Beranda » Berita » Lengkap! Ini Jenis Tes CPNS 2026: SKD, SKB, dan Wawancara, Plus Tips Lolosnya!

Lengkap! Ini Jenis Tes CPNS 2026: SKD, SKB, dan Wawancara, Plus Tips Lolosnya!

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan jutaan masyarakat Indonesia. Pasalnya, sepanjang 2025 pemerintah tidak membuka rekrutmen PNS sama sekali.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyiapkan mekanisme seleksi ASN untuk tahun 2026. Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa rekrutmen tahun depan akan difokuskan untuk fresh graduate atau lulusan baru.

Nah, artikel ini menyajikan panduan lengkap seputar CPNS 2026—mulai dari prediksi jadwal, syarat pendaftaran, formasi prioritas, cara daftar di portal SSCASN, hingga strategi lolos tes SKD dan SKB. Semua informasi disusun berdasarkan pernyataan resmi pejabat terkait dan regulasi yang berlaku.

Status Terkini Rekrutmen CPNS 2026

Kapan CPNS 2026 Dibuka? Ini Sinyal dari Pemerintah dan Cara Daftarnya

Hingga Desember 2025, pemerintah belum merilis jadwal resmi pembukaan CPNS 2026. Baik BKN maupun KemenPAN-RB masih melakukan koordinasi intensif dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan pengangkatan PPPK Paruh Waktu 2024. Setelah proses tersebut tuntas, pembahasan kuota dan mekanisme CPNS 2026 akan dilakukan.

“Belum (ada prioritas formasi). Semua masih dikoordinasikan oleh berbagai kementerian, lembaga, dan Pemda,” ujar Zudan di Makassar, Senin (3/11/2025).

Meski demikian, sinyal positif muncul dari Menteri PANRB Rini Widyantini. Pihaknya telah meminta seluruh kementerian untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai strategi lima tahun ke depan.

“Ke depannya saya berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi,” kata Rini di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (11/12/2025).

Prediksi Jadwal Pendaftaran CPNS 2026

Berdasarkan pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, berikut perkiraan timeline seleksi CPNS 2026:

Tahapan Prediksi Waktu
Pengumuman Formasi Resmi Kuartal II (April–Juni 2026)
Pendaftaran Online via SSCASN Juli–Agustus 2026
Seleksi Administrasi Agustus–September 2026
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Oktober–November 2026
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Desember 2026–Januari 2027
Pengumuman Kelulusan Akhir Februari–Maret 2027

Perlu dicatat bahwa jadwal di atas masih berupa prediksi berdasarkan pola tahun sebelumnya dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah terbaru.

Syarat Pendaftaran CPNS 2026

Meski detail resmi belum dirilis, syarat pendaftaran CPNS umumnya tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Berdasarkan UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 dan ketentuan BKN, berikut persyaratan yang perlu disiapkan.

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar
  • Tidak pernah dipidana dengan hukuman penjara 2 tahun atau lebih
  • Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS, TNI, Polri, maupun pegawai swasta
  • Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik
  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi jabatan
  • Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
Baca Juga:  Update Jadwal Pencairan THR, Gaji ke-13, dan TPG 100% 2025 untuk Guru ASN Bersertifikat

Syarat Khusus Berdasarkan Formasi

Beberapa formasi memiliki ketentuan usia dan kualifikasi berbeda:

Formasi Batas Usia Maksimal Kualifikasi Tambahan
Umum 35 tahun Sesuai jenjang pendidikan formasi
Dokter/Dokter Gigi 40 tahun STR aktif
Dosen 40 tahun Minimal S2/Magister
Guru 35 tahun Sertifikat Pendidik (Serdik)
Penjaga Tahanan (Kemenkumham) 35 tahun Lulusan SMA/Sederajat

Syarat khusus lainnya dapat bervariasi tergantung instansi yang dituju, sehingga penting untuk selalu mengecek pengumuman resmi masing-masing kementerian atau lembaga.

