Beranda » Nasional » Pertamina Catat Lonjakan 30 Persen Penggunaan BBM Pertamax Series di Musim Ramadan Hingga Lebaran

Pertamina Catat Lonjakan 30 Persen Penggunaan BBM Pertamax Series di Musim Ramadan Hingga Lebaran

Musim mudik Ramadan dan Lebaran 2026 kembali membawa dampak signifikan terhadap pola konsumsi energi di Tanah Air. Salah satu tren yang terlihat jelas adalah lonjakan permintaan bahan bakar, khususnya dari keluarga Pertamax Series milik Pertamina. Data internal menunjukkan konsumsi BBM jenis ini bisa naik hingga 30% selama periode puncak arus mudik-balik.

Kenaikan ini tidak terjadi begitu saja. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya performa kendaraan yang optimal saat melakukan perjalanan jarak jauh. Apalagi, Ramadan dan Idulfitri 2026 menjadi momen di mana aktivitas transportasi darat meningkat tajam. Bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series pun jadi pilihan utama, baik untuk kendaraan harian maupun mobil yang digunakan mudik.

Peningkatan Konsumsi BBM Selama Ramadan-Lebaran 2026

Tren konsumsi BBM menjelang dan selama libur Lebaran memang sudah menjadi fenomena tahunan. Namun, pada 2026, lonjakan permintaan terhadap Pertamax Series tercatat cukup mencolok. Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai beralih ke bahan bakar dengan kualitas lebih tinggi untuk mendukung perjalanan yang lebih efisien dan nyaman.

1. Data Konsumsi Harian Pertamax Series Naik Signifikan

Berdasarkan monitoring internal Pertamina Patra Niaga periode 9 hingga 26 Maret 2026, rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline meningkat sekitar 16% dibandingkan rata-rata harian Januari 2026. Angka ini cukup representatif mengingat Januari dijadikan sebagai baseline karena aktivitas masyarakat yang relatif normal.

Jenis BBM Kenaikan Rata-Rata Konsumsi Harian (%)
Pertamax (RON 92) 33,9%
Pertamax Turbo 33,7%
Pertamax Green 95,8%
Pertamina Dex 27,4%
Dexlite 4,9%

Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh Pertamax Green, yakni bahan bakar ramah lingkungan yang mengalami lonjakan hingga 95,8%. Ini menunjukkan semakin banyak pengguna yang mulai mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam memilih bahan bakar kendaraan.

2. Puncak Konsumsi Terjadi di Tengah Arus Mudik dan Balik

Lonjakan konsumsi BBM tidak merata sepanjang periode Ramadan-Lebaran. Terdapat titik puncak yang terjadi di tengah arus mudik dan balik. Tanggal 19 Maret 2026 menjadi hari dengan konsumsi gasoline tertinggi, naik 37,8% dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, pada arus balik, lonjakan kembali terjadi pada 26 Maret 2026 dengan peningkatan 20,1%.

Baca Juga:  Cara Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pelayanan di SPBU Selama Ramadan

Fenomena ini selaras dengan pola perjalanan masyarakat yang umumnya berangkat menjelang akhir Ramadan dan kembali seusai Idulfitri. Hari-hari tersebut menjadi krusial bagi Pertamina dalam mengatur distribusi dan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah.

Faktor-Faktor yang Mendorong Lonjakan Konsumsi Pertamax Series

Lonjakan konsumsi Pertamax Series selama Ramadan-Lebaran 2026 tidak hanya dipicu oleh meningkatnya mobilitas. Ada beberapa faktor lain yang turut berkontribusi terhadap tren ini.

1. Kesadaran Masyarakat terhadap Kualitas BBM

Masyarakat kini semakin paham bahwa bahan bakar berkualitas tinggi tidak hanya memberikan performa mesin yang lebih baik, tetapi juga efisiensi jangka panjang. Pertamax Series, dengan berbagai varian seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green, menjadi pilihan utama karena menawarkan RON yang lebih tinggi dan kandungan aditif yang lebih baik.

