa menjadi peluang untuk membeli emas dengan harga lebih terjangkau.
Penurunan harga emas ini dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan lokal. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, laju inflasi, serta ketidakpastian geopolitik dunia menjadi pendorong utama fluktuasi harga emas. Investor pun kembali memperhatikan komoditas ini sebagai instrumen investasi yang relatif aman di tengah volatilitas pasar.
Harga Emas di Toko-Toko Besar
Perubahan harga emas hari ini terpantau di beberapa toko ternama seperti Raja Emas dan Lakuemas. Kedua toko ini mencatatkan penurunan harga emas 24 karat cukup signifikan sejak pagi hari.
1. Raja Emas Indonesia
Di Raja Emas, emas 24 karat dengan kemurnian 99.9% kini dibanderol Rp2.645.000 per gram. Angka ini turun sekitar Rp35.000 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.680.000 per gram.
Sementara untuk ukuran terkecil, yaitu emas 5 karat, harganya juga mengalami penurunan tipis. Dari Rp488.000 per gram, kini turun menjadi Rp480.000 per gram.
2. Lakuemas
Toko Lakuemas juga mencatatkan penurunan harga emas 24 karat. Emas dengan kemurnian 99% kini dijual seharga Rp2.588.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.601.000 per gram.
Perbedaan harga antar toko cukup wajar mengingat masing-masing memiliki struktur biaya operasional dan margin keuntungan yang berbeda. Namun, penurunan harga secara umum menunjukkan adanya tren pasar yang sedang berlangsung.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Harga emas tidak hanya ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Ada sejumlah faktor makroekonomi yang turut memengaruhi pergerakannya. Berikut ini beberapa faktor utama yang menjadi penyebab fluktuasi harga emas:
1. Nilai Tukar Rupiah
Rupiah yang melemah terhadap dolar AS biasanya membuat harga emas naik karena emas diperdagangkan dalam mata uang dolar. Namun, jika rupiah menguat, harga emas bisa turun karena daya beli masyarakat meningkat.
2. Inflasi
Inflasi yang tinggi sering kali membuat investor beralih ke emas sebagai lindung nilai. Namun, jika inflasi terkendali dan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, investor bisa kembali ke instrumen lain seperti deposito atau obligasi.
3. Ketidakpastian Geopolitik
Ketegangan antarnegara atau konflik bersenjata sering kali memicu lonjakan permintaan emas. Investor mencari aset yang dianggap aman, sehingga harga emas cenderung naik.
4. Kebijakan Moneter Global
Kebijakan bank sentral dunia, khususnya Federal Reserve AS, sangat berpengaruh terhadap harga emas. Jika suku bunga diturunkan, emas menjadi lebih menarik karena tidak memberikan yield tetap.
Perbandingan Harga Emas di Beberapa Toko
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut ini tabel perbandingan harga emas 24 karat di beberapa toko besar di Indonesia per 14 Maret 2026:
| Toko | Harga Emas 24 Karat (per gram) | Keterangan |
|---|---|---|
| Raja Emas | Rp2.645.000 | Turun Rp35.000 |
| Lakuemas | Rp2.588.000 | Turun Rp13.000 |
| Pegadaian | Rp2.650.000 | Stabil |
| Antam | Rp2.630.000 | Naik tipis +Rp5.000 |
Disclaimer: Harga di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Data diambil pada pukul 05.00 WIB.
Tips Membeli Emas saat Harga Turun
Momen penurunan harga emas bisa dimanfaatkan oleh calon pembeli atau investor untuk membeli emas dengan harga lebih murah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembelian emas lebih aman dan menguntungkan.
1. Pilih Toko Terpercaya
Pastikan membeli emas dari toko atau lembaga resmi yang memiliki sertifikasi dan reputasi baik. Hal ini untuk menghindari risiko membeli emas palsu atau berkualitas rendah.
2. Perhatikan Biaya Tambahan
Selain harga dasar, beberapa toko juga menambahkan biaya pembuatan atau ongkos cetak. Pastikan memperhitungkan biaya ini agar tidak terkena overbudget.
3. Simpan dengan Aman
Emas yang sudah dibeli sebaiknya disimpan di tempat yang aman, seperti brankas pribadi atau bank. Hindari menyimpan emas di tempat yang mudah dijangkau orang lain.
4. Beli Secara Bertahap
Jika memiliki dana terbatas, pertimbangkan untuk membeli emas secara bertahap. Ini bisa menjadi strategi jangka panjang untuk mengurangi risiko fluktuasi harga.
Investasi Emas: Apakah Masih Menguntungkan?
Investasi emas tetap menjadi pilihan menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meskipun tidak memberikan dividen, emas memiliki likuiditas tinggi dan nilai tahan lama. Dalam jangka panjang, emas cenderung mengalami apresiasi nilai.
Namun, seperti instrumen investasi lainnya, emas juga memiliki risiko. Fluktuasi harga bisa terjadi kapan saja, terutama jika ada perubahan besar dalam kebijakan moneter atau situasi geopolitik dunia.
Penutup
Harga emas perhiasan 24 karat yang kembali turun pada 14 Maret 2026 memberikan peluang baik bagi masyarakat yang ingin membeli emas. Dengan memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi harga dan memilih toko terpercaya, pembelian emas bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Namun, perlu diingat bahwa data harga bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu pastikan informasi terbaru sebelum melakukan transaksi.
Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.