Puncak arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar di 37 bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports). Selama periode puncak, tepatnya pada 18 Maret 2026 atau H-2 Lebaran, tidak tercatat adanya gangguan signifikan baik pada operasional penerbangan maupun pelayanan penumpang. Justru sebaliknya, seluruh aktivitas berjalan sesuai rencana meski jumlah penumpang mencapai puncaknya.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa pada hari puncak tersebut, jumlah pergerakan penumpang mencapai 570.959 orang. Angka ini menjadi rekor tertinggi selama masa angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari 13 hingga 18 Maret. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BKO TNI-Polri sebanyak 578 personel, turut memastikan kelancaran operasional.
Data dan Capaian Selama Angkutan Lebaran
Angkutan Lebaran 2026 mencatatkan pencapaian yang cukup mengesankan. Dalam rentang waktu H-7 hingga H-2, jumlah penumpang yang menggunakan pesawat di 37 bandara mencapai 3,15 juta orang. Angka ini naik sekitar 7% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencatat 2,94 juta penumpang.
Jumlah pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan sejalan dengan lonjakan penumpang. Total penerbangan yang tercatat selama periode tersebut adalah 23.269 penerbangan, naik dari 21.748 penerbangan pada tahun sebelumnya.
1. Peningkatan Extra Flight
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai menambahkan lebih dari 1.136 penerbangan tambahan (extra flight) selama 13 hingga 17 Maret 2026. Penambahan ini menjadi salah satu faktor utama kelancaran arus mudik di bandara-bandara strategis.
2. Peningkatan Trafik Dibanding Tahun-Tahun Sebelumnya
Capaian selama angkutan Lebaran 2026 bahkan melampaui kondisi sebelum pandemi. Jumlah penumpang pada periode H-7 hingga H-2 tercatat lebih tinggi sekitar 5% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019.
Bandara-Bandara dengan Trafik Tertinggi
Beberapa bandara mencatatkan jumlah penumpang tertinggi selama periode angkutan Lebaran 2026. Berikut adalah lima bandara tersibuk dari H-7 hingga H-2:
| Peringkat | Nama Bandara | Jumlah Penumpang |
|---|---|---|
| 1 | Soekarno-Hatta, Tangerang | 1.060.000 |
| 2 | I Gusti Ngurah Rai, Bali | 390.853 |
| 3 | Juanda, Surabaya | 266.910 |
| 4 | Sultan Hasanuddin, Makassar | 211.177 |
| 5 | Kualanamu, Deli Serdang | 145.305 |
Kelima bandara tersebut menjadi titik kunci distribusi penumpang selama arus mudik dan balik. Peningkatan jumlah penumpang di bandara-bandara ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin bergantung pada transportasi udara sebagai pilihan utama mudik.
Strategi dan Persiapan InJourney Airports
3. Perencanaan Operasional yang Matang
Salah satu kunci utama kelancaran arus mudik adalah perencanaan yang dilakukan jauh hari sebelumnya. InJourney Airports memastikan seluruh bandara memiliki kesiapan infrastruktur, personel, dan prosedur operasional yang mumpuni.
4. Kolaborasi dengan Stakeholder
Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, BKO TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya, menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
5. Peningkatan Layanan dan Fasilitas
Selain jumlah penumpang dan penerbangan, pihak InJourney Airports juga memastikan kualitas layanan tetap terjaga. Fasilitas bandara seperti check-in counter, area tunggu, dan layanan keamanan diperkuat untuk menghindari antrean panjang.
Tantangan dan Antisipasi Pasca-Puncak
Meski puncak arus mudik telah berlalu, angkutan Lebaran masih berlangsung hingga 30 Maret 2026. InJourney Airports tetap siaga menjaga aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan selama masa angkutan balik.
6. Pengawasan dan Evaluasi Pasca-Puncak
Setelah puncak arus mudik, tim operasional melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada celah dalam pelayanan. Evaluasi ini mencakup kinerja personel, efektivitas extra flight, dan kesiapan darurat.
7. Kesiapan untuk Arus Balik
Pihak InJourney Airports juga telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik. Dengan pengalaman dari arus mudik, pihaknya optimistis dapat menjaga kualitas pelayanan tetap tinggi.
Penutup
Angkutan Lebaran 2026 berlangsung sukses di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports. Dengan jumlah penumpang yang meningkat dan operasional yang tetap lancar, pencapaian ini menunjukkan bahwa sistem transportasi udara nasional terus membaik.
Disclaimer: Data yang disajikan bersifat estimasi berdasarkan laporan resmi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi lapangan serta kebijakan terkini dari pemerintah dan InJourney Airports.
Agung Budianto adalah profesional media multitalenta yang saat ini berperan sebagai Engagement Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan kemampuan yang komprehensif dalam jurnalistik digital dan content engagement, Ardan membawa perspektif unik dalam setiap konten yang dihasilkannya.