Beranda » Nasional » 20 Tips Menghemat Token Listrik di Rumah, Tagihan Bisa Turun Hingga 30%

20 Tips Menghemat Token Listrik di Rumah, Tagihan Bisa Turun Hingga 30%

Pertanyaan ini mungkin sering muncul setiap kali mengecek sisa kWh di meteran prabayar. Token yang baru diisi minggu lalu tiba-tiba sudah menipis, padahal merasa tidak ada perubahan kebiasaan penggunaan listrik.

Konsumsi listrik rumah tangga di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya peralatan elektronik modern.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, sektor rumah tangga menyumbang sekitar 42% dari total konsumsi listrik nasional pada 2025.

Angka ini menjadikan penghematan energi di tingkat rumah tangga sebagai langkah krusial, baik untuk keuangan keluarga maupun keberlanjutan energi nasional.

Nah, banyak yang mencari cara instan agar token listrik lebih awet. Faktanya, tidak ada trik ajaib yang bisa membuat tagihan turun drastis dalam semalam.

Namun, dengan menerapkan kombinasi tips yang tepat secara konsisten, penghematan hingga 30% bukan hal mustahil.

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan panduan resmi PLN dan Kementerian ESDM, serta dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah tangga.

Rata-Rata Konsumsi Listrik Rumah Tangga Indonesia

Tarif listrik 2025 tidak naik! Cek rincian lengkap tarif subsidi 450-900 VA, nonsubsidi, bisnis & industri. Lengkap dengan tips hemat listrik!

Sebelum membahas tips penghematan, penting untuk memahami baseline konsumsi listrik normal. Data ini bisa menjadi acuan apakah pemakaian listrik di rumah tergolong wajar atau sudah berlebihan.

Berdasarkan data PLN, rata-rata konsumsi listrik rumah tangga bervariasi tergantung kapasitas daya terpasang.

Kapasitas Daya Rata-rata Konsumsi/Bulan Estimasi Biaya (Rp)
450 VA (Subsidi) 80-120 kWh 35.000 – 55.000
900 VA (Subsidi) 150-200 kWh 70.000 – 100.000
900 VA (Non-Subsidi) 150-200 kWh 220.000 – 295.000
1.300 VA 200-300 kWh 295.000 – 445.000
2.200 VA 300-450 kWh 445.000 – 665.000

Estimasi biaya di atas mengacu pada tarif listrik PLN yang berlaku dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah. Jika konsumsi listrik di rumah jauh melebihi angka rata-rata, kemungkinan ada pemborosan yang perlu diidentifikasi.

20 Tips Menghemat Token Listrik Paling Efektif

Berikut panduan lengkap penghematan listrik yang dibagi berdasarkan kategori untuk memudahkan penerapan.

Tips Hemat Listrik: Peralatan Elektronik Rumah Tangga

1. Cabut Charger dan Adaptor yang Tidak Digunakan

Charger HP, laptop, dan adaptor perangkat lain tetap mengonsumsi listrik meski tidak sedang mengisi daya. Fenomena ini disebut standby power atau vampire power yang bisa menyumbang 5-10% dari total tagihan listrik.

2. Gunakan Stop Kontak dengan Saklar (Switch)

Stop kontak bersaklar memudahkan untuk memutus aliran listrik tanpa harus mencabut colokan. Solusi praktis ini sangat efektif untuk perangkat yang jarang digunakan seperti TV di kamar tamu.

3. Pilih Peralatan Elektronik Berlabel SNI dan Hemat Energi

Saat membeli elektronik baru, perhatikan label bintang hemat energi dari Kementerian ESDM. Semakin banyak bintang, semakin efisien konsumsi listriknya.

4. Matikan TV dan Komputer Sepenuhnya

Baca Juga:  Tarif Listrik Tidak Naik! Ini Rincian Harga Listrik per kWh Periode 22-28 Desember 2025

Mode standby pada TV dan komputer tetap menggunakan daya 5-15 watt. Mematikan sepenuhnya dari tombol power utama atau mencabut kabel bisa menghemat ratusan rupiah per hari.

