Beranda » Berita » Sambut Ramadan 2026, Indosat Hadirkan Inisiatif #LebihBaikIndosat untuk Indonesia

Sambut Ramadan 2026, Indosat Hadirkan Inisiatif #LebihBaikIndosat untuk Indonesia

Banjoo.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi meluncurkan kampanye #LebihBaikIndosat untuk menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Jumat (20/2/2026) di Jakarta.

Melalui inisiatif ini, Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan konektivitas yang andal, perlindungan digital berbasis kecerdasan buatan (AI), serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar komunitas di berbagai daerah.

Kampanye tersebut mengusung semangat “You Only Need One” (YONO), yang menekankan pentingnya satu koneksi yang kuat dan dapat diandalkan di momen-momen krusial seperti Ramadan dan mudik Lebaran.

Indosat memposisikan konektivitas bukan hanya sebagai layanan telekomunikasi, tetapi sebagai enabler yang menjaga kedekatan keluarga, kelancaran komunikasi, dan aktivitas digital masyarakat selama periode mobilitas tinggi.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa #LebihBaikIndosat merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan untuk menjadi mitra digital yang lebih relevan dan dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, pada momen Ramadan pelanggan perlu fokus pada kebersamaan, sementara Indosat memastikan jaringan tetap andal, pengalaman digital aman, dan komunikasi berjalan tanpa hambatan.

Sebagai operator telekomunikasi yang melayani jutaan pelanggan di Indonesia, Indosat mengantisipasi lonjakan trafik data selama Ramadan dan periode mudik. Perusahaan memperkuat dan mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia.

Titik-titik tersebut mencakup area transportasi, pusat keramaian, hingga destinasi tujuan mudik. Pemantauan jaringan dilakukan selama 24 jam sehari untuk menjaga kualitas layanan di tengah peningkatan mobilitas dan konsumsi data.

Untuk menguji kesiapan jaringan dalam kondisi nyata, Indosat menghadirkan program Ekspedisi Jaringan Andal melalui kampanye #DVET “Perjalanan Menjadi Lebih Baik”. Program ini melibatkan Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan dalam perjalanan langsung dari Jakarta menuju Yogyakarta.

Perjalanan tersebut menjadi simulasi kebutuhan pelanggan saat mudik, termasuk penggunaan data intensif seperti navigasi, video streaming, dan panggilan video. Uji lapangan ini dirancang untuk memastikan performa jaringan tetap stabil di rute jarak jauh dengan mobilitas tinggi.

Selain penguatan jaringan, Indosat juga memperkenalkan aplikasi Sahabat AI sebagai bagian dari strategi transformasi digital. Aplikasi ini dikembangkan dengan dukungan teknologi AI kelas dunia dari NVIDIA.

Sahabat AI dirancang untuk memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia, sehingga mampu membantu pengguna dalam mencari informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan kebutuhan harian secara lebih natural. Pada periode Ramadan, ketika aktivitas digital meningkat, Indosat menilai kehadiran asisten berbasis AI ini dapat membantu pengguna tetap produktif sekaligus menghemat waktu.

Baca Juga:  Jelang Puasa, Pakar Soroti Lonjakan Konsumsi dan Penimbunan Barang

Di sisi keamanan digital, Indosat memperkuat fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI yang telah diluncurkan sejak Agustus 2025. Berdasarkan data perusahaan, sistem ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi sebagai spam atau upaya penipuan.

Indosat menyebut fitur tersebut turut membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga US$500 juta, dengan tingkat kepuasan perlindungan di atas 95% pelanggan yang menyatakan merasa lebih aman saat sistem aktif. Teknologi ini bekerja secara adaptif dengan mempelajari pola ancaman baru agar perlindungan tetap relevan terhadap modus penipuan yang terus berkembang.

Komitmen #LebihBaikIndosat juga diwujudkan melalui program CSR “Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya”. Program ini dijalankan di 19 titik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh pascabencana.

Indosat melakukan revitalisasi surau dan musala agar tidak hanya menjadi ruang ibadah yang layak, tetapi juga pusat aktivitas komunitas dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi dengan mitra serta komunitas lokal untuk memastikan dampak sosialnya berkelanjutan.

