Euforia menyelimuti pasar modal Indonesia! 🎉Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Level 8.859 berhasil ditembus—sebuah pencapaian yang membanggakan bagi bursa saham domestik.
Kenaikan ini bukan kebetulan. Ada sejumlah katalis positif yang mendorong IHSG terus melesat, mulai dari data ekonomi domestik yang solid hingga sentimen global yang mendukung. Optimisme investor terhadap prospek ekonomi nasional terus meningkat, tercermin dari masifnya aliran dana yang masuk ke pasar saham.
Apa saja faktor di balik rekor baru ini? Sektor mana yang menjadi penggerak utama? Dan bagaimana prospek IHSG ke depan?
Artikel ini akan membahas tuntas pergerakan IHSG hari ini beserta analisis lengkapnya.Simak sampai selesai! 📈
• Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, BUKAN rekomendasi investasi
• Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca
• Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan
• Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi
• Data dalam artikel berdasarkan informasi per Januari 2026
IHSG Cetak All Time High Baru

IHSG kembali mencatatkan sejarah dengan mencetak rekor tertinggi baru.Pencapaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar modal paling menarik di kawasan Asia Tenggara.
Level Penutupan
IHSG ditutup menguat di level 8.859 pada perdagangan hari ini.Level ini merupakan All Time High (ATH) terbaru, melampaui rekor-rekor sebelumnya yang sudah dicetak sepanjang tahun ini.Data Penutupan IHSG:
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Level Penutupan | 8.859 |
| Status | All Time High (ATH) |
| Zona | Hijau (Menguat) |
Kenaikan Poin dan Persentase
IHSG mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini. Penguatan didorong oleh aksi beli dari investor domestik maupun asing yang optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Rincian Pergerakan:
- Kenaikan: Lebih dari 100 poin
- Persentase: Sekitar 1,17% – 1,27%
- Mayoritas saham menguat: 479 saham naik, 200 saham turun, 131 saham stagnan
Volume transaksi juga tercatat tinggi, menandakan partisipasi aktif dari pelaku pasar.
Perbandingan dengan Rekor Sebelumnya
Rekor baru ini melampaui pencapaian-pencapaian sebelumnya sepanjang 2025-2026.
| Tanggal | Level IHSG | Keterangan |
|---|---|---|
| 16 Agustus 2025 | 8.000 | Pertama kali tembus 8.000 |
| November 2025 | 8.414 | Rekor pertengahan Q4 |
| 8 Desember 2025 | 8.711 | ATH akhir 2025 |
| Awal Januari 2026 | 8.748 | Perdagangan perdana 2026 |
| Hari Ini | 8.859 | Rekor Tertinggi Terbaru |
Sepanjang 2025, IHSG berhasil mencetak 24 kali rekor tertinggi—sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan konsistensi penguatan bursa domestik.
Kapitalisasi Pasar Ikut Meroket
Seiring dengan kenaikan IHSG, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatatkan rekor baru.
Data Kapitalisasi Pasar:
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Kapitalisasi Pasar | ~Rp16.043 Triliun |
| Pertumbuhan IHSG YTD 2025 | ~19% |
| Nilai Transaksi Harian Rata-rata | ~Rp16,9 Triliun |
Kapitalisasi pasar yang menembus Rp16.000 triliun menunjukkan bahwa nilai total perusahaan yang tercatat di BEI terus bertumbuh signifikan. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental perusahaan-perusahaan Indonesia.
Data Ekonomi Positif sebagai Katalis
Penguatan IHSG tidak lepas dari dukungan data ekonomi domestik yang solid.Beberapa indikator makroekonomi menunjukkan tren positif yang memperkuat kepercayaan investor.
Inflasi Terkendali
Bank Indonesia (BI) berhasil menjaga inflasi tetap dalam koridor target. Inflasi yang terkendali memberikan ruang bagi BI untuk menjaga kebijakan moneter yang akomodatif.
