Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Pengurusan paspor kini semakin praktis berkat perkembangan teknologi. Dengan aplikasi M-Paspor, semua tahapan dari pengajuan hingga pembayaran bisa dilakukan secara digital. Salah satu metode pembayaran yang paling banyak digunakan adalah lewat mesin ATM. Prosesnya mudah, tidak ribet, dan bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam.
Setelah mengisi data di M-Paspor dan pengajuan dinyatakan berhasil, langkah selanjutnya adalah pembayaran. Pemohon akan mendapatkan kode billing yang harus segera digunakan. Kode ini punya masa berlaku terbatas. Jika terlambat, maka harus mengulang dari awal. Untungnya, pembayaran bisa dilakukan lewat ATM hampir di semua bank besar.
Cara Bayar Paspor Lewat ATM
Bayar paspor lewat ATM memang terdengar modern, tapi sebenarnya prosesnya cukup sederhana. Setiap bank mungkin punya tampilan menu yang sedikit berbeda, tapi alurnya hampir sama. Yang penting adalah kode billing yang didapat dari aplikasi M-Paspor.
Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, pastikan saldo rekening mencukupi. Jangan sampai sudah masuk ke tahap akhir, eh malah gagal karena saldo tidak mencukupi. Selain itu, pastikan juga ATM dalam kondisi baik dan tidak sedang offline.
1. Pilih Menu Pembayaran
Langkah pertama adalah memilih menu "Pembayaran" di layar utama ATM. Biasanya menu ini ada di halaman awal, jadi tidak perlu ribet mencari.
2. Pilih Jenis Pembayaran MPN
Setelah itu, cari opsi pembayaran MPN atau Penerimaan Negara. MPN (Mesin Penerima Negara) adalah sistem pembayaran resmi untuk transaksi keuangan negara.
3. Masukkan Kode Billing
Masukkan kode billing yang sudah didapat dari aplikasi M-Paspor. Kode ini terdiri dari angka dan huruf, jadi pastikan pengetikan dilakukan dengan benar.
4. Konfirmasi Nominal Pembayaran
Sistem akan menampilkan rincian pembayaran. Cek kembali apakah nama, jenis layanan, dan jumlah biaya sudah sesuai. Jika sudah benar, lanjutkan ke tahap konfirmasi.
5. Selesaikan Transaksi
Setelah konfirmasi, ATM akan memproses pembayaran. Jika berhasil, akan muncul bukti transaksi. Simpan struk ini sebagai arsip dan bukti pembayaran.
Perbedaan Menu ATM Tiap Bank
Meskipun alur pembayaran sama, setiap bank punya tampilan dan istilah yang berbeda. Berikut adalah contoh langkah-langkah di beberapa bank besar:
| Bank | Langkah Utama |
|---|---|
| BCA | Pembayaran > Pajak > Penerimaan Negara > Kode Billing |
| BNI | Transaksi Lainnya > Pembayaran > Lainnya > MPN |
| BRI | Pembayaran > Pajak/PNBP > Masukkan Kode Billing |
| Mandiri | Bayar > Penerimaan > Lainnya > MPN |
| BTPN/Jenius | Pembayaran > Pajak > Masukkan Kode Billing |
Tidak semua ATM bisa digunakan. Pastikan ATM tersebut melayani pembayaran MPN. Biasanya ATM yang berada di dalam kantor cabang bank lebih lengkap fiturnya dibanding ATM mini atau yang berada di minimarket.
Keuntungan Bayar Paspor Lewat ATM
Ada banyak keuntungan yang bisa dirasakan saat menggunakan ATM untuk bayar paspor. Tidak hanya soal waktu, tapi juga kenyamanan dan efisiensi.
1. Tidak Perlu Datang ke Kantor Imigrasi
Salah satu keuntungan utama adalah tidak perlu datang ke kantor imigrasi. Ini sangat membantu, terutama bagi yang tinggal jauh atau punya jadwal padat.
2. Bisa Dilakukan Kapan Saja
ATM buka 24 jam. Artinya, pembayaran bisa dilakukan kapan saja, bahkan tengah malam sekalipun. Ini sangat cocok bagi mereka yang sibuk di siang hari.
3. Proses Cepat dan Efisien
Prosesnya hanya butuh beberapa menit. Tidak ada antrean, tidak ada dokumen tambahan yang harus dibawa. Cukup bawa kartu ATM dan kode billing.
4. Mendukung Digitalisasi Layanan Publik
Dengan membayar lewat ATM, pengguna turut mendukung program digitalisasi pemerintah. Ini langkah nyata untuk mewujudkan layanan publik yang lebih modern dan efisien.
Tips Agar Pembayaran Berhasil
Meski prosesnya mudah, tetap ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar pembayaran tidak gagal.
1. Pastikan Kode Billing Masih Aktif
Kode billing punya masa berlaku. Jika sudah kedaluwarsa, harus mengulang pengajuan di aplikasi. Cek masa berlaku sebelum ke ATM.
2. Gunakan ATM Bank yang Mendukung MPN
Tidak semua ATM bisa digunakan. Pastikan ATM tersebut melayani pembayaran MPN. ATM di cabang bank biasanya lebih lengkap.
3. Cek Saldo Terlebih Dahulu
Pastikan saldo mencukupi. Biaya pembuatan paspor bisa berbeda tergantung jenis layanan. Jangan sampai gagal karena saldo tidak cukup.
4. Simpan Bukti Transaksi
Struk ATM adalah bukti resmi pembayaran. Simpan baik-baik dan jangan sampai hilang. Ini bisa dibutuhkan saat pengambilan paspor.
Biaya Pembuatan Paspor Tahun 2026
Berikut adalah rincian biaya pembuatan paspor di tahun 2026. Besaran biaya bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pemerintah.
| Jenis Layanan | Biaya (Rp) |
|---|---|
| Paspor Biasa 48 Halaman | 585.000 |
| Paspor Elektronik 48 Halaman | 1.250.000 |
| Paspor Elektronik 64 Halaman | 1.650.000 |
| Perpanjangan Paspor | 1.150.000 |
| Paspor Darurat | 5.000.000 |
Biaya di atas belum termasuk biaya administrasi bank jika ada. Sebagian bank mungkin mengenakan biaya tambahan untuk transaksi MPN.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga tahun 2026. Besaran biaya, alur pembayaran, dan fitur aplikasi bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Sebaiknya selalu cek informasi resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi atau situs M-Paspor sebelum melakukan transaksi.
Pembayaran paspor lewat ATM memang solusi praktis di era digital. Cepat, mudah, dan bisa dilakukan kapan saja. Yang penting, ikuti langkah-langkah dengan benar dan pastikan semua data sudah sesuai.
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