5. Hindari Penumpukan Kabel di Satu Stopkontak

Penggunaan T-tap atau colokan cabang berlebihan bisa memicu lonjakan daya tidak terduga. Selain boros listrik, kondisi ini juga berisiko menimbulkan korsleting.

Tips Hemat Listrik: Pencahayaan

6. Ganti Semua Lampu dengan LED

Lampu LED mengonsumsi listrik 80% lebih rendah dibanding lampu pijar dengan tingkat terang sama. Meski harga belinya lebih mahal, penghematan jangka panjang jauh lebih besar.

Jenis Lampu Daya untuk 800 Lumen Umur Pakai Biaya Listrik/Tahun*
Lampu Pijar 60 Watt 1.000 jam Rp 315.000
Lampu Neon/CFL 13 Watt 8.000 jam Rp 68.000
Lampu LED 9 Watt 25.000 jam Rp 47.000

*Asumsi penggunaan 8 jam/hari dengan tarif Rp 1.444/kWh

7. Maksimalkan Pencahayaan Alami

Buka tirai dan gorden di siang hari untuk memanfaatkan cahaya matahari. Desain rumah dengan jendela yang cukup bisa mengurangi ketergantungan pada lampu di siang hari.

8. Pasang Sensor Gerak atau Timer pada Lampu

Untuk area yang jarang digunakan seperti teras, garasi, atau lorong, sensor gerak memastikan lampu hanya menyala saat diperlukan. Investasi awal akan terbayar dengan penghematan jangka panjang.

9. Gunakan Lampu dengan Watt Sesuai Kebutuhan

Tidak semua ruangan butuh lampu terang maksimal. Kamar tidur cukup dengan lampu 5-7 watt LED, sementara ruang kerja membutuhkan 9-12 watt.

10. Biasakan Mematikan Lampu Saat Keluar Ruangan

Kebiasaan sederhana ini sering diabaikan. Mematikan satu lampu 9 watt selama 8 jam sehari bisa menghemat sekitar Rp 3.000-4.000 per bulan.

Tips Hemat Listrik: Pendingin dan Pemanas

11. Atur Suhu AC di 24-26°C

Setiap penurunan 1°C suhu AC meningkatkan konsumsi listrik sekitar 6-8%. Suhu 24-26°C sudah cukup nyaman dan jauh lebih hemat dibanding setting 16-18°C.

12. Bersihkan Filter AC Secara Rutin

Filter AC yang kotor membuat kompresor bekerja lebih keras. Pembersihan filter setiap 2 minggu bisa meningkatkan efisiensi AC hingga 15% dan memperpanjang umur unit.

13. Gunakan Kipas Angin Sebagai Pendamping AC

Kombinasi AC dengan kipas angin memungkinkan pengaturan suhu AC lebih tinggi tanpa mengurangi kenyamanan. Kipas angin mengonsumsi listrik jauh lebih rendah, hanya sekitar 50-75 watt.

14. Pastikan Ruangan Tertutup Rapat Saat AC Menyala

Kebocoran udara dingin melalui celah pintu atau jendela membuat AC bekerja ekstra. Pastikan ruangan terisolasi dengan baik sebelum menyalakan AC.

15. Batasi Penggunaan Dispenser Air Panas

Dispenser dengan fitur pemanas mengonsumsi 300-500 watt secara kontinyu. Alternatifnya, gunakan dispenser tanpa pemanas dan panaskan air dengan kompor atau teko listrik saat dibutuhkan saja.

Tips Hemat Listrik: Kebiasaan Sehari-hari

16. Cairkan Bunga Es di Freezer Secara Berkala

Lapisan es tebal di freezer membuat kulkas bekerja lebih keras. Mencairkan es minimal sebulan sekali bisa menghemat konsumsi listrik kulkas hingga 20%.

17. Jangan Masukkan Makanan Panas ke Kulkas

Makanan panas yang langsung dimasukkan ke kulkas memaksa kompresor bekerja ekstra untuk menurunkan suhu. Biarkan makanan mencapai suhu ruang terlebih dahulu.