Dampak positif inflasi terkendali:
- Daya beli masyarakat terjaga
- Biaya produksi perusahaan stabil
- Suku bunga tetap kompetitif
- Iklim investasi kondusif
Pertumbuhan PDB Stabil
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Ekonomi Indonesia tetap tumbuh di atas 5% per tahun, melampaui rata-rata pertumbuhan global. Sektor-sektor utama seperti manufaktur, perdagangan, dan jasa terus menunjukkan ekspansi yang sehat.
Neraca Perdagangan Surplus
Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan secara konsisten. Ekspor komoditas seperti batu bara, nikel, dan CPO tetap menjadi penopang utama.Surplus ini memperkuat cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar rupiah.
Sentimen Global yang Mendukung
Selain faktor domestik, sentimen global juga memberikan angin segar bagi IHSG.
Ketegangan Geopolitik Dongkrak Komoditas
Aksi serangan AS ke Venezuela memicu kenaikan harga komoditas logam di pasar global. Hal ini menguntungkan saham-saham sektor bahan baku dan pertambangan di Indonesia.
Risk-On Sentiment Global
Investor global menunjukkan peningkatan minat terhadap aset berisiko (risk-on). Pasar saham emerging markets, termasuk Indonesia, mendapat aliran dana positif.
Ekspektasi Kebijakan The Fed
Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed turut mendukung sentimen positif di pasar global. Dolar AS yang cenderung stabil memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang untuk menguat.
Sektor-Sektor Penggerak IHSG
Tidak semua sektor bergerak sama. Berikut sektor-sektor yang menjadi penggerak utama penguatan IHSG:
Perbankan
Sektor perbankan tetap menjadi penopang utama IHSG dengan bobot terbesar di indeks.
Katalis positif sektor perbankan:
- Pertumbuhan kredit yang sehat
- Net Interest Margin (NIM) terjaga
- Kualitas aset membaik
- Dividen yang menarik
Saham-saham big banks seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI terus menjadi favorit investor.
Pertambangan dan Bahan Baku
Sektor bahan baku melonjak tajam seiring naiknya harga komoditas logam.
Faktor pendorong:
- Kenaikan harga nikel dan tembaga
- Permintaan global untuk kendaraan listrik (EV)
- Ketegangan geopolitik yang mendorong harga komoditas
Sektor ini mencatat kenaikan signifikan dan menjadi kontributor utama penguatan IHSG.
Consumer Goods
Sektor consumer goods mendapat dukungan dari stabilitas daya beli masyarakat. Inflasi yang terkendali membuat konsumsi domestik tetap kuat.
Transportasi dan Logistik
Sektor transportasi dan logistik mencatatkan kenaikan fantastis hingga 6,56%.Pertumbuhan e-commerce dan aktivitas perdagangan domestik menjadi pendorong utama.
Performa Sektoral:
| Sektor | Performa | Keterangan |
|---|---|---|
| Transportasi & Logistik | +6,56% | Top performer |
| Bahan Baku | Menguat signifikan | Didorong harga komoditas |
| Perbankan | Menguat | Penopang utama IHSG |
| Consumer Goods | Menguat | Konsumsi domestik kuat |
Dari 11 sektor yang diperdagangkan, 10 sektor ditutup menguat—menunjukkan penguatan yang broad-based.
Saham Top Gainer Hari Ini
Berikut beberapa saham yang mencatatkan kenaikan signifikan:
| Kode Saham | Kenaikan | Sektor |
|---|---|---|
| COIN | +11,54% | – |
| GOTO | +9,38% | Teknologi |
| DSSA | +7,23% | Konglomerasi |
Saham-saham di atas menjadi penopang utama penguatan indeks. Sementara itu, beberapa saham seperti TLKM (-1,89%), BRPT (-2,86%), dan AMMN (-2,70%) menjadi pemberat pergerakan.
Komentar Pejabat dan Analis
Pencapaian IHSG mendapat respons positif dari berbagai pihak.
