Beranda » Berita » IHSG Cetak Rekor 9.133! Ini 6 Saham yang Dijagokan Analis untuk Trading Hari Ini 20 Januari 2026

IHSG Cetak Rekor 9.133! Ini 6 Saham yang Dijagokan Analis untuk Trading Hari Ini 20 Januari 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak sejarah baru dengan menembus level tertinggi sepanjang masa.

Pada perdagangan Senin (19/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,64% di posisi 9.133,87. Pencapaian all time high ini didorong oleh saham-saham sektor konsumer non-primer yang melesat 2,44%, disusul sektor energi (+0,96%) dan infrastruktur (+0,89%). Volume transaksi mencapai 85,35 miliar saham dengan nilai Rp35,91 triliun.

Nah, pertanyaannya sekarang: apakah momentum bullish ini masih berlanjut? Saham apa saja yang layak dikoleksi untuk trading hari ini?

Berdasarkan riset dari BNI Sekuritas dan MNC Sekuritas, ada 6 saham yang masuk radar analis untuk perdagangan Selasa (20/1/2026). Berikut ulasan lengkapnya beserta level entry, target harga, dan stoploss.

IHSG All Time High, Bagaimana Prospek Selanjutnya?

Sebelum masuk ke rekomendasi saham, penting untuk memahami kondisi pasar secara keseluruhan.

IHSG saat ini masih berada dalam fase uptrend yang kuat. Menurut Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave (v) dari wave [iii] dengan area penguatan di 9.123-9.151.

Sementara itu, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyatakan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan selama mampu bertahan di atas level 9.100.

Level Support dan Resistance Hari Ini

Berikut proyeksi level teknikal IHSG untuk perdagangan Selasa (20/1/2026):

Sumber Analisis Support Resistance
BNI Sekuritas 9.040 – 9.100 9.170 – 9.200
Mirae Asset Sekuritas 9.025 – 8.975 9.150 – 9.200
Pilarmas Sekuritas 9.000 9.200

Analis PT Mirae Asset Sekuritas, Tasrul Tanar, menambahkan bahwa critical level berada di 8.950. Selama IHSG bertahan di atas level tersebut, struktur bullish tetap utuh.

Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini

Ada beberapa katalis yang perlu diperhatikan trader:

  • RDG Bank Indonesia – Pasar menanti keputusan BI Rate yang diproyeksikan tetap di 4,75%
  • Pelemahan Rupiah – Nilai tukar terhadap dolar AS masih tertekan di kisaran Rp16.880
  • Kebijakan Pemerintah – Katalis tematik dari sektor tekstil, komoditas, dan waste to energy

Daftar Saham Rekomendasi Trading 20 Januari 2026

Berdasarkan riset BNI Sekuritas, ada 6 saham yang masuk trading idea untuk hari ini. Saham-saham ini dipilih berdasarkan analisis teknikal dan momentum pasar.

Saham Sektor Energi (BUMI, ADRO, OASA)

Sektor energi menjadi salah satu penggerak utama penguatan IHSG dengan kenaikan 0,96% pada perdagangan kemarin. Tiga saham dari sektor ini masuk rekomendasi analis.

1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

BUMI merupakan salah satu emiten batubara terbesar di Indonesia. Saham ini menunjukkan momentum bullish dengan volume perdagangan yang meningkat.

Rekomendasi: Spec Buy

  • Area Beli: 402 – 412
  • Target Harga: 420 – 435
  • Cutloss: di bawah 400

2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

ADRO merupakan induk usaha dari grup Adaro yang bergerak di sektor energi dan utilitas. Saham ini mendapat dukungan dari aliran modal asing dalam beberapa pekan terakhir.

Rekomendasi: Buy on Weakness

  • Area Beli: sesuaikan dengan pergerakan harian
  • Target: akumulasi jangka menengah

3. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA)

OASA bergerak di bidang perdagangan bahan bakar minyak dan gas. Saham ini menunjukkan pola akumulasi dengan entry point yang menarik.

Rekomendasi: Spec Buy

  • Pantau level support untuk entry

Saham Sektor Lainnya (RATU, PGAS, CPRO)

Selain sektor energi, ada tiga saham dari sektor berbeda yang juga direkomendasikan.

4. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)

RATU bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak bumi. Saham ini menunjukkan sinyal bullish dengan volume pembelian yang dominan.

Rekomendasi: Spec Buy

  • Area Beli: 8.500 – 8.600
  • Target Harga: 8.750 – 8.975
  • Cutloss: di bawah 8.500

5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

PGAS merupakan BUMN yang bergerak di bidang transportasi dan distribusi gas bumi. Saham ini memiliki fundamental solid dengan dividen yang menarik.

Rekomendasi: Buy on Weakness

  • Manfaatkan koreksi untuk akumulasi

6. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO)

CPRO bergerak di industri pakan ternak dan akuakultur. Saham ini menunjukkan peningkatan volume perdagangan yang signifikan.

Rekomendasi: Spec Buy

  • Pantau momentum untuk entry

Analisis Teknikal per Saham

Berikut analisis teknikal lebih detail untuk masing-masing saham rekomendasi.

RATU – Sinyal Bullish Continuation

Saham RATU menunjukkan pola yang menarik secara teknikal. Harga bergerak dalam tren naik dengan support kuat di level 8.500.

Indikator yang mendukung:

  • Volume pembelian dominan
  • Harga di atas MA20 dan MA50
  • RSI masih dalam zona netral (belum overbought)

BUMI – Momentum Akumulasi

BUMI masih dalam fase akumulasi dengan area beli ideal di 402-412. Selama mampu bertahan di atas 400, momentum bullish berpotensi berlanjut.