Baca Juga:  Tarif Listrik PLN Tetap Sampai Desember 2025, Ini Daftar Harga per kWh Subsidi dan Non-Subsidi

18. Jemur Pakaian di Bawah Sinar Matahari

Mesin pengering pakaian mengonsumsi listrik sangat besar, sekitar 2.000-3.000 watt per sesi. Indonesia yang beriklim tropis sangat mendukung pengeringan pakaian secara alami.

19. Setrika Pakaian Sekaligus dalam Jumlah Banyak

Setrika membutuhkan energi besar saat pemanasan awal. Menyetrika sekaligus dalam jumlah banyak lebih efisien dibanding menyetrika sedikit-sedikit setiap hari.

20. Gunakan Rice Cooker Mode Warm Secukupnya

Mode warm pada rice cooker tetap mengonsumsi 20-30 watt secara kontinyu. Jika nasi sudah dingin, lebih hemat memanaskan ulang dengan microwave saat akan dimakan.

Daftar Konsumsi Daya Peralatan Elektronik Rumah Tangga

Mengetahui konsumsi watt setiap peralatan membantu mengidentifikasi “pencuri listrik” utama di rumah.

Peralatan Daya (Watt) Pemakaian/Hari kWh/Bulan Biaya/Bulan*
AC 1 PK 800-1.000 8 jam 192-240 Rp 277.000 – 346.000
Kulkas 2 Pintu 100-150 24 jam 72-108 Rp 104.000 – 156.000
Dispenser (Hot & Cold) 300-500 24 jam 216-360 Rp 312.000 – 520.000
Mesin Cuci 300-500 1 jam 9-15 Rp 13.000 – 22.000
Setrika 300-400 30 menit 4,5-6 Rp 6.500 – 8.700
TV LED 32″ 30-50 6 jam 5,4-9 Rp 7.800 – 13.000
Rice Cooker 300-400 1 jam masak + warm 15-25 Rp 22.000 – 36.000
Kipas Angin 25-75 8 jam 6-18 Rp 8.700 – 26.000
Lampu LED 9W 9 8 jam 2,16 Rp 3.100

*Perhitungan menggunakan tarif golongan R-1/1.300 VA sebesar Rp 1.444,70/kWh (tarif dapat berubah sesuai ketentuan PLN)

Dari tabel di atas terlihat bahwa AC, dispenser, dan kulkas merupakan tiga peralatan dengan konsumsi listrik tertinggi. Fokus penghematan pada ketiga peralatan ini akan memberikan dampak paling signifikan.

Simulasi Penghematan 30%

Berikut contoh perhitungan penghematan untuk rumah tangga dengan daya 1.300 VA yang mengonsumsi rata-rata 250 kWh per bulan.

Langkah Penghematan Estimasi Hemat kWh/Bulan Estimasi Hemat (Rp)
Naikkan suhu AC dari 20°C ke 25°C 30-40 Rp 43.000 – 58.000
Ganti 5 lampu pijar ke LED 18-22 Rp 26.000 – 32.000
Matikan dispenser saat malam 10-15 Rp 14.500 – 22.000
Cabut charger & standby power 5-10 Rp 7.200 – 14.500
Bersihkan filter AC rutin 8-12 Rp 11.600 – 17.300
Cairkan bunga es freezer 5-8 Rp 7.200 – 11.600
TOTAL PENGHEMATAN 76-107 kWh Rp 110.000 – 155.000

Dengan konsumsi awal 250 kWh dan penghematan 76-107 kWh, persentase penghematan mencapai 30-43%. Angka ini tentu bervariasi tergantung kondisi rumah dan konsistensi penerapan tips.

Checklist Harian Hemat Listrik

Untuk memudahkan penerapan, berikut checklist sederhana yang bisa dijadikan pengingat harian.

Pagi Hari:

  • Matikan lampu setelah matahari terbit
  • Cabut charger HP yang sudah penuh
  • Buka tirai untuk pencahayaan alami

Siang Hari:

  • Pastikan AC tidak menyala di ruangan kosong
  • Matikan TV jika tidak ditonton
  • Hindari membuka kulkas terlalu sering

Sore/Malam Hari:

  • Nyalakan lampu secukupnya
  • Atur suhu AC minimal 24°C
  • Matikan dispenser sebelum tidur

Mingguan:

  • Bersihkan filter AC
  • Cek bunga es di freezer
  • Setrika pakaian sekaligus dalam jumlah banyak
Baca Juga:  Diskon Token PLN 2025! GoPay dan ShopeePay Beri Promo Listrik Hingga 50%, Ini Caranya

Kontak Layanan PLN dan Informasi Pengaduan

Program Tambah Daya vs Diskon Tarif Listrik 2025: Bedanya Apa dan Siapa yang Cocok?