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Persiapan dokumen sejak dini menjadi kunci kelancaran proses pendaftaran. Berikut daftar berkas yang umumnya dibutuhkan:

  • KTP Elektronik (pastikan NIK sudah sinkron dengan data Dukcapil)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Ijazah asli sesuai kualifikasi pendidikan formasi
  • Transkrip nilai dengan IPK sesuai batas minimal instansi
  • Pas foto terbaru berlatar belakang merah
  • Swafoto (selfie) memegang kartu akun SSCASN
  • SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
  • Surat keterangan sehat dari dokter
  • Sertifikat pendukung sesuai formasi (TOEFL/IELTS, Serdik, STR, dll.)

Pastikan semua dokumen dalam format digital dengan resolusi jelas dan ukuran file sesuai ketentuan portal SSCASN.

Formasi Prioritas CPNS 2026

Berdasarkan Buku Nota Keuangan II Tahun 2026, formasi ASN tahun depan berpedoman pada kebijakan zero growth dan minus growth. Artinya, penerimaan pegawai baru disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun atau bahkan lebih sedikit.

Meski demikian, beberapa sektor diprediksi tetap menjadi prioritas:

1. Bidang Teknologi dan Digital

Sesuai visi Smart Governance, lulusan Teknologi Informasi, Sistem Informasi, Cyber Security, dan Data Analyst memiliki peluang besar. Pemerintah membutuhkan SDM yang mampu mengelola birokrasi berbasis elektronik.

2. Tenaga Pendidikan dan Kesehatan

Guru dan tenaga kesehatan (Nakes) selalu menjadi kebutuhan utama untuk pelayanan dasar di seluruh Indonesia, terutama daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

3. Hukum dan Keamanan

Formasi di Kejaksaan, Kementerian Hukum dan HAM (seperti Penjaga Tahanan dan Polsuspas), serta auditor di berbagai inspektorat diprediksi membuka kuota cukup besar.

4. Lulusan SMA/SMK

Peluang tetap terbuka melalui formasi teknis non-gelar seperti petugas pemasyarakatan, pengamat gunung api, petugas BMKG, petugas karantina, serta posisi layanan publik di tingkat pusat maupun daerah.

Cara Daftar CPNS 2026 di Portal SSCASN BKN

Pendaftaran CPNS dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN di sscasn.bkn.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

Membuat Akun SSCASN

  1. Buka laman sscasn.bkn.go.id
  2. Klik menu “Buat Akun” atau “Daftar”
  3. Masukkan NIK dan Nomor KK sesuai data kependudukan
  4. Isi data diri lengkap (nama, tempat/tanggal lahir, alamat)
  5. Buat username dan password yang mudah diingat
  6. Unggah swafoto sesuai ketentuan
  7. Klik “Proses Pendaftaran Akun”
  8. Cetak Kartu Informasi Akun sebagai bukti registrasi

Mengisi Profil dan Biodata

  1. Login menggunakan NIK dan password
  2. Baca seluruh informasi dan imbauan di halaman biodata
  3. Pastikan nama sesuai ijazah, lengkapi gelar akademik jika ada
  4. Isi alamat lengkap sesuai KTP
  5. Pilih status disabilitas (Non-Disabilitas jika tidak menyandang)
  6. Lengkapi alamat domisili termasuk kelurahan, kecamatan, dan provinsi
  7. Tambahkan informasi kontak (nomor telepon, email, media sosial)
  8. Masukkan data fisik (tinggi badan, status perkawinan, agama)
  9. Buat tanda tangan digital pada kolom yang tersedia
  10. Klik “Selanjutnya”
Baca Juga:  Peserta Gagal Bukan Karena Nilai! Mau Lolos CPNS 2026? Hindari 7 Kesalahan Fatal Ini Untuk Calon Peserta Pemula

Memilih Formasi dan Mengunggah Dokumen

  1. Pilih jenis seleksi (CPNS)
  2. Tentukan instansi dan formasi sesuai kualifikasi pendidikan
  3. Pilih lokasi formasi dan lokasi ujian
  4. Unggah dokumen yang diminta (KTP, ijazah, transkrip, pas foto, dll.)
  5. Periksa kembali semua data dan dokumen
  6. Klik “Kirim” untuk menyelesaikan pendaftaran
  7. Cetak Kartu Pendaftaran sebagai bukti

Tahapan Seleksi CPNS 2026

Seleksi CPNS terdiri dari beberapa tahapan yang harus dilalui secara berurutan:

1. Seleksi Administrasi

Tahap ini memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen pelamar. Peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) berhak mengikuti tahap berikutnya.

