Beranda » Berita » Rekomendasi Smartphone Terbaru 2026 Bergaya iPhone dengan Harga Terjangkau Mulai 2 Jutaan

Rekomendasi Smartphone Terbaru 2026 Bergaya iPhone dengan Harga Terjangkau Mulai 2 Jutaan

Banjoo.id – Tren pasar smartphone Indonesia di awal tahun 2026 menunjukkan pergeseran minat konsumen yang semakin menggemari perangkat dengan estetika premium namun tetap ramah di kantong.

Sejumlah vendor besar mulai merilis HP terbaru 2026 mirip iPhone yang menawarkan desain bodi flat (datar) dan susunan kamera ikonik, dengan banderol harga kompetitif mulai dari Rp2 jutaan saja.

Fenomena ini mencerminkan dinamika bisnis di mana produsen ponsel pintar berusaha menjawab kebutuhan visual pengguna tanpa harus mengorbankan performa inti.

Kehadiran perangkat-perangkat ini memberikan pilihan bagi masyarakat yang menginginkan genggaman elegan khas ponsel flagship Apple, namun dengan fleksibilitas sistem operasi Android dan harga yang jauh lebih terjangkau di pasar lokal.

Beberapa merek seperti Itel, Infinix, hingga Tecno secara agresif memperkenalkan model yang memiliki modul kamera boba atau bingkai titanium-style.

[adrotate banner=”10″]

Persaingan ketat di segmen entry-level hingga mid-range ini memaksa para vendor tidak hanya menjual tampilan, tetapi juga menyematkan fitur-fitur modern seperti layar refresh rate tinggi dan pengisian daya cepat untuk memikat hati para pengguna muda di Indonesia.

Strategi Desain Premium di Segmen Harga Terjangkau

Langkah para vendor merilis ponsel dengan kemiripan desain ini bukanlah tanpa alasan teknis dan pasar.

Desain bodi dengan tepian tajam atau flat edge yang dipopulerkan oleh iPhone terbukti lebih disukai karena memberikan kesan kokoh dan modern.

Di Indonesia, aspek visual seringkali menjadi penentu utama keputusan pembelian selain spesifikasi teknis seperti kapasitas RAM atau daya tahan baterai.

Ponsel di rentang harga Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan kini sudah mampu mengadopsi material polikarbonat dengan finishing yang menyerupai kaca atau metal.

Hal ini membuat perangkat terlihat mewah saat diletakkan di meja atau digunakan saat bersosialisasi.

Strategi ini terbukti efektif meningkatkan volume penjualan bagi brand yang ingin memperkuat posisi mereka di pasar menengah ke bawah.

Baca juga:

Daftar HP Terbaru 2026 dengan Estetika Mirip iPhone

Berdasarkan perkembangan pasar terkini, terdapat lima perangkat yang paling mencolok perhatian publik karena kemiripan desainnya dengan lini iPhone terbaru.

Berikut adalah rincian unit yang telah tersedia di pasar Indonesia:

  • Itel S25 Ultra: Meski namanya membawa embel-embel Ultra, ponsel ini justru memiliki modul kamera belakang yang sangat identik dengan susunan tiga kamera ala iPhone seri Pro. Menariknya, perangkat ini tetap menjaga profil bodi yang sangat tipis dan ringan.

  • Infinix Hot 60 Pro: Infinix kembali membawa pembaruan pada seri Hot dengan bingkai yang lebih simetris dan layar punch-hole yang minimalis. Finishing bodi belakangnya menggunakan tekstur matte yang mencegah bekas sidik jari, mirip dengan varian warna Pro Max.

  • Tecno Spark 30 Series: Seri ini mengusung desain kamera yang diletakkan dalam bingkai persegi dengan sudut melengkung. Penggunaan warna-warna pastel dan metalik memberikan kesan perangkat high-end yang elegan.

  • ZTE Blade V70: Perangkat ini menawarkan bezel layar yang sangat tipis di kelasnya. Desain modul kameranya yang menonjol secara individual tanpa rumah kamera besar membuatnya terlihat bersih dan minimalis.

  • Realme C-Series Generasi Baru: Realme tetap mempertahankan identitas “Champion” mereka dengan menyematkan notch fungsional yang bisa melebar untuk notifikasi, sebuah adaptasi cerdas dari fitur Dynamic Island.

Baca Juga:  Diskon Listrik PLN 50% Cair Januari 2026! Cek Syarat & Cara Klaimnya di Sini

Spesifikasi Teknis di Balik Tampilan Mewah

Meskipun dijual dengan harga miring, spesifikasi yang ditawarkan oleh HP terbaru 2026 mirip iPhone ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mayoritas sudah menggunakan chipset yang mendukung konektivitas 5G, memastikan pengguna tetap relevan dengan perkembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia.

Sektor layar juga menjadi perhatian utama dengan penggunaan panel AMOLED pada beberapa model tertentu untuk menghasilkan warna yang lebih hidup.