Jika menemukan kejanggalan pada meteran listrik atau ingin berkonsultasi tentang penggunaan listrik, berikut kontak resmi PLN yang bisa dihubungi.

Layanan Kontak Keterangan
PLN Contact Center 123 (tanpa kode area) 24 jam, pengaduan & informasi
WhatsApp PLN 08122-123-123 Chat langsung dengan CS
Aplikasi PLN Mobile Download di Play Store / App Store Cek tagihan, beli token, pengaduan
Website Resmi www.pln.co.id Informasi tarif & layanan
Email [email protected] Pengaduan tertulis
Twitter/X @paboroman Respons cepat via media sosial

Untuk pengaduan terkait meteran yang dicurigai bermasalah, siapkan data ID Pelanggan dan foto meteran saat menghubungi PLN. Petugas akan melakukan verifikasi dan pengecekan jika diperlukan.

Penutup

Menghemat token listrik bukan soal mengorbankan kenyamanan, melainkan tentang menggunakan energi secara lebih cerdas. Penerapan tips-tips di atas secara konsisten bisa memberikan penghematan signifikan tanpa harus mengubah gaya hidup secara drastis.

Semua informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data dari PLN dan Kementerian ESDM. Tarif listrik dan kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan pemerintah, sehingga disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi PLN.

Terima kasih sudah membaca sampai akhir. Semoga tips ini bermanfaat dan bisa membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. Selamat mencoba dan semoga token listrik jadi lebih awet!


FAQ

Token Rp 50.000 untuk daya 900 VA non-subsidi mendapatkan sekitar 34 kWh. Dengan pemakaian rata-rata 5-7 kWh per hari, token tersebut bisa bertahan sekitar 5-7 hari. Untuk pelanggan 900 VA subsidi, jumlah kWh yang didapat lebih besar karena tarif per kWh lebih rendah.

Tidak disarankan. Mematikan kulkas di malam hari justru bisa lebih boros karena saat dinyalakan kembali, kompresor harus bekerja ekstra keras untuk menurunkan suhu. Selain itu, makanan di dalam kulkas berisiko rusak. Kulkas dirancang untuk bekerja 24 jam dengan efisiensi optimal.

Tekan tombol pada meteran prabayar untuk melihat informasi konsumsi. Pada sebagian besar meteran, tekan tombol biru/enter beberapa kali hingga muncul tampilan kWh yang terpakai. Catat angka di pagi hari dan bandingkan dengan malam hari untuk mengetahui konsumsi harian. Aplikasi PLN Mobile juga menyediakan fitur monitoring penggunaan listrik.

AC Inverter lebih hemat 30-50% dibanding AC konvensional untuk penggunaan jangka panjang. Teknologi inverter memungkinkan kompresor menyesuaikan kecepatan sesuai kebutuhan, tidak seperti AC biasa yang hanya on-off. Meski harga beli lebih mahal, penghematan listrik AC inverter bisa menutup selisih harga dalam 2-3 tahun penggunaan.

Hubungi PLN Contact Center 123 atau laporkan melalui aplikasi PLN Mobile. Siapkan ID Pelanggan, foto meteran, dan dokumentasi pemakaian listrik. PLN akan mengirim petugas untuk melakukan pengecekan dan kalibrasi meteran jika diperlukan. Layanan pengecekan meteran tidak dikenakan biaya jika memang terbukti ada kerusakan dari pihak PLN.

Sylke Febrina Laucereno, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis profesional expert dalam digital journalism & investigative reporting.
Jurnalis

Sylke Febrina Laucereno adalah jurnalis profesional yang saat ini berkarier sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan dedikasi tinggi terhadap jurnalisme berkualitas, Sylke membawa perspektif fresh dan analitis dalam setiap konten yang diproduksinya.