Beranda » Nasional » Xpad 30E Resmi Meluncur: Tablet Murah Infinix Berbasis Teknologi AI Khusus Pelajar

Xpad 30E Resmi Meluncur: Tablet Murah Infinix Berbasis Teknologi AI Khusus Pelajar

Infinix, merek teknologi global yang dikenal dengan perangkat pintar terjangkau, resmi memperkenalkan Infinix Xpad 30E, tablet baru yang difokuskan untuk kebutuhan edukasi dan produktivitas pada Jumat, 19 Februari 2026.

Perangkat ini diluncurkan bersamaan dengan seri smartphone Infinix Note 60 dan Note 60 Pro dalam acara peluncuran global virtual yang juga menyoroti teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam portofolio produk terbaru Infinix di awal 2026.

Peluncuran Infinix Xpad 30E menegaskan strategi Infinix dalam menghadirkan perangkat yang tidak hanya fokus pada hiburan, tetapi juga mendukung kegiatan belajar secara digital dengan banderol harga yang kompetitif.

Tablet ini hadir dengan layar LCD 11 inci beresolusi 1920×1200 piksel, memastikan area tampilan luas untuk membaca, video conference, hingga pengoperasian aplikasi edukasi berbasis AI.

Menurut data resmi yang beredar, Xpad 30E dibekali MediaTek Helio G80, chipset kelas menengah yang dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB. Penyimpanan tersebut dapat diperluas melalui slot microSD, memberikan ruang lebih bagi pelajar ataupun pengguna yang membawa materi belajar digital dalam jumlah besar.

Salah satu fitur unggulan yang menjadi sorotan pada Xpad 30E adalah AI Tutor, sebuah sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang menyediakan sejumlah alat bantu edukasi.

Fitur tersebut mencakup Photo Solving untuk menyelesaikan soal dari foto, mode Tap to Ask yang memungkinkan pengguna bertanya langsung melalui antarmuka, kemampuan AI Creation untuk pembuatan konten edukatif, serta AI Screen Recognition yang membantu mengenali dan menginterpretasi teks pada layar.

Infinix mengklaim sistem ini membawa lebih dari 120.000 sumber belajar premium yang dikurasi sesuai dengan materi pelajaran umum.

Dari sisi konektivitas, Xpad 30E sudah mendukung jaringan 4G LTE, memungkinkan akses internet tanpa bergantung sepenuhnya pada Wi-Fi, yang penting bagi pelajar di wilayah dengan cakupan data seluler lebih stabil.

Perangkat ini juga menjalankan sistem Android 15 dengan antarmuka XOS terbaru, memberikan pengalaman penggunaan yang seragam dengan ekosistem aplikasi Android modern.

Baca Juga:  Persiapan Dana Umrah 2026 Butuh Tabungan Rutin Berapa Juta Rupiah Per Bulan?

Tak hanya mendukung proses belajar, Infinix menyematkan kamera depan 8MP dan kamera belakang 5MP, yang cukup untuk kebutuhan video call kelas daring maupun dokumentasi materi belajar.

Kapasitas baterai 7.000 mAh diklaim mampu memenuhi aktivitas penggunaan seharian penuh, mulai dari sesi kelas online, penelusuran internet, hingga hiburan multimedia.

Di pasar Indonesia, varian Infinix Xpad 30E dengan konfigurasi 4GB/128GB dipasarkan oleh sejumlah kanal resmi dan toko daring dengan harga di kisaran Rp2,3 juta hingga Rp2,5 juta, tergantung penjual dan opsi promo yang berlaku.

Harga ini menjadikannya salah satu tablet dengan fokus edukasi dan fitur AI yang bersaing di segmen entry-level.

Peluncuran Xpad 30E juga sejalan dengan upaya Infinix dalam memperluas portofolio tablet di Indonesia dan pasar global, termasuk model lain seperti Xpad 20 dan Xpad GT yang sebelumnya sudah diperkenalkan dengan segmen target berbeda.

Dengan kombinasi fitur AI Tutor yang dipadukan dengan harga yang relatif terjangkau, Infinix menempatkan Xpad 30E sebagai opsi menarik bagi pelajar, pendidik, maupun keluarga yang mencari perangkat belajar digital yang lengkap di tahun 2026.

Baca Juga:Infinix Xpad 20 Siap Masuk Indonesia

Merek teknologi global Infinix secara resmi memperkenalkan tablet terbarunya yakni Infinix Xpad 30E pada Jumat, 19 Februari 2026. Peluncuran yang dilakukan secara virtual ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sektor edukasi dan produktivitas melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan atau AI. Perangkat ini diperkenalkan bersamaan dengan rangkaian ponsel pintar terbaru dari seri Infinix Note 60.

Infinix Xpad 30E hadir dengan spesifikasi layar LCD berukuran 11 inci yang memiliki resolusi 1920 kali 1200 piksel. Pada sektor dapur pacu, tablet ini mengandalkan chipset MediaTek Helio G80 yang disandingkan dengan RAM 4GB serta penyimpanan internal sebesar 128GB. Pengguna juga diberikan fleksibilitas untuk menambah kapasitas ruang simpan melalui slot microSD guna menampung berbagai materi belajar digital.

Baca Juga:  Kolaborasi Antarlembaga Tingkatkan Prospek Pengembangan Sektor Baja Nasional Menuju Tahun 2030

Fitur utama yang menjadi nilai jual perangkat ini adalah AI Tutor. Sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan tersebut mencakup berbagai alat bantu seperti Photo Solving untuk menyelesaikan persoalan melalui foto, mode Tap to Ask untuk bertanya langsung secara interaktif, AI Creation untuk pembuatan konten, serta AI Screen Recognition. Infinix menyatakan telah menyiapkan lebih dari 120.000 sumber belajar premium yang sudah dikurasi dalam sistem tersebut.

Dari sisi fungsionalitas, tablet ini telah mendukung jaringan 4G LTE yang memungkinkan akses internet seluler tanpa harus bergantung pada koneksi Wi-Fi. Infinix Xpad 30E menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka XOS terbaru. Untuk mendukung aktivitas harian dan konferensi video, tertanam kamera depan 8MP, kamera belakang 5MP, serta baterai berkapasitas 7.000 mAh yang diklaim mampu bertahan untuk penggunaan seharian penuh.

Di pasar Indonesia, Infinix Xpad 30E dengan varian 4GB/128GB dipasarkan dengan kisaran harga Rp2,3 juta hingga Rp2,5 juta melalui berbagai kanal penjualan resmi dan toko daring. Kehadiran model ini memperkuat posisi Infinix dalam segmen perangkat tablet terjangkau setelah sebelumnya meluncurkan model Xpad 20 dan Xpad GT di pasar global.

Disclaimer: Informasi mengenai harga, spesifikasi teknis, ketersediaan produk, dan fitur layanan AI dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan produsen serta kondisi pasar di masing-masing wilayah penjualan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Akurasi data mengenai sumber belajar dan performa baterai didasarkan pada klaim resmi perusahaan saat peluncuran.

Ignacio Geordi Oswaldo, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis investigatif expert dalam cross-platform storytelling & data journalism.
Jurnalis

Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.