Beranda » Nasional » Pertamina Cetak Rekor Baru Dengan Pendapatan Tembus 200 Persen di SMEXPO Ramadan 2026

Pertamina Cetak Rekor Baru Dengan Pendapatan Tembus 200 Persen di SMEXPO Ramadan 2026

Ramadan selalu jadi momen spesial buat banyak orang, nggak cuma soal ibadah tapi juga soal ekonomi. Di tengah suasana penuh berkah ini, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina merasakan lonjakan penjualan yang cukup menggembirakan. Apalagi saat mengikuti ajang SMEXPO Ramadan 2026 yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, dari tanggal 2 sampai 6 Maret lalu.

Event tahunan ini mempertemukan sekitar 20 UMKM binaan Pertamina dengan beragam produk andalan. Mulai dari kuliner Ramadan, fashion muslim, hingga kerajinan tangan yang punya nilai estetika tinggi. Hasilnya? Banyak pelaku usaha mencatatkan omzet yang naik hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Angka ini jelas menunjukkan bahwa momentum Ramadan masih jadi periode penting buat ekosistem UMKM.

Dukungan Pertamina untuk UMKM Naik Kelas

Pertamina punya peran besar dalam mendorong UMKM agar bisa berkembang lebih cepat dan naik kelas. Salah satu wujudnya lewat SMEXPO Ramadan, sebuah event yang dirancang bukan sekadar bazar biasa, tapi juga sebagai sarana edukasi serta pemasaran langsung.

Rudi Ariffianto, Vice President Corporate Social Responsibility & SMEPP Management Pertamina, menyampaikan bahwa tujuan utama acara ini adalah memberikan akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan. Selain itu, SMEXPO juga jadi ajang promosi produk-produk lokal yang berkualitas.

  1. Memberikan Ruang Promosi
    SMEXPO Ramadan memberikan tempat eksklusif bagi UMKM untuk menampilkan produk mereka secara langsung ke konsumen.

  2. Meningkatkan Pendapatan Harian
    Banyak pelaku usaha mencatatkan penjualan harian yang meningkat hingga 100% selama acara berlangsung.

  3. Memperkuat Ekonomi Lokal
    Lonjakan penjualan ini nggak hanya untung bagi pemilik usaha, tapi juga berdampak pada tenaga kerja dan rantai pasok lokal.

Program Pembinaan Terpadu dari Pertamina

Selain menggelar event seperti SMEXPO, Pertamina juga menjalankan program pembinaan jangka panjang lewat Pertamina UMK Academy. Program ini dirancang untuk membekali pelaku usaha dengan skill yang dibutuhkan agar bisa bersaing di pasar modern.

Baca Juga:  Pagi Ini Purbaya Akan Melantik Pejabat Eselon I di Kemenkeu Secara Resmi

Program pelatihan yang ditawarkan cukup lengkap:

  • Manajemen bisnis dasar
  • Pengelolaan keuangan
  • Strategi penetapan harga
  • Pemasaran digital
  • Optimasi media sosial

Selain itu, Pertamina juga membantu proses sertifikasi produk agar bisa masuk pasar nasional bahkan internasional. Beberapa sertifikasi yang didukung antara lain halal, BPOM, HACCP, dan GACC.

Cerita Sukses UMKM Binaan

Salah satu contoh nyata adalah Meat Story, produsen olahan daging beku yang berbasis di Cibubur. Sejak bergabung sebagai mitra binaan Pertamina pada 2024, usaha ini mendapat pendampingan bisnis dan hibah peralatan produksi seperti vacuum chamber.

Hilda, pemilik Meat Story, mengatakan bahwa selama Ramadan 2026, penjualan produk mereka bisa naik hingga dua kali lipat. “Biasanya lonjakan bisa sampai 50%, tapi di Ramadan ini karena ada bazar seperti SMEXPO, angkanya bisa mendekati 100% atau bahkan lebih.”

  1. Dukungan Operasional
    Pendampingan teknis dan hibah alat produksi membuat proses operasional jadi lebih efisien.

  2. Akses Pasar Lebih Luas
    Ikut serta di SMEXPO membuka peluang distribusi baru dan meningkatkan brand awareness.

  3. Peningkatan Penjualan Signifikan
    Selama Ramadan, penjualan bisa naik hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

Shokha, produsen mukena yang juga menjadi mitra binaan Pertamina, mencatat peningkatan penjualan sekitar 20%. Meski angka ini lebih rendah dibanding Meat Story, namun tetap tergolong signifikan mengingat volume produksi mereka mencapai 1.000 unit per bulan.

Shofiya, pemilik Shokha, menambahkan bahwa selain penjualan yang naik, mereka juga mendapatkan pelatihan baik offline maupun online. “Pelatihan itu sangat membantu kami dalam mengelola usaha dengan lebih baik dan profesional.”

Tabel Data Peningkatan Penjualan UMKM Binaan Pertamina

Nama UMKM Produk Utama Peningkatan Penjualan (%)
Meat Story Olahan daging beku ±100%
Shokha Mukena ±20%
Batik Citra Batik pria/wanita ±50%
Kopi Kampoeng Kopi bubuk premium ±70%
Baca Juga:  Mau Ajukan KUR? Tunggu Dulu! Skema KUR 2026 Berubah Total, Ini Detailnya

Catatan: Data di atas merupakan estimasi berdasarkan laporan internal mitra binaan selama periode Ramadan 2026.

Fokus Keberlanjutan dan Ekspansi Pasar

Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekadar program sesaat, tapi bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin UMKM binaan bisa naik kelas, punya daya saing yang kuat, dan mampu menembus pasar global,” ucap Baron.

Untuk mencapai target tersebut, Pertamina terus mendorong mitra binaannya untuk memanfaatkan platform digital dan mengeksplorasi peluang ekspor. Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan UMKM bisa tumbuh lebih mandiri dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Kesimpulan

SMEXPO Ramadan 2026 bukan cuma jadi ajang belanja, tapi juga ruang kolaborasi dan transformasi bagi UMKM binaan Pertamina. Dengan kombinasi pelatihan, fasilitas produksi, dan akses pasar yang luas, para pelaku usaha ini punya peluang besar untuk berkembang lebih pesat.

Ke depan, Pertamina akan terus mengembangkan program-program pemberdayaan yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha kecil. Semoga saja, langkah-langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi korporasi lain untuk turut serta dalam penguatan ekosistem UMKM di Indonesia.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kondisi pasar dan kebijakan internal Pertamina.

Andrea Hirata
Jurnalis

Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.