PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) baru-baru ini menjadi sorotan terkait keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membatalkan salah satu izin mitra pemasaran perantara pedagang efek. Meski begitu, bank digital yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BBYB ini menegaskan bahwa layanan utama tetap berjalan normal dan aman untuk nasabah.
Keputusan OJK yang tertuang dalam Nomor KEP-3/PM.13/2026 terkait izin referal kepada perusahaan sekuritas yang belum sempat diluncurkan. Artinya, program tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum diaktifkan secara operasional. Oleh karena itu, dampaknya terhadap aktivitas harian bank sangat minim.
Penjelasan Resmi dari Bank Neo Commerce
Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menjelaskan bahwa pembatalan izin ini tidak memengaruhi layanan yang sudah ada. Bank tetap menjalankan operasionalnya secara profesional dan sesuai regulasi yang berlaku. Komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik menjadi prioritas utama.
BNC juga menekankan bahwa seluruh layanan digital seperti reksa dana, bancassurance, dan produk emas tetap bisa diakses tanpa hambatan. Nasabah tidak perlu khawatir karena sistem dan keamanan transaksi tetap terjaga.
Penyebab Sanksi dari OJK
-
Izin Referal yang Belum Dioperasionalkan
Izin yang dibatalkan adalah hak bank untuk mereferensikan nasabah ke perusahaan sekuritas. Program ini direncanakan sebagai bagian dari ekspansi layanan Wealth Management, namun belum sempat diluncurkan karena masih dalam proses penyempurnaan sistem dan pengalaman pengguna. -
Belum Ada Implementasi Aktual
Karena program belum dijalankan secara nyata, maka tidak ada transaksi atau aktivitas nasabah yang terpengaruh. Ini menjadikan sanksi lebih bersifat administratif ketimbang operasional.
Dampak pada Layanan Bank
BNC menjamin bahwa keputusan OJK tidak mengganggu layanan yang sedang berjalan. Semua produk dan fitur digital seperti tabungan, pembayaran, investasi, dan lainnya tetap dapat diakses secara normal melalui aplikasi.
- Reksa dana tetap tersedia
- Produk emas masih aktif
- Layanan bancassurance berjalan lancar
- Fitur pembayaran dan transfer tidak terganggu
Bank juga menyatakan bahwa seluruh layanan yang ada telah memiliki izin resmi dan diawasi oleh OJK serta Bank Indonesia. Artinya, keamanan dan kepercayaan nasabah tetap menjadi fokus utama.
Koordinasi dengan Regulator
Bank Neo Commerce menunjukkan sikap kooperatif terhadap kebijakan regulator. BNC menyatakan penghormatan penuh terhadap setiap aturan yang dikeluarkan dan terus menjalin komunikasi aktif dengan OJK untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi terkini.
Langkah ini menunjukkan bahwa BNC tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Rencana Ke Depan
-
Pengembangan Layanan Baru
Meski program referal untuk sekuritas sempat tertunda, BNC tetap berkomitmen untuk mengembangkan layanan Wealth Management yang lebih lengkap dan inovatif. -
Peningkatan Pengalaman Nasabah
Bank terus melakukan penyempurnaan sistem dan antarmuka agar pengguna merasa nyaman dan aman dalam menggunakan layanan digital. -
Kepatuhan Regulator
BNC akan terus memastikan bahwa setiap layanan yang ditawarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diawasi oleh pihak berwenang.
Perbandingan Layanan Sebelum dan Sesudah Sanksi
| Aspek | Sebelum Sanksi | Sesudah Sanksi |
|---|---|---|
| Izin referal sekuritas | Diterbitkan namun belum dioperasionalkan | Dibatalkan oleh OJK |
| Layanan utama (tabungan, reksa dana, emas) | Tetap aktif | Tetap aktif |
| Keamanan transaksi | Terjamin | Tetap terjamin |
| Regulasi | Sesuai OJK dan BI | Tetap sesuai dan diperkuat |
Kesimpulan
Sanksi dari OJK terhadap Bank Neo Commerce tidak berdampak besar pada layanan yang sedang berjalan. Izin yang dibatalkan terkait program yang belum sempat diluncurkan, sehingga tidak ada gangguan bagi nasabah. BNC tetap menjalankan bisnisnya dengan penuh tanggung jawab dan komitmen terhadap kepatuhan regulasi.
Bank terus berupaya meningkatkan layanan digitalnya guna mendukung inklusi keuangan nasional. Dengan pengawasan ketat dari regulator dan sistem yang andal, BNC menjadi salah satu pilihan layanan perbankan digital yang aman dan terpercaya.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data hingga Maret 2026. Kebijakan dan regulasi dari OJK serta Bank Indonesia dapat berubah sewaktu-waktu. Data dan kondisi terkini sebaiknya dikonfirmasi langsung ke pihak bank atau regulator terkait.
Khusnul Ain adalah jurnalis yang saat ini menjabat sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan pengalaman luas dalam dunia jurnalistik digital, Eduardo menggabungkan kemampuan editorial yang tajam dengan kepekaan terhadap berita aktual dan tren pasar digital.