Harga emas perhiasan kembali mengalami penurunan pada Kamis, 19 Maret 2026. Pergerakan ini terjadi menjelang Lebaran Idul Fitri 2026 dan menjadi perhatian banyak investor serta calon pembeli emas.
Pergerakan harga emas selama beberapa pekan terakhir memang cukup fluktuatif. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi pasar global hingga permintaan domestik jelang momen Lebaran.
Harga Emas Perhiasan di Dua Toko Populer
Perubahan harga emas perhiasan terkini menunjukkan adanya perbedaan di setiap toko. Berikut adalah data harga emas di dua toko besar, yaitu Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia.
1. Raja Emas Indonesia
Di Raja Emas, harga emas perhiasan 24 karat mengalami penurunan cukup signifikan. Dari Rp2.630.000 per gram pada hari sebelumnya, kini turun menjadi Rp2.530.000 per gram. Penurunan ini terjadi selama beberapa hari berturut-turut.
2. Lakuemas Indonesia
Sementara itu, di Lakuemas, harga emas cenderung lebih stabil. Meskipun sempat mengalami fluktuasi kecil, harga emas 24 karat di toko ini masih berada di kisaran Rp2.550.000 hingga Rp2.580.000 per gram.
Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas
Penurunan harga emas jelang Lebaran ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya.
1. Kenaikan Pasar Global
Harga emas dunia yang sempat naik tinggi beberapa pekan lalu mulai melandai. Hal ini berdampak langsung pada harga emas lokal yang mengikuti tren pasar internasional.
2. Permintaan yang Menurun Sementara
Menjelang Lebaran, permintaan emas biasanya meningkat. Namun, tahun ini terlihat adanya penurunan sementara karena banyak konsumen menunda pembelian karena harga yang dianggap masih tinggi.
3. Kebijakan Bank Sentral
Kebijakan moneter dari bank sentral dunia juga turut memengaruhi harga emas. Jika suku bunga naik, emas sebagai aset non-yielding cenderung kurang menarik.
Tips Investasi Emas Jelang Lebaran
Bagi yang ingin memanfaatkan fluktuasi harga emas sebagai peluang investasi, berikut beberapa tips yang bisa diikuti.
1. Pantau Harga Secara Berkala
Harga emas bisa berubah dalam hitungan jam. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau pergerakannya agar tidak terlewatkan saat harga sedang menguntungkan.
2. Beli Emas Bertahap
Daripada membeli dalam jumlah besar sekaligus, lebih baik membeli emas secara bertahap. Ini mengurangi risiko jika harga tiba-tiba naik atau turun drastis.
3. Pilih Platform Terpercaya
Pastikan membeli emas dari platform atau toko yang terpercaya. Ini penting untuk menghindari risiko penipuan dan memastikan kualitas emas yang didapat.
Perbandingan Harga Emas di Beberapa Toko
Berikut adalah tabel perbandingan harga emas 24 karat di beberapa toko populer di Indonesia per 19 Maret 2026.
| Toko | Harga Beli (per gram) | Harga Jual (per gram) |
|---|---|---|
| Raja Emas | Rp2.530.000 | Rp2.600.000 |
| Lakuemas | Rp2.550.000 | Rp2.620.000 |
| Antam (Resmi) | Rp2.540.000 | Rp2.610.000 |
| Pegadaian | Rp2.560.000 | Rp2.630.000 |
Catatan: Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Data bersifat estimasi berdasarkan pantauan pagi hari pukul 09.55 WIB.
Strategi Jangka Panjang vs Jangka Pendek
Investasi emas bisa dilakukan dengan strategi jangka pendek maupun jangka panjang. Masing-masing memiliki kelebihan dan risiko yang perlu dipertimbangkan.
Jangka Pendek
Investasi jangka pendek cocok bagi yang ingin memanfaatkan fluktuasi harga harian. Namun, risikonya juga lebih tinggi karena harga bisa naik atau turun dalam waktu singkat.
Jangka Panjang
Sedangkan investasi jangka panjang lebih aman dan cocok untuk menabung nilai. Meskipun tidak langsung menguntungkan, emas cenderung stabil dalam jangka panjang.
Kapan Waktu Terbaik Membeli Emas?
Menentukan waktu terbaik membeli emas memang tidak mudah. Namun, beberapa kondisi bisa menjadi indikator bahwa saat itu adalah waktu yang tepat.
1. Saat Harga Sedang Turun
Membeli emas saat harga sedang turun adalah langkah cerdas. Ini memberi peluang untuk mendapatkan emas dengan harga lebih murah.
2. Jelang Event Besar
Menjelang event besar seperti Lebaran, konsumsi emas biasanya meningkat. Namun, jika permintaan belum naik, harga bisa jadi masih terjangkau.
3. Saat Inflasi Tinggi
Emas sering dijadikan lindung nilai saat inflasi tinggi. Jika inflasi mulai naik, emas bisa menjadi pilihan investasi yang menarik.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Data dalam artikel ini bersifat estimasi dan didasarkan pada pantauan pagi hari pukul 09.55 WIB, 19 Maret 2026. Harga di setiap toko bisa berbeda tergantung lokasi dan kebijakan masing-masing pihak. Sebelum membeli, pastikan untuk mengecek harga terbaru secara langsung.
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