Jika ada ketidaksesuaian data, pelamar dapat mengajukan sanggahan dalam periode yang ditentukan.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang terdiri dari tiga materi: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Peserta harus mencapai nilai ambang batas (passing grade) untuk lolos ke tahap selanjutnya.

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

SKB menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar. Bentuk tesnya bervariasi tergantung instansi, bisa berupa CAT, praktik, wawancara, atau kombinasi ketiganya.

4. Integrasi Nilai dan Pengumuman

Nilai akhir dihitung dari bobot SKD dan SKB sesuai ketentuan instansi. Peserta dengan peringkat terbaik sesuai kuota formasi akan dinyatakan lulus.

Passing Grade dan Materi Tes SKD

Passing grade atau nilai ambang batas adalah skor minimal yang harus dicapai peserta SKD. Berdasarkan Kepmenpan RB Nomor 321 Tahun 2024 (sebagai referensi), berikut ketentuannya:

Passing Grade Formasi Umum

Materi Tes Jumlah Soal Nilai Maksimal Passing Grade
TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) 30 150 65
TIU (Tes Intelegensia Umum) 35 175 80
TKP (Tes Karakteristik Pribadi) 45 225 166
TOTAL 110 550 311

Passing Grade Formasi Khusus

Kategori Nilai Kumulatif Minimal TIU Minimal
Lulusan Cumlaude & Diaspora 311 85
Penyandang Disabilitas 286 60
Putra/Putri Papua 286 60
Putra/Putri Daerah Tertinggal 286 60

Passing grade dapat berubah sesuai kebijakan terbaru untuk CPNS 2026.

Materi Tes SKD

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menilai pemahaman tentang nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika), dan Bahasa Indonesia.

Tes Intelegensia Umum (TIU) mengukur kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis), kemampuan numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita), dan kemampuan figural (analogi, ketidaksamaan, serial).

Tes Karakteristik Pribadi (TKP) menguji penguasaan tentang pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi, profesionalisme, dan anti-radikalisme.

Sistem Penilaian dan Pembobotan Nilai SKD

Durasi pengerjaan SKD adalah 100 menit untuk peserta umum dan 130 menit untuk penyandang disabilitas netra.

Sistem pembobotan nilai SKD:

  • TWK & TIU: Jawaban benar bernilai 5, jawaban salah atau tidak menjawab bernilai 0
  • TKP: Jawaban benar bernilai 1–5 (tergantung tingkat kesesuaian), tidak menjawab bernilai 0

Penting untuk dipahami: lolos passing grade tidak menjamin lolos SKD. Peserta harus masuk peringkat 3 kali jumlah formasi untuk melaju ke SKB.

Contohnya, jika suatu jabatan membuka 10 formasi, maka hanya 30 peserta dengan nilai tertinggi (yang sudah melewati passing grade) yang lolos ke tahap SKB.

Tips dan Strategi Lolos CPNS 2026

Persaingan CPNS sangat ketat—satu formasi bisa diperebutkan ribuan pelamar. Berikut strategi yang perlu diterapkan:

Baca Juga:  Kapan CPNS 2026 Dibuka? Ini Sinyal dari Pemerintah dan Cara Daftarnya

Persiapan Dokumen

  • Sinkronkan data NIK dengan Dukcapil jauh-jauh hari
  • Siapkan semua dokumen dalam format digital berkualitas tinggi
  • Periksa masa berlaku SKCK dan surat keterangan sehat

Strategi Belajar SKD

  • TWK: Pelajari pilar negara, sejarah Indonesia, dan implementasi Pancasila
  • TIU: Latih rutin soal numerik, verbal, dan logika analitis
  • TKP: Pahami prinsip pelayanan publik dan profesionalisme ASN

Manajemen Waktu Saat Tes

  • Alokasikan waktu proporsional: TWK (25 menit), TIU (40 menit), TKP (35 menit)
  • Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu
  • Jangan kosongkan jawaban TKP karena nilainya minimal 1