Melalui kombinasi penguatan jaringan, inovasi AI, perlindungan digital, dan program sosial, Indosat menempatkan Ramadan 2026 sebagai momentum untuk memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem digital nasional.

Strategi ini sekaligus mencerminkan arah bisnis Indosat yang menitikberatkan pada kualitas layanan, keamanan, dan relevansi teknologi dengan kebutuhan lokal.

Dengan pendekatan tersebut, Indosat menargetkan pengalaman pelanggan yang lebih nyaman dan aman selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Perusahaan memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan digitalnya agar masyarakat tetap terhubung di tengah lonjakan trafik, mobilitas tinggi, serta peningkatan aktivitas online yang menjadi ciri khas bulan suci dan musim mudik di Indonesia.

Baca Juga:Ternyata Ini Penyebab ARPU Indosat Naik Meski Jumlah Pelanggan Turun

Indosat Ooredoo Hutchison resmi meluncurkan kampanye bertajuk Lebih Baik Indosat untuk menyambut periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Peluncuran inisiatif ini dilakukan di Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2026. Melalui kampanye tersebut, perusahaan mempertegas komitmen dalam menyediakan konektivitas yang kuat, perlindungan digital berbasis kecerdasan buatan atau AI, serta program tanggung jawab sosial perusahaan bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca Juga:  Menuju Transformasi Birokrasi 2026: Strategi Pemerintah Memperkuat Kompetensi ASN Guna Mewujudkan Target Pembangunan Nasional

Kampanye ini mengusung semangat You Only Need One yang menekankan pentingnya satu koneksi andal untuk mendukung mobilitas tinggi saat mudik lebaran. President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk menjadi mitra digital yang relevan. Menurutnya, perusahaan fokus memastikan jaringan tetap stabil dan pengalaman digital pelanggan tetap aman tanpa hambatan selama momen kebersamaan di bulan suci.

Guna mengantisipasi lonjakan trafik data, Indosat melakukan pengoptimalan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik dan 790 titik strategis di seluruh Indonesia. Kawasan yang dipantau meliputi area transportasi dan pusat keramaian guna menjaga kualitas layanan selama 24 jam. Perusahaan juga mengadakan program Ekspedisi Jaringan Andal dalam kampanye Perjalanan Menjadi Lebih Baik untuk menguji kesiapan jaringan secara langsung pada rute Jakarta menuju Yogyakarta.

Sebagai bagian dari inovasi digital, Indosat memperkenalkan aplikasi Sahabat AI yang dikembangkan bersama NVIDIA. Aplikasi ini dirancang memahami konteks lokal guna membantu pengguna dalam mencari informasi atau menyusun ide secara lebih praktis. Selain itu, aspek keamanan digital diperkuat melalui fitur Anti Spam dan Anti Scam berbasis AI yang diklaim telah menghadang miliaran pesan serta tautan berbahaya sejak tahun lalu guna melindungi pelanggan dari potensi kerugian finansial.

Sisi sosial juga menjadi perhatian melalui program Indosat Berkah Ramadan Surau Kita Berdaya. Inisiatif dialokasikan di 19 titik wilayah Indonesia, termasuk Aceh, dengan melakukan revitalisasi tempat ibadah agar dapat digunakan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Melalui integrasi infrastruktur digital, teknologi keamanan, dan program sosial, Indosat menargetkan peningkatan kualitas layanan bagi jutaan pelanggan selama musim mudik dan lebaran 2026.

Disclaimer: Informasi dalam berita ini berdasarkan pada rencana dan data proyeksi perusahaan pada tanggal peluncuran. Kondisi di lapangan, kualitas jaringan, serta efektivitas fitur keamanan digital dapat berubah sewaktu waktu sesuai dengan perkembangan teknis, kebijakan regulasi, atau situasi eksternal lainnya.

Ignacio Geordi Oswaldo, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis investigatif expert dalam cross-platform storytelling & data journalism.
Jurnalis

Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.