Musim mudik Lebaran 2026 semakin dekat, dan bagi pengguna mobil listrik, persiapan perjalanan jauh kini lebih dimudahkan dengan kehadiran SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersebar di berbagai jalur utama. Salah satu fitur unggulan yang membantu pengguna adalah aplikasi PLN Mobile, yang tidak hanya menunjukkan lokasi SPKLU terdekat, tapi juga memungkinkan pengecekan status antrean dan pengisian daya secara langsung.
Aplikasi ini menjadi solusi praktis mengingat jumlah mobil listrik di Indonesia terus meningkat. Dengan fitur yang lengkap dan peta yang akurat, pengguna bisa merencanakan perjalanan dengan lebih tenang, tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Cara Cek Lokasi dan Status SPKLU via PLN Mobile
Sebelum menggunakan fitur SPKLU di aplikasi PLN Mobile, pastikan perangkat sudah terinstal dan akun sudah aktif. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan informasi real-time tentang ketersediaan titik pengisian, termasuk status antrean di lokasi tertentu.
1. Unduh dan Instal Aplikasi PLN Mobile
PLN Mobile tersedia di Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS. Cari dengan kata kunci “PLN Mobile” dan pastikan aplikasi yang diunduh adalah versi resmi dari PT PLN (Persero).
2. Daftar atau Masuk ke Akun
Setelah instalasi selesai, buka aplikasi dan pilih opsi “Daftar” jika belum memiliki akun. Jika sudah, langsung masuk menggunakan akun yang telah terdaftar. Proses ini memungkinkan sinkronisasi data penggunaan dan riwayat transaksi.
3. Aktifkan GPS pada Smartphone
Fitur lokasi harus aktif agar aplikasi bisa menampilkan SPKLU terdekat secara akurat. Tanpa GPS, peta tidak akan menunjukkan posisi pengguna dengan benar.
4. Akses Menu Electric Vehicle
Di pojok kanan atas layar utama, terdapat menu “Electric Vehicle.” Klik menu ini untuk masuk ke fitur khusus kendaraan listrik.
5. Lihat Lokasi SPKLU di Peta
Aplikasi akan menampilkan peta dengan penanda lokasi SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengguna bisa memperbesar atau memperkecil tampilan peta untuk melihat lokasi lebih detail.
6. Cek Status dan Antrean SPKLU
Setiap penanda SPKLU dilengkapi dengan informasi status seperti “Tersedia,” “Penuh,” atau “Dalam Perbaikan.” Selain itu, ada juga indikator antrean yang menunjukkan jumlah kendaraan yang sedang mengisi daya.
7. Pilih Lokasi dan Kunjungi SPKLU
Setelah menemukan SPKLU terdekat yang tersedia, pengguna bisa langsung menuju lokasi tersebut. Aplikasi juga menyediakan rute navigasi ke titik pengisian.
Tahapan Pengisian Daya di SPKLU Menggunakan PLN Mobile
Proses pengisian daya di SPKLU kini lebih praktis berkat integrasi langsung dengan aplikasi PLN Mobile. Pengguna tidak perlu membawa kartu khusus atau khawatir kehabisan pulsa listrik karena semua transaksi bisa dilakukan secara digital.
1. Buka Aplikasi dan Pilih Menu Electric Vehicle
Setelah tiba di lokasi SPKLU, buka kembali aplikasi PLN Mobile dan akses menu “Electric Vehicle.”
2. Scan Barcode di Mesin Pengisian
Setiap mesin SPKLU dilengkapi dengan barcode yang bisa discan menggunakan kamera smartphone melalui aplikasi. Setelah scan berhasil, pengguna akan diminta memasukkan jumlah kWh yang ingin diisi.
3. Pilih Metode Pembayaran
PLN Mobile menyediakan beberapa metode pembayaran, termasuk e-wallet, kartu kredit/debit, dan saldo PLN. Pilih salah satu yang paling nyaman.
4. Konfirmasi dan Mulai Pengisian
Setelah pembayaran berhasil, aplikasi akan memberikan notifikasi bahwa transaksi telah disetujui. Selanjutnya, colokkan nozzle pengisian ke port kendaraan.
5. Proses Pengisian Dimulai
Sistem akan secara otomatis memulai pengisian daya sesuai dengan jumlah kWh yang telah dibayar. Pengguna bisa memantau progres pengisian langsung di layar SPKLU atau aplikasi.
6. Pengisian Selesai dan Cabut Nozzle
Pengisian akan berhenti secara otomatis ketika kapasitas yang dibayar telah tercapai. Cabut nozzle dan kembalikan ke tempat semula di mesin SPKLU.
Data SPKLU Tersebar di Indonesia hingga 2026
Hingga tahun 2026, jumlah SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia terus bertambah. Berikut adalah rincian jumlah SPKLU berdasarkan wilayah utama yang biasa dilalui saat mudik Lebaran:
| Wilayah | Jumlah SPKLU (2026) |
|---|---|
| Jawa-Bali | 1.850 unit |
| Sumatera | 720 unit |
| Kalimantan | 280 unit |
| Sulawesi | 210 unit |
| Papua & Maluku | 90 unit |
Data di atas menunjukkan bahwa jalur mudik utama seperti Jawa-Bali dan Sumatera sudah memiliki infrastruktur pengisian yang cukup memadai. Namun, pengguna tetap disarankan untuk mengecek status SPKLU secara berkala melalui aplikasi.
Tips Menggunakan SPKLU saat Mudik Lebaran
Mudik dengan mobil listrik memang lebih ramah lingkungan, tapi juga membutuhkan perencanaan yang matang. Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
- Isi daya sebelum berangkat, jangan menunggu baterai benar-benar kosong.
- Gunakan fitur peta SPKLU di PLN Mobile untuk merencanakan rute pengisian.
- Hindari puncak arus mudik saat mengisi daya untuk menghindari antrean panjang.
- Siapkan metode pembayaran digital agar transaksi lebih cepat.
Disclaimer
Data jumlah SPKLU dan status operasional bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada pengembangan infrastruktur dan kondisi teknis di lapangan. Selalu gunakan aplikasi PLN Mobile versi terbaru untuk informasi yang akurat dan terkini.
Khusnul Ain adalah jurnalis yang saat ini menjabat sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan pengalaman luas dalam dunia jurnalistik digital, Eduardo menggabungkan kemampuan editorial yang tajam dengan kepekaan terhadap berita aktual dan tren pasar digital.