Pemilihan Formasi

  • Pilih formasi sesuai kualifikasi dan minat
  • Pertimbangkan tingkat persaingan (rasio pelamar vs formasi)
  • Cek lokasi penempatan dan pastikan bersedia ditempatkan

Mental dan Fisik

  • Istirahat cukup sebelum hari tes
  • Datang lebih awal ke lokasi ujian
  • Bawa dokumen yang diperlukan (kartu peserta, KTP)

Kontak Layanan dan Pengaduan Resmi

Untuk informasi resmi dan pengaduan terkait seleksi CPNS, berikut kontak yang dapat dihubungi:

Instansi Kontak/Website
Portal SSCASN BKN sscasn.bkn.go.id
Website Resmi BKN bkn.go.id
Kementerian PANRB menpan.go.id
Call Center BKN 1500-372
Email Helpdesk SSCASN [email protected]
Live Chat BKN Tersedia di sscasn.bkn.go.id

Selalu gunakan kanal resmi untuk menghindari informasi hoaks dan penipuan.

Penutup

Seleksi CPNS 2026 menjadi kesempatan berharga bagi siapa pun yang ingin berkarir sebagai Aparatur Sipil Negara. Meski jadwal resmi belum diumumkan, persiapan sejak dini akan memberikan keunggulan kompetitif saat pendaftaran dibuka.

Pantau terus informasi terbaru melalui portal resmi SSCASN, website BKN, dan kanal resmi KemenPAN-RB. Hindari mempercayai informasi dari sumber tidak jelas yang berpotensi menyesatkan.

Semoga panduan ini bermanfaat dan membantu persiapan menuju seleksi CPNS 2026. Tetap semangat, konsisten belajar, dan percaya pada prosesnya. Terima kasih sudah membaca, semoga sukses meraih cita-cita menjadi abdi negara!

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan pernyataan resmi pejabat terkait dan regulasi yang berlaku hingga Desember 2025. Jadwal, syarat, dan ketentuan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah terbaru, sehingga disarankan untuk selalu mengecek sumber resmi secara berkala.


FAQ Seputar CPNS 2026

Hingga Desember 2025, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi. Berdasarkan pola tahun sebelumnya, pendaftaran diprediksi dibuka pada Kuartal II–III tahun 2026 (sekitar Juli–Agustus). Pantau terus portal sscasn.bkn.go.id untuk informasi terbaru.
Bisa. Lulusan SMA/Sederajat dapat melamar pada formasi tertentu seperti Penjaga Tahanan (Kemenkumham), petugas BMKG, petugas karantina, dan beberapa posisi teknis lainnya sesuai kebutuhan instansi.
Batas usia umum adalah 18–35 tahun saat melamar. Untuk jabatan tertentu seperti dokter, dokter gigi, dosen, peneliti, dan perekayasa, batas usia diperpanjang hingga 40 tahun.
Tidak. Pendaftaran CPNS sepenuhnya gratis melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id. Waspadai pihak yang meminta biaya dengan dalih mempermudah proses seleksi karena itu adalah penipuan.
CPNS adalah calon PNS dengan status kepegawaian tetap dan masa kerja hingga pensiun. PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) adalah pegawai kontrak dengan jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Keduanya sama-sama ASN tetapi berbeda status kepegawaiannya.
Berdasarkan referensi CPNS 2024, passing grade untuk formasi umum adalah TWK: 65, TIU: 80, dan TKP: 166. Ketentuan ini dapat berubah untuk CPNS 2026 sesuai kebijakan KemenPAN-RB terbaru.
Ya. Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa rekrutmen CPNS 2026 akan difokuskan untuk fresh graduate sebagai bagian dari regenerasi birokrasi, terutama yang memiliki keahlian di bidang teknologi dan digital.
Formasi resmi akan diumumkan melalui portal SSCASN (sscasn.bkn.go.id) setelah pendaftaran dibuka. Pelamar dapat memfilter formasi berdasarkan jenjang pendidikan, program studi, dan lokasi penempatan.
Andrea Hirata
Jurnalis

Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.