Beranda » Nasional » IHSG Melesat Tajam Tembus Level 8.396!

IHSG Melesat Tajam Tembus Level 8.396!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif di akhir perdagangan Senin, 23 Februari 2026. Setelah berada di zona merah sepanjang pekan lalu, IHSG akhirnya berhasil membalikkan laju dan menutup di level 8.396,082. Penguatan ini terjadi seiring optimisme investor terhadap sentimen global yang mulai membaik.

Peningkatan indeks ini tidak terlepas dari rilis data pasar saham global yang cenderung positif menjelang pekan baru. Investor lokal tampak mulai kembali memasuki pasar dengan lebih percaya diri. Dari segi volume, total perdagangan mencapai 49,375 miliar saham senilai Rp24,065 triliun. Kapitalisasi pasar juga tercatat cukup tinggi, yakni sebesar Rp15.175,492 triliun.

IHSG Melesat di Penutupan Perdagangan

Penguatan IHSG pada Senin ini terjadi sejak awal sesi perdagangan pagi. Indeks yang dibuka di level 8.334,543 akhirnya berhasil mencapai puncak tertinggi di angka 8.397 sebelum ditutup di 8.396,082. Kenaikan ini setara dengan 124,315 poin atau 1,50 persen.

Dari rincian pergerakan saham, tercatat 468 saham menguat, 206 saham melemah, dan 142 saham lainnya stagnan. Angka ini menunjukkan bahwa sentimen pasar mulai kembali positif meski masih dalam tahap konsolidasi.

1. Pergerakan IHSG Hari Ini

  • Level pembukaan: 8.334,543
  • Level tertinggi: 8.397
  • Level terendah: 8.327
  • Penutupan: 8.396,082
  • Kenaikan: 124,315 poin (1,50%)

2. Volume dan Kapitalisasi Pasar

  • Volume perdagangan: 49,375 miliar saham
  • Nilai transaksi: Rp24,065 triliun
  • Kapitalisasi pasar: Rp15.175,492 triliun
  • Frekuensi transaksi: 3.037.393 kali

Sentimen Global dan Dampaknya pada IHSG

Pergerakan IHSG hari ini tidak lepas dari sentimen pasar global yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Di Amerika Serikat, indeks utama seperti Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq semuanya menguat pada akhir pekan lalu. Penguatan ini dipicu oleh pembatalan tarif darurat yang diusulkan mantan Presiden Donald Trump oleh Mahkamah Agung AS.

Pembatalan kebijakan tersebut dinilai mampu meredam tekanan pada biaya produksi dan inflasi. Investor pun kembali optimis terhadap prospek pasar saham global, termasuk pasar Asia.

Baca Juga:  IHSG Menguat Perkasa Didorong 355 Emiten

Namun, di kawasan Asia, sentimen belum sepenuhnya positif. Indeks Hang Seng dan Nikkei justru ditutup melemah pada Jumat sebelumnya. Hang Seng turun 1,10 persen, sementara Nikkei turun 1,12 persen. Meski begitu, pergerakan pagi ini di Korea Selatan menunjukkan tanda positif dengan Kospi 225 yang dibuka naik 1,26 persen.

Proyeksi IHSG di Pekan Ini

Samuel Sekuritas dalam riset harian mereka menyebut bahwa IHSG diperkirakan akan terus bergerak menguat di awal pekan ini. Prediksi ini didasarkan pada kombinasi faktor, mulai dari sentimen global yang mulai membaik hingga arus dana asing yang kembali masuk ke pasar lokal.

3. Faktor Pendorong Penguatan IHSG

  1. Sentimen pasar global yang positif

    • Indeks saham AS menguat menjelang akhir pekan
    • Pembatalan tarif darurat oleh Mahkamah Agung AS
  2. Masuknya dana asing

    • Net foreign buy tercatat sebesar Rp240,5 miliar
    • Investor asing mulai kembali membeli saham blue-chip
  3. Penguatan sektor unggulan

    • Saham-saham sektor perbankan dan infrastruktur menguat
    • Investor lokal mulai kembali aktif bertransaksi

Saham-Saham yang Menghijau

Sebanyak 468 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga di sesi perdagangan Senin. Saham-saham unggulan dari sektor perbankan dan infrastruktur menjadi pendorong utama penguatan IHSG. Di antaranya adalah saham-saham blue-chip yang kembali diminati investor.

4. Daftar Saham dengan Kenaikan Tertinggi

No Kode Saham Kenaikan (%) Harga Penutupan
1 BBCA 3,20 Rp35.200
2 TLKM 2,85 Rp4.150
3 UNVR 2,75 Rp9.350
4 BBRI 2,60 Rp9.200
5 ASII 2,50 Rp9.800

Risiko dan Tantangan di Depan

Meski IHSG berhasil menutup menguat, bukan berarti tren ini akan berlangsung terus. Pasar saham tetap memiliki volatilitas yang tinggi, terutama di tengah ketidakpastian global. Investor tetap perlu waspada terhadap fluktuasi harga yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

5. Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

  1. Kebijakan moneter global

    • Perubahan suku bunga di negara maju bisa memengaruhi arus modal
    • Kebijakan fiskal yang ketat dapat menekan pertumbuhan ekonomi
  2. Kondisi geopolitik dunia

    • Ketegangan antar negara besar bisa memicu ketidakpastian pasar
    • Perang dagang dan sengketa tarif masih menjadi ancaman
  3. Performa emiten domestik

    • Laporan keuangan kuartal bisa memengaruhi harga saham secara signifikan
    • Perubahan regulasi di sektor tertentu bisa berdampak luas
Baca Juga:  Driver Ojol Berhasil Turunkan Pengeluaran Operasional Sampai 65 Persen Setelah Beralih ke Kendaraan Listrik

Strategi Investasi di Tengah Penguatan IHSG

Bagi investor jangka pendek maupun panjang, kondisi seperti ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan. Penting untuk memahami kondisi pasar secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

6. Tips Investasi Saat IHSG Menguat

  1. Pilih saham blue-chip dengan fundamental kuat

    • Saham dengan laba bersih stabil dan pertumbuhan konsisten
    • Hindari saham spekulatif yang volatilitasnya tinggi
  2. Gunakan strategi diversifikasi

    • Jangan terlalu fokus pada satu sektor
    • Sebarkan risiko ke berbagai jenis saham
  3. Pantau sentimen pasar secara berkala

    • Ikuti perkembangan ekonomi global dan lokal
    • Gunakan data teknis dan fundamental untuk analisis

Kesimpulan

Penguatan IHSG ke level 8.396 menunjukkan bahwa investor mulai kembali percaya diri. Sentimen global yang positif dan masuknya dana asing menjadi pendorong utama. Namun, tetap penting untuk waspada terhadap risiko pasar yang masih tinggi.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan tidak terjebak pada euforia jangka pendek. Dengan strategi yang tepat, peluang mendapatkan keuntungan di tengah penguatan IHSG bisa dimaksimalkan.

Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat terbuka dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Keputusan investasi sebaiknya selalu didasarkan pada analisis mandiri atau konsultasi dengan profesional.

Eva Agustin
Jurnalis

Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.