2. Preferensi terhadap BBM Ramah Lingkungan

Pertamax Green, sebagai salah satu produk unggulan dalam seri ini, mencatat lonjakan konsumsi tertinggi. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen yang memperhatikan dampak lingkungan dari bahan bakar yang digunakan. Dengan komposisi yang lebih ramah lingkungan, Pertamax Green menjadi alternatif menarik bagi pengguna kendaraan yang peduli terhadap isu keberlanjutan.

3. Kebutuhan Performa Tinggi untuk Perjalanan Jarak Jauh

Perjalanan mudik biasanya melibatkan jarak tempuh yang cukup jauh dan kondisi jalan yang beragam. Kendaraan yang menggunakan Pertamax Turbo, misalnya, membutuhkan bahan bakar dengan RON tinggi agar tetap bertenaga dan efisien. Hal ini membuat Pertamax Turbo menjadi pilihan utama bagi pengguna mobil berperforma tinggi.

Persiapan Pertamina untuk Memenuhi Kebutuhan Energi

Menyikapi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan berbagai persiapan matang. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan energi tetap terjaga di seluruh wilayah, terutama di jalur-jalur mudik strategis.

1. SPBU Siaga 24 Jam

Selama periode Ramadan dan Lebaran 2026, Pertamina menyiagakan 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengisi BBM kapan saja, terutama di tengah arus mudik dan balik yang padat.

2. Agen LPG Siaga dan Layanan Tambahan

Selain BBM, Pertamina juga menyiapkan sekitar 6.300 agen LPG siaga. Layanan ini penting mengingat aktivitas rumah tangga meningkat selama libur Lebaran. Selain itu, tersedia juga layanan motoris BBM dan LPG, serta 95 unit layanan modular BBM dan 61 Kiosk Pertamina Siaga di lokasi-lokasi strategis.

Baca Juga:  Pertamina dan Boeing Telusuri Potensi Pengembangan Ekosistem Bahan Bakar Aviasi Berkelanjutan di Indonesia hingga 2030

3. Fasilitas Istirahat di Jalur Mudik

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, Pertamina menyediakan 43 titik Serambi MyPertamina yang berfungsi sebagai area istirahat. Fasilitas ini sangat membantu pengguna kendaraan yang melakukan perjalanan jarak jauh dan membutuhkan tempat singgah sejenak.

Tren Konsumsi BBM Lainnya Selama Lebaran 2026

Selain Pertamax Series, produk energi lain juga mencatat peningkatan konsumsi selama periode Ramadan-Lebaran 2026. Ini menunjukkan bahwa libur panjang Idulfitri memicu peningkatan aktivitas di berbagai sektor.

1. Konsumsi LPG Naik 8,6%

LPG mengalami peningkatan konsumsi sebesar 8,6% dibandingkan kondisi normal. Lonjakan ini terjadi karena meningkatnya aktivitas memasak selama libur Lebaran. Masyarakat cenderung lebih sering memasak di rumah dan mengadakan hajatan, sehingga kebutuhan LPG meningkat.

2. Avtur Naik 4,0%, Puncaknya saat Arus Balik

Sektor penerbangan juga mencatat peningkatan aktivitas selama libur Lebaran. Konsumsi avtur naik sekitar 4,0%, dengan puncaknya terjadi pada 25 Maret 2026 saat arus balik, yaitu mencapai 22,1% dibandingkan normal. Ini menunjukkan bahwa transportasi udara tetap menjadi pilihan penting selama periode libur.

Kesimpulan

Ramadan dan Lebaran 2026 kembali membuktikan bahwa periode ini menjadi momen krusial bagi sektor energi. Lonjakan konsumsi BBM, khususnya Pertamax Series, mencerminkan perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengutamakan kualitas dan keberlanjutan. Dengan berbagai persiapan yang matang, Pertamina Patra Niaga berhasil menjaga ketersediaan energi dan memberikan layanan terbaik selama masa puncak mobilitas.

Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan monitoring internal Pertamina Patra Niaga periode Januari hingga Maret 2026. Angka dapat berubah tergantung kondisi aktual di lapangan.

Andrea Hirata
Jurnalis

Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.