Proses pengurusan paspor kini semakin praktis berkat integrasi sistem digital dari Direktorat Jenderal Imigrasi. Salah satu kemudahan yang bisa dimanfaatkan adalah pembayaran biaya paspor lewat mesin ATM. Tak perlu lagi antre di loket bank atau kantor imigrasi, masyarakat bisa langsung bayar paspor kapan saja dan di mana saja selama mesin ATM tersedia.
Bayar paspor lewat ATM memang menjadi solusi efisien mengingat kode billing yang diterbitkan punya masa aktif terbatas. Dengan begitu, pemohon bisa langsung menyelesaikan pembayaran begitu mendapat kode billing dari aplikasi M-Paspor. Prosesnya pun tidak ribet, asalkan tahu langkah-langkahnya.
Cara Bayar Paspor Lewat ATM
Masing-masing bank memiliki alur pembayaran yang sedikit berbeda, tapi tetap mudah diikuti. Berikut panduan bayar paspor lewat ATM dari empat bank besar yang mendukung layanan ini.
1. ATM BCA
• Masukkan kartu ATM dan PIN
• Pilih menu “Transaksi Lainnya”
• Pilih “Pembayaran”
• Pilih “MPN/Pajak”
• Masukkan kode billing
• Cek detail transaksi dan tekan “Ya”
• Simpan struk sebagai bukti pembayaran
2. ATM BRI
• Masukkan kartu dan PIN
• Pilih “Transaksi Lainnya”
• Pilih “Pembayaran”
• Pilih “MPN”
• Masukkan kode billing paspor
• Konfirmasi dan simpan struk
3. ATM Mandiri
• Masukkan kartu dan PIN
• Pilih menu “Bayar/Beli”
• Pilih “Penerimaan Negara”
• Pilih “Lainnya” > “MPN”
• Masukkan kode bayar MPN G2
• Konfirmasi dan selesaikan transaksi
4. ATM BNI
• Masukkan kartu dan PIN
• Pilih “Lainnya”
• Pilih “Pembayaran”
• Pilih “Pajak/Penerimaan Negara”
• Pilih “Pajak/PNBP/Cukai”
• Masukkan kode billing dan ikuti instruksi
Keuntungan Bayar Paspor Lewat ATM
Selain lebih praktis, bayar paspor lewat ATM juga punya sejumlah keuntungan yang membuatnya jadi pilihan utama banyak orang. Prosesnya cepat, aman, dan tidak terikat jam operasional bank.
1. Keamanan Transaksi Terjamin
Transaksi dilakukan langsung di mesin ATM dengan verifikasi kartu dan PIN. Karena pembayaran dilakukan melalui bank resmi yang terintegrasi dengan sistem PNBP, risiko penipuan bisa diminimalkan.
2. Bukti Pembayaran Resmi
Setiap transaksi menghasilkan struk yang mencantumkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN). Struk ini menjadi bukti sah yang diterima oleh petugas imigrasi saat pengambilan paspor.
3. Bisa Dilakukan Kapan Saja
Mesin ATM tersedia 24 jam, sementara jam operasional bank biasanya terbatas. Dengan sistem ini, pemohon bisa langsung bayar begitu mendapat kode billing tanpa harus menunggu jam kerja bank.
Biaya dan Masa Berlaku Kode Billing
Sebelum membayar, penting untuk mengetahui besaran biaya serta masa aktif kode billing. Berikut rinciannya:
| Jenis Paspor | Biaya (2026) | Masa Berlaku Kode Billing |
|---|---|---|
| Paspor Biasa 24 Halaman | Rp 355.000 | 3 hari kerja |
| Paspor Biasa 48 Halaman | Rp 610.000 | 3 hari kerja |
| Paspor Elektronik 48 Halaman | Rp 1.050.000 | 3 hari kerja |
Disclaimer: Biaya dan masa berlaku bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Tips Agar Pembayaran Lancar
Agar tidak mengalami kendala saat bayar paspor lewat ATM, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya.
Pastikan saldo rekening cukup untuk menutupi biaya paspor dan admin bank. Jangan lupa untuk menyimpan kode billing di tempat aman agar tidak hilang saat dibutuhkan. Jika terjadi kegagalan transaksi, segera cek status pembayaran di aplikasi M-Paspor atau hubungi customer service bank terkait.
Selain itu, pastikan mesin ATM yang digunakan mendukung layanan pembayaran MPN/PNBP. Tidak semua mesin ATM memiliki fitur ini, terutama yang berada di lokasi umum atau area terpencil.
Kesimpulan
Bayar paspor lewat ATM adalah cara yang efisien dan aman untuk menyelesaikan proses pengurusan paspor. Dengan sistem digital yang terus berkembang, masyarakat bisa menghindari antrean panjang dan mempercepat proses administrasi keimigrasian.
Tinggal ikuti langkah-langkahnya, pastikan saldo mencukupi, dan simpan struk pembayaran sebagai dokumen penting. Dengan begitu, proses pengambilan paspor pun bisa berjalan lancar tanpa hambatan.
Tags: bni, bri, paspor, bca, atm, bank mandiri
Agung Budianto adalah seorang jurnalis senior yang Lahir di Jakarta pada tahun 1992, Ardhi telah mengabdikan hampir dua dekade hidupnya dalam dunia jurnalistik digital Indonesia.