Kapasitas baterai rata-rata berada di angka 5.000 mAh, yang didukung dengan teknologi pengisian daya mulai dari 33W hingga 45W.

Dari sisi perangkat lunak, antarmuka yang digunakan semakin bersih dan minim iklan, memberikan pengalaman navigasi yang lebih mulus.

Para vendor nampaknya sadar bahwa desain cantik harus dibarengi dengan optimasi software agar pengguna tidak merasa hanya membeli “tampilan” saja.

Implikasi Pasar dan Pilihan Konsumen

Munculnya berbagai pilihan smartphone dengan desain premium di harga terjangkau ini memberikan dampak positif bagi kompetisi industri teknologi di tanah air.

Konsumen kini memiliki standar yang lebih tinggi terhadap perangkat murah, sehingga memaksa brand global lainnya untuk terus berinovasi dalam hal material dan estetika produk mereka.

Ke depan, tren desain yang terinspirasi dari produk flagship diprediksi akan terus berlanjut.

Integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) sederhana dan peningkatan kualitas sensor kamera pada ponsel Rp2 jutaan akan menjadi medan tempur baru bagi para produsen smartphone di Indonesia sepanjang tahun 2026 ini.

Tren pasar telepon pintar di Indonesia pada awal tahun 2026 menunjukkan pergeseran minat konsumen yang signifikan terhadap perangkat dengan estetika mewah namun memiliki harga terjangkau. Berbagai vendor besar mulai meluncurkan rangkaian ponsel terbaru yang mengusung desain bodi datar dan susunan kamera serupa perangkat flagship Apple dengan harga kompetitif mulai dari Rp2 jutaan.

Fenomena ini mencerminkan strategi produsen dalam menjawab kebutuhan visual pengguna tanpa mengesampingkan performa inti. Kehadiran perangkat tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat yang menginginkan tampilan elegan khas ponsel kelas atas namun dengan fleksibilitas sistem operasi Android. Merek seperti Itel, Infinix, hingga Tecno secara agresif memperkenalkan model dengan modul kamera ikonik maupun bingkai bergaya titanium.

Baca Juga:  Turun Drastis! iPhone 14 Dibanderol Rp8 Jutaan, Saat Tepat untuk Upgrade?

Persaingan di segmen pasar kelas menengah ke bawah ini mendorong vendor untuk menyematkan fitur modern seperti layar dengan tingkat penyegaran tinggi dan teknologi pengisian daya cepat. Langkah para vendor mengadopsi desain tepian tajam atau flat edge bertujuan memberikan kesan kokoh dan modern yang saat ini sedang diminati di pasar lokal. Di Indonesia, aspek visual sering menjadi penentu utama keputusan pembelian selain spesifikasi teknis.

Beberapa perangkat yang menarik perhatian publik karena kemiripan desainnya antara lain Itel S25 Ultra yang memiliki susunan tiga kamera belakang serupa seri Pro namun tetap ringan. Infinix Hot 60 Pro juga hadir dengan bingkai simetris dan tekstur bodi belakang matte. Selain itu, Tecno Spark 30 Series menawarkan desain kamera dalam bingkai persegi dengan warna metalik yang elegan.

Produk lain seperti ZTE Blade V70 menonjolkan bezel layar tipis dengan modul kamera minimalis. Sementara itu, Realme melalui generasi terbaru C-Series menyematkan fitur takik fungsional yang dapat melebar untuk notifikasi sebagai bentuk adaptasi teknologi terkini. Meskipun ditawarkan dengan harga terjangkau, mayoritas perangkat ini sudah mendukung konektivitas 5G dan menggunakan kapasitas baterai rata-rata 5.000 mAh.

Sektor layar juga mendapat perhatian dengan penggunaan panel AMOLED pada beberapa model untuk menghasilkan kualitas warna yang lebih baik. Dari sisi perangkat lunak, antarmuka yang digunakan diklaim semakin bersih dan minim iklan guna memberikan pengalaman navigasi yang lebih lancar. Optimalisasi perangkat lunak ini dilakukan untuk mengimbangi desain fisik yang mewah agar pengguna tetap mendapatkan performa yang maksimal.

Munculnya berbagai pilihan ponsel dengan desain mewah di harga terjangkau memberikan dampak positif bagi kompetisi industri teknologi di tanah air. Kondisi ini membuat standar konsumen terhadap perangkat murah menjadi lebih tinggi dan memicu inovasi berkelanjutan dari para produsen. Integrasi fitur kecerdasan buatan sederhana dan peningkatan kualitas sensor kamera diprediksi akan menjadi fokus persaingan selanjutnya di pasar Indonesia sepanjang tahun 2026.

Disclaimer: Informasi mengenai harga, spesifikasi teknis, dan fitur perangkat dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan masing-masing vendor dan kondisi pasar. Ketersediaan unit di setiap wilayah di Indonesia mungkin berbeda tergantung pada distributor resmi.

Ignacio Geordi Oswaldo, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis investigatif expert dalam cross-platform storytelling & data journalism.
Jurnalis

Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.