Beranda » Nasional » Mengapa CFO Jadi Pahlawan Bisnis di Tengah Badai Ketidakpastian Ekonomi Global?

Mengapa CFO Jadi Pahlawan Bisnis di Tengah Badai Ketidakpastian Ekonomi Global?

Di tengah gejolak geopolitik dan ketegangan global yang terus berlanjut, ekonomi dunia berada di ambang ketidakpastian. Banyak perusahaan mulai merasakan tekanan untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga tetap kompetitif dalam kondisi yang penuh risiko. Di sinilah peran Chief Financial Officer (CFO) menjadi sangat sentral. Tidak sekadar sebagai penjaga angka, CFO kini dituntut menjadi arsitek strategi finansial yang mampu menghadirkan ketahanan dan fleksibilitas dalam pengambilan keputusan.

Evi Afiatin, Direktur Transformasi, SDM, dan Umum PT Surveyor Indonesia (Persero), menyatakan bahwa tantangan ekonomi global saat ini memaksa perusahaan untuk lebih dari sekadar fokus pada kinerja jangka pendek. Perusahaan harus membangun ketahanan jangka panjang melalui pendekatan finansial yang terintegrasi dan adaptif. Pendekatan ini tidak hanya melindungi dari risiko, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan yang mungkin muncul secara tiba-tiba.

Mengapa CFO Kini Lebih dari Sekadar Penjaga Anggaran

Peran CFO mengalami transformasi signifikan. Dulu, fokus utama CFO adalah pada pengelolaan anggaran dan pelaporan keuangan. Namun, dalam situasi yang dinamis dan tidak menentu seperti saat ini, CFO harus menjadi strategic partner yang mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Evi menekankan bahwa CFO modern harus mampu memastikan bahwa setiap keputusan strategis yang diambil memiliki potensi meningkatkan nilai jangka panjang perusahaan. Ini bukan soal reaksi cepat, tetapi tentang kesiapan jangka panjang yang dibangun dari disiplin finansial dan pengelolaan risiko yang matang.

1. Membangun Financial Strength sebagai Fondasi Utama

Salah satu pilar utama dalam pendekatan Enterprise Value Architecture (EVA) yang diperkenalkan Evi adalah Financial Strength. Ini mencakup pembangunan neraca yang sehat, likuiditas yang kuat, dan fleksibilitas dalam pengelolaan modal.

Neraca yang sehat bukan hanya soal angka yang seimbang. Ini adalah fondasi yang memungkinkan perusahaan tetap stabil saat badai ekonomi melanda. Likuiditas yang kuat memberikan ruang manuver, sementara fleksibilitas modal memungkinkan perusahaan untuk merespons peluang atau risiko secara cepat.

Baca Juga:  Kereta Api Ini Tempuh Perjalanan Terpanjang di Nusantara dengan Rute 2000 Kilometer Lebih

2. Menerapkan Disciplined Growth untuk Alokasi Modal yang Efektif

Disciplined Growth adalah pilar kedua dalam EVA. Ini menuntut agar setiap alokasi modal dilakukan secara selektif dan strategis. Modal tidak boleh dialokasikan sembarangan, tetapi harus menghasilkan nilai yang lebih tinggi dari biaya modal itu sendiri.

Dengan pendekatan ini, perusahaan bisa menghindari investasi yang tidak produktif dan fokus pada inisiatif yang benar-benar mendorong pertumbuhan berkelanjutan. CFO harus menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata.

3. Mengintegrasikan Governance and Risk dalam Setiap Keputusan

Pilar ketiga, Governance and Risk Integration, menekankan pentingnya memasukkan tata kelola dan manajemen risiko ke dalam setiap langkah strategis. Ini bukan hanya soal mitigasi risiko, tetapi juga tentang membangun kapasitas organisasi untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan lebih tepat.

Dengan integrasi ini, perusahaan bisa mengurangi ketidakpastian internal dan meningkatkan kepercayaan stakeholder. CFO memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa sistem tata kelola yang kuat diterapkan secara konsisten di seluruh organisasi.

Penguatan Institusi Melalui Pendekatan Strategis

Evi Afiatin membuktikan bahwa pendekatan strategis dalam fungsi keuangan mampu menghasilkan penguatan institusi yang signifikan. Saat memimpin Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), ia berhasil mengubah entitas berbasis proyek menjadi organisasi dengan tata kelola yang matang dan lebih resilien.

Di Sucofindo, sebagai Direktur Keuangan, ia menerapkan disiplin finansial dan tata kelola yang ketat. Hasilnya, kinerja perusahaan mencapai level tertinggi dalam sejarahnya, sekaligus menutup kesenjangan performa beberapa tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa ketika fungsi keuangan dijalankan secara strategis, ia bisa menjadi mesin pertumbuhan yang sangat kuat.

Transformasi Organisasi Menuju Ketahanan Jangka Panjang

Saat ini, sebagai Direktur Transformasi, SDM, dan Umum di PT Surveyor Indonesia, Evi mendapat mandat untuk memperkuat fondasi organisasi melalui transformasi terintegrasi. Transformasi ini mencakup strategi, pengembangan SDM, proses bisnis, hingga tata kelola perusahaan.

Baca Juga:  Debat Terakhir Ketua Umum BPP HIPMI 2026 Tinggal Selangkah Lagi Menuju Puncak

Fokus utamanya adalah membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Struktur, sistem, dan kapabilitas SDM harus mampu merespons perubahan bisnis yang semakin cepat dan kompleks. Surveyor Indonesia tidak hanya ingin menjadi penyedia layanan assurance, tetapi juga penjaga kepercayaan di ekosistem industri nasional.

Membangun Perusahaan yang Resilien dan Dipercaya

Transformasi yang digagas Evi bertujuan menciptakan perusahaan yang tidak hanya tangguh menghadapi ketidakpastian, tetapi juga cakap merespons dinamika pasar dan teknologi. Integritas profesional dan kualitas keputusan berbasis data menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan.

Dengan pendekatan ini, Surveyor Indonesia berpotensi menjadi organisasi yang tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh di tengah ketidakpastian. Ini adalah visi yang tidak hanya realistis, tetapi juga sangat strategis dalam konteks ekonomi global saat ini.

Penghargaan sebagai Bukti Kontribusi Strategis

Kontribusi Evi dalam transformasi finansial dan organisasi telah diakui secara nasional. Ia menerima penghargaan Best CFO 2025 dalam ajang Indonesia Best CEO & CFO 2025 yang diselenggarakan SWA Media Group bersama Dunamis Organization Services. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan strategis dalam kepemimpinan keuangan memiliki dampak nyata terhadap kinerja organisasi.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan ekonomi global dan kebijakan perusahaan terkait. Data dan pencapaian yang disebutkan merupakan hasil dari pengalaman dan pendekatan strategis yang dilakukan oleh Evi Afiatin dan timnya di berbagai organisasi.

Eva Agustin
Jurnalis

Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.