Beranda » Finansial » Emas Antam Anjlok Tajam Rp42.000 per Gram pada 13 April 2026, Investor Waspadai Volatilitas Pasar Logam Mulia

Emas Antam Anjlok Tajam Rp42.000 per Gram pada 13 April 2026, Investor Waspadai Volatilitas Pasar Logam Mulia

Harga emas Antam hari ini, Minggu 13 April 2026, turun cukup signifikan. Dari sebelumnya Rp2.860.000 per gram, kini dibanderol Rp2.818.000 per gram. Penurunan sebesar Rp42.000 ini cukup mengejutkan, mengingat fluktuasi harga emas dalam beberapa pekan terakhir relatif stabil. Bagi investor atau calon pembeli, momen ini bisa jadi peluang untuk masuk pasar emas dengan harga yang sedikit lebih ramah di kantong.

Selain harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas juga ikut turun. Saat ini, Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.585.000 per gram. Artinya, baik untuk pembelian maupun penjualan, semua transaksi emas Antam mengalami penyesuaian harga secara menyeluruh.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru 13 April 2026

Pergerakan harga emas Antam tidak hanya terjadi pada ukuran 1 gram. Semua pecahan emas batangan mengikuti tren penurunan yang sama. Berikut rinciannya:

Ukuran Harga Jual (Rp)
0,5 gram 1.459.000
1 gram 2.818.000
2 gram 5.576.000
3 gram 8.339.000
5 gram 13.865.000
10 gram 27.675.000
25 gram 69.062.000
50 gram 138.045.000
100 gram 276.012.000
250 gram 689.765.000
500 gram 1.379.320.000
1.000 gram 2.758.600.000

Harga-harga ini berlaku untuk pembelian melalui toko Antam atau mitra resmi. Perlu dicatat bahwa harga bisa berbeda tergantung lokasi dan kebijakan lokal masing-masing cabang.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penurunan Harga Emas

1. Dinamika Pasar Global

Salah satu faktor utama yang memicu turunnya harga emas adalah pergerakan harga logam mulia di pasar internasional. Jika dolar AS menguat, biasanya harga emas cenderung tertekan karena investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman dan likuid.

2. Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat membuat obligasi menjadi lebih menarik. Hal ini mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen investasi yang tidak memberikan bunga tetap.

Baca Juga:  Rupiah Melemah Drastis, Pengusaha Waspadai Lonjakan Pemutusan Hubungan Kerja

3. Sentimen Investor Domestik

Di dalam negeri, sentimen investor terhadap emas juga dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi makro. Jika inflasi terkendali dan rupiah kuat, permintaan emas bisa melambat.

Pajak Emas Antam yang Perlu Dipahami

Investasi emas tidak hanya soal harga beli dan jual. Ada juga aspek pajak yang wajib diketahui agar tidak terkejut saat melakukan transaksi buyback atau penjualan ulang.

1. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22

Bagi pemilik NPWP, pajak yang dikenakan sebesar 1,5% dari nilai transaksi jika penjualan melebihi Rp10 juta. Sementara untuk non-NPWP, tarifnya naik menjadi 3%. Pajak ini langsung dipotong oleh Antam saat proses buyback.

2. PPh untuk Pembelian Emas Batangan

Untuk setiap pembelian emas batangan, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% untuk yang tidak memiliki NPWP. Besaran ini sudah termasuk dalam total tagihan saat pembelian.

Setiap transaksi pembelian juga akan disertai bukti potong pajak. Simpan baik-baik dokumen ini karena bisa digunakan sebagai arsip atau klaim di masa mendatang.

Tips Investasi Emas Saat Harga Turun

Menurunnya harga emas bisa menjadi peluang, tapi juga risiko jika tidak dikelola dengan tepat. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar investasi emas tetap menguntungkan meski harga sedang turun.

1. Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging (DCA)

Alih-alih membeli banyak emas sekaligus saat harga turun, lebih baik menyisihkan dana tetap setiap bulan. Dengan begitu, rata-rata harga beli bisa lebih rendah dari harga pasar saat ini.

2. Pilih Ukuran Emas yang Sesuai Tujuan

Emas ukuran kecil seperti 0,5 gram atau 1 gram cocok untuk investasi jangka pendek atau tabungan rutin. Sedangkan ukuran besar seperti 100 gram atau 1.000 gram lebih cocok untuk tujuan simpan jangka panjang.

Baca Juga:  Kapal Pertamina Dua Kali Selamat dari Bahaya Konflik Iran–AS–Israel, Simak Rangkaian Kejadian Lengkapnya

3. Simpan Bukti Transaksi dan Arsip Pajak

Simpan semua struk pembelian dan bukti potong pajak. Dokumen ini penting saat ingin menjual kembali atau melakukan klaim di kemudian hari.

Apakah Sekarang Waktu yang Tepat untuk Beli Emas?

Momen harga turun selalu menimbulkan pertanyaan: apakah ini saat yang tepat untuk membeli? Jawabannya tergantung tujuan investasi. Bagi yang ingin menyimpan emas sebagai lindung nilai jangka panjang, penurunan harga bisa dimanfaatkan. Namun, bagi yang mencari keuntungan cepat, perlu waspada karena harga bisa terus berfluktuasi.

Investasi emas memang tidak bisa diandalkan sebagai instrumen yang pasti naik tiap hari. Tapi sebagai bagian dari portofolio yang sehat, emas tetap punya peran penting. Terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Disclaimer

Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Data yang tercantum dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal publikasi dan mungkin tidak merepresentasikan harga aktual pada waktu pembaca mengakses informasi ini. Sebaiknya selalu cek langsung situs resmi Logam Mulia Antam untuk informasi terkini.

Demikian juga dengan aturan pajak yang bisa berubah sesuai regulasi terbaru dari Direktorat Jenderal Pajak. Pastikan untuk selalu mengacu pada ketentuan yang berlaku saat ini sebelum melakukan transaksi apa pun.

Ignacio Geordi Oswaldo, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis investigatif expert dalam cross-platform storytelling & data journalism.
Jurnalis

Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.