Menteri Keuangan
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, menyampaikan optimisme tinggi terhadap pasar modal Indonesia. Dalam pernyataannya, Menkeu mengungkapkan:
“To Mars, Bukan to the Moon!”
Pernyataan ini mencerminkan keyakinan pemerintah bahwa IHSG masih memiliki ruang untuk terus naik. Menkeu juga menekankan bahwa pencapaian IHSG didukung oleh fondasi ekonomi yang kuat.
OJK (Otoritas Jasa Keuangan)
OJK menyambut positif pencapaian IHSG dan menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasar modal. Berbagai kebijakan terus disiapkan untuk mendukung pertumbuhan pasar yang sehat dan berkelanjutan.
Analis Sekuritas
Para analis dari berbagai sekuritas memberikan pandangan optimis terhadap prospek IHSG.
Pandangan umum analis:
- IHSG masih berpotensi melanjutkan reli
- Fundamental ekonomi Indonesia solid
- Investor asing diperkirakan terus masuk
- Target IHSG di akhir 2026 bisa lebih tinggi
Jumlah Investor Tembus 20 Juta
Salah satu pencapaian penting lainnya adalah pertumbuhan jumlah investor di pasar modal Indonesia.
Data Investor Pasar Modal:
| Indikator | Data |
|---|---|
| Jumlah Investor | ~19,5 – 20 Juta |
| Pertumbuhan | Signifikan dari tahun sebelumnya |
| Dominasi | Investor retail domestik |
Pertumbuhan jumlah investor ini menunjukkan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya investasi untuk masa depan.
Aliran Dana Asing
Investor asing juga menunjukkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
Data Aliran Dana Asing:
- Net Buy pasar reguler: Rp438,09 miliar
- Total Net Buy seluruh pasar: Rp53 miliar
- Tren: Positif (dana asing kembali masuk)
Masuknya dana asing menjadi sinyal positif bahwa investor global melihat Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik.
Prospek IHSG ke Depan
Bagaimana prospek IHSG dalam jangka menengah-panjang?
Faktor Pendukung
- ✅ Fundamental ekonomi Indonesia yang solid
- ✅ Inflasi terkendali dan kebijakan moneter kondusif
- ✅ Pertumbuhan jumlah investor retail
- ✅ Sentimen global yang positif terhadap emerging markets
- ✅ Harga komoditas yang masih tinggi
- ✅ Program pemerintah yang pro-investasi
Faktor Risiko
- ⚠️ Ketidakpastian geopolitik global
- ⚠️ Potensi perlambatan ekonomi global
- ⚠️ Volatilitas harga komoditas
- ⚠️ Perubahan kebijakan The Fed
- ⚠️ Valuasi beberapa saham yang sudah tinggi
Target IHSG
Dengan momentum positif saat ini, beberapa analis memproyeksikan IHSG bisa terus melanjutkan penguatan. Target optimis bahkan menyebut level 9.000 bukan tidak mungkin dicapai dalam tahun ini. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek mengingat IHSG sudah naik cukup tinggi.
Tips untuk Investor di Tengah IHSG Rekor
Bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum positif, berikut beberapa tips:
1. Jangan FOMO (Fear of Missing Out)
Meski IHSG sedang euforia, jangan terburu-buru masuk tanpa analisis. Beli saham berdasarkan fundamental, bukan hanya karena ikut-ikutan.
2. Diversifikasi Portofolio
Jangan taruh semua dana di satu saham atau satu sektor. Sebarkan investasi untuk mengurangi risiko.
3. Perhatikan Valuasi
Beberapa saham mungkin sudah naik tinggi dan valuasinya mahal. Cari saham yang masih undervalued dengan fundamental bagus.
4. Siapkan Dana Cadangan
Pasar saham bisa naik, tapi juga bisa turun. Siapkan dana cadangan untuk averaging down jika terjadi koreksi.