Indikator yang mendukung:

  • MACD menunjukkan sinyal positif
  • Stochastic dalam area oversold (potensi reversal)

PGAS – Potensi Rebound dari Support

PGAS berada di area support yang cukup kuat. Kondisi ini memberikan peluang entry dengan risk-reward ratio yang menarik.

CPRO – Volume Meningkat Signifikan

Peningkatan volume perdagangan CPRO mengindikasikan adanya akumulasi dari pelaku pasar. Pantau konfirmasi breakout untuk entry.

ADRO – Dukungan Sektor Energi

ADRO mendapat sentimen positif dari sektor energi yang menguat. Fundamental perusahaan juga solid dengan diversifikasi bisnis ke sektor utilitas.

OASA – Entry Point Menarik

OASA menunjukkan pola konsolidasi dengan potensi breakout. Level support menjadi area entry yang ideal dengan risiko terukur.

Tabel Perbandingan Entry Point dan Target

Berikut ringkasan lengkap rekomendasi saham beserta level entry, target, dan stoploss.

Kode Saham Rekomendasi Area Beli Target Harga Cutloss
RATU Spec Buy 8.500 – 8.600 8.750 – 8.975 < 8.500
BUMI Spec Buy 402 – 412 420 – 435 < 400
PGAS Buy on Weakness Sesuaikan harian
CPRO Spec Buy Pantau momentum
ADRO Buy on Weakness Sesuaikan harian
OASA Spec Buy Pantau support

Level entry dan target di atas berdasarkan riset BNI Sekuritas per 20 Januari 2026 dan dapat berubah sesuai kondisi pasar terkini.

Risiko yang Harus Diwaspadai Trader

Meski IHSG sedang dalam tren bullish, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

Potensi Koreksi Jangka Pendek

PT Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa potensi koreksi mulai terbuka. IHSG sudah naik cukup tinggi dalam waktu singkat, sehingga profit taking bisa terjadi kapan saja.

Tekanan Nilai Tukar Rupiah

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS masih menjadi sentimen negatif. Berdasarkan analisis MNC Sekuritas, hal ini dipicu oleh:

  • Defisit fiskal yang mendekati 3%
  • Ancaman tarif impor dari Amerika Serikat

Ketidakpastian Kebijakan Global

Sentimen dari bursa global juga perlu dipantau. Pergerakan indeks Dow Jones dan S&P 500 bisa mempengaruhi arah IHSG di awal perdagangan.

Tips Manajemen Risiko

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola risiko:

  • Disiplin dengan level cutloss yang sudah ditentukan
  • Jangan all-in, alokasikan modal secara proporsional
  • Pantau berita dan sentimen pasar secara berkala
  • Siapkan cash untuk averaging down jika diperlukan

Kontak Layanan Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut atau membuka rekening saham, berikut kontak resmi yang bisa dihubungi.

Institusi Kontak Website
Bursa Efek Indonesia (BEI) (021) 515-0515 idx.co.id
BNI Sekuritas (021) 2554-3946 bnisekuritas.co.id
MNC Sekuritas (021) 2980-3111 mncsekuritas.id
OJK (Pengaduan) 157 ojk.go.id
KSEI (Kustodian) (021) 5291-1220 ksei.co.id

Pastikan hanya bertransaksi melalui sekuritas yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penutup

Rekomendasi saham di atas disusun berdasarkan riset dari BNI Sekuritas dan MNC Sekuritas per 20 Januari 2026. Kondisi pasar bersifat dinamis, sehingga level entry dan target bisa berubah sesuai pergerakan harga terkini. Selalu lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan trading.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pastikan memahami profil risiko sebelum berinvestasi.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk trading hari ini. Selamat berinvestasi dan tetap disiplin dengan trading plan!

FAQ

Apa itu rekomendasi Spec Buy dan Buy on Weakness?

Spec Buy adalah rekomendasi untuk membeli saham dengan spekulasi bahwa harga akan naik dalam jangka pendek. Buy on Weakness artinya disarankan membeli saat harga sedang melemah atau terkoreksi untuk mendapatkan entry point yang lebih baik.

Mengapa harus disiplin dengan level cutloss?

Cutloss berfungsi untuk membatasi kerugian jika analisis tidak sesuai ekspektasi. Dengan disiplin cutloss, trader bisa menjaga modal dan memiliki kesempatan untuk entry di saham lain yang lebih potensial.

Apakah rekomendasi saham ini cocok untuk investor jangka panjang?

Rekomendasi dalam artikel ini lebih ditujukan untuk trading jangka pendek (harian atau mingguan). Untuk investasi jangka panjang, perlu analisis fundamental yang lebih mendalam termasuk laporan keuangan, prospek bisnis, dan valuasi saham.

Bagaimana cara memulai trading saham untuk pemula?

Langkah pertama adalah membuka rekening efek di sekuritas yang terdaftar di OJK. Setelah itu, pelajari analisis teknikal dan fundamental dasar. Mulai dengan modal kecil dan saham-saham likuid seperti saham LQ45 sebelum mencoba saham lain.

Apa yang dimaksud dengan level support dan resistance?

Support adalah level harga di mana tekanan beli cukup kuat untuk menahan penurunan lebih lanjut. Resistance adalah level harga di mana tekanan jual cukup kuat untuk menahan kenaikan. Kedua level ini penting untuk menentukan entry dan exit point dalam trading.

Apakah rekomendasi saham dari analis selalu akurat?

Tidak ada rekomendasi yang 100% akurat. Analisis dari sekuritas merupakan panduan berdasarkan data dan indikator teknikal pada saat tertentu. Pasar saham bersifat dinamis dan dipengaruhi banyak faktor, sehingga tetap ada risiko kerugian.

Eva Agustin
Jurnalis

Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.