5. Investasi Jangka Panjang
Untuk investor retail, fokus pada investasi jangka panjang lebih bijak daripada trading harian.
6. Pantau Berita dan Data Ekonomi
Tetap update dengan perkembangan ekonomi domestik dan global yang bisa mempengaruhi pasar.
FAQ Seputar IHSG Rekor Baru
Berapa level IHSG hari ini?
IHSG ditutup di level 8.859, mencatatkan All Time High (ATH) atau rekor tertinggi sepanjang sejarah bursa saham Indonesia.
Apa yang menyebabkan IHSG naik ke rekor baru?
Beberapa faktor pendorong: data ekonomi domestik yang positif (inflasi terkendali, PDB stabil), sentimen global yang mendukung, kenaikan harga komoditas, dan aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia.
Sektor apa yang paling naik hari ini?
Sektor transportasi dan logistik mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 6,56%. Sektor bahan baku juga menguat signifikan seiring naiknya harga komoditas logam global.
Berapa kapitalisasi pasar BEI saat ini?
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sekitar Rp16.043 triliun, ikut mencetak rekor seiring dengan kenaikan IHSG.
Apakah investor asing beli atau jual?
Investor asing mencatatkan net buy atau pembelian bersih di pasar reguler senilai Rp438,09 miliar. Ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia.
Berapa kali IHSG cetak rekor di 2025?
Sepanjang 2025, IHSG berhasil mencetak 24 kali rekor tertinggi (All Time High). Ini menunjukkan konsistensi penguatan bursa saham Indonesia.
Berapa jumlah investor pasar modal saat ini?
Jumlah investor pasar modal Indonesia sudah mencapai sekitar 19,5 – 20 juta investor, menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi dan inklusi keuangan.
Apa komentar Menteri Keuangan soal IHSG?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme dengan ungkapan “To Mars, Bukan to the Moon!” yang mencerminkan keyakinan bahwa IHSG masih bisa terus naik didukung fondasi ekonomi yang kuat.
Apakah sekarang waktu yang tepat untuk beli saham?
Keputusan investasi tergantung pada profil risiko dan tujuan finansial masing-masing. Meski IHSG di rekor, bukan berarti tidak ada peluang. Namun, tetap lakukan analisis dan jangan FOMO. Diversifikasi dan investasi jangka panjang lebih disarankan.
Bagaimana prospek IHSG ke depan?
Prospek IHSG masih positif didukung fundamental ekonomi yang solid, aliran dana asing, dan pertumbuhan jumlah investor. Namun, tetap waspada terhadap risiko seperti ketidakpastian geopolitik dan potensi koreksi jangka pendek.
Penutup
IHSG kembali mencetak sejarah dengan menembus level 8.859—rekor tertinggi sepanjang masa.Pencapaian ini didukung oleh berbagai faktor positif, mulai dari data ekonomi domestik yang solid hingga sentimen global yang mendukung. Kapitalisasi pasar BEI ikut meroket menembus Rp16.000 triliun, sementara jumlah investor hampir menyentuh 20 juta.
Ini menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap pasar modal Indonesia. Bagi investor, momentum positif ini bisa menjadi peluang—namun tetap harus dibarengi dengan kehati-hatian.Jangan FOMO, lakukan diversifikasi, dan fokus pada investasi jangka panjang. Pasar saham memang penuh peluang, tapi juga penuh risiko. Bijak dalam berinvestasi adalah kunci.
Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai. Semoga informasi yang disajikan bermanfaat untuk pengambilan keputusan investasi yang lebih baik. Selamat berinvestasi dan semoga cuan! 🙏📈
• Level Penutupan: 8.859 (All Time High)
• Kapitalisasi Pasar: ~Rp16.043 Triliun
• Sektor Terbaik: Transportasi & Logistik (+6,56%)
• Net Buy Asing: Rp438,09 Miliar
• Jumlah Investor: ~20 Juta
• Rekor ATH 2025: 24 kali
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
