Beranda » Nasional » Mengapa Rumah Tangga Desil 6-10 Tak Lagi Berhak Terima Bansos? Simak Penjelasannya

Mengapa Rumah Tangga Desil 6-10 Tak Lagi Berhak Terima Bansos? Simak Penjelasannya

Ilustrasi bansos beras. Foto: dok MI/Ramdani.

Penyaluran bantuan sosial terus disempurnakan agar lebih tepat sasaran. Salah satu metode yang digunakan pemerintah adalah sistem desil. Sistem ini mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Tujuannya jelas: bansos disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan.

Desil sendiri terbagi menjadi 10 kategori. Semakin rendah angkanya, semakin tinggi prioritas penerima bansos. Artinya, desil 1 sampai 5 menjadi sasaran utama berbagai program bantuan pemerintah. Sementara desil 6 hingga 10 umumnya dianggap sudah mampu secara ekonomi dan tidak lagi menjadi prioritas penerima bansos rutin.

Mengenal Sistem Desil Secara Lebih Mendalam

Sistem desil adalah alat ukur kesejahteraan ekonomi yang digunakan untuk mengklasifikasikan masyarakat. Penentuan desil ini tidak sembarangan. Ada berbagai indikator yang digunakan, seperti pendapatan keluarga, kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, hingga data administrasi lainnya yang terintegrasi dalam sistem pemerintah.

Dengan sistem ini, pemerintah bisa lebih mudah mengidentifikasi siapa saja yang layak menerima bantuan. Ini juga membantu mencegah tumpang tindih penerima bansos, sehingga dana bisa disalurkan lebih efektif.

1. Klasifikasi Desil Berdasarkan Tingkat Kesejahteraan

Berikut adalah pembagian desil yang digunakan pemerintah:

  • Desil 1: Sangat miskin
  • Desil 2: Miskin
  • Desil 3: Hampir miskin
  • Desil 4: Rentan miskin
  • Desil 5: Menengah bawah
  • Desil 6 hingga 10: Menengah hingga sejahtera

Kelompok desil 1 hingga 5 menjadi sasaran utama berbagai program bansos. Sedangkan desil 6 ke atas umumnya tidak lagi menjadi prioritas.

2. Program Bansos yang Masih Bisa Diterima oleh Desil 6-10

Meski bukan prioritas, masyarakat desil 6 hingga 10 tetap bisa menerima bansos dalam kondisi tertentu. Biasanya ini terjadi jika ada kebutuhan khusus atau program pemberdayaan yang sedang dijalankan pemerintah.

Namun, secara umum, desil 6 ke atas dianggap sudah memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik. Sehingga tidak lagi menjadi sasaran utama bantuan sosial rutin.

Alasan Kenapa Desil 6-10 Tidak Lagi Jadi Prioritas Bansos

Pemerintah punya alasan kuat kenapa desil 6 hingga 10 tidak lagi menjadi sasaran utama bansos. Ini bukan berarti mereka tidak butuh bantuan, tapi lebih karena sistem desil dirancang untuk memprioritaskan yang paling membutuhkan.

Baca Juga:  PKH Tahap 2 Cair April 2026, Ini Dia Syarat Penerimaan dan Langkah Mudah Cek Status Bantuan Anda

1. Kondisi Ekonomi yang Lebih Stabil

Masyarakat desil 6 ke atas umumnya sudah memiliki pendapatan yang lebih stabil. Mereka juga cenderung memiliki aset seperti kendaraan bermotor, rumah layak huni, atau rekening bank aktif. Semua ini menjadi indikator bahwa kondisi ekonomi mereka tidak tergolong rentan.

2. Efisiensi Penyaluran Bansos

Dengan membatasi penerima bansos hanya untuk desil 1 hingga 5, pemerintah bisa lebih efisien dalam menyalurkan bantuan. Dana bansos bisa disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa khawatir salah sasaran.

3. Data Terintegrasi yang Lebih Akurat

Sistem desil saat ini sudah terintegrasi dengan berbagai data pemerintah. Misalnya data kepemilikan kendaraan, rekening bank, hingga informasi sosial ekonomi lainnya. Ini membuat penentuan desil jauh lebih akurat dan transparan.

Program Bansos dan Batas Desil yang Ditetapkan

Setiap program bansos memiliki batas desil yang berbeda. Ini disesuaikan dengan tujuan dan sasaran dari masing-masing program. Berikut adalah batas desil untuk beberapa program bansos utama:

Program Batas Desil
Program Keluarga Harapan (PKH) Desil 1 – 4
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Desil 1 – 5
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) Desil 1 – 5
Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Desil 1 – 5 atau hasil asesmen sosial

Dari tabel di atas terlihat jelas bahwa desil 6 ke atas umumnya tidak lagi menjadi sasaran utama program bansos rutin. Namun, ini bukan berarti mereka tidak bisa menerima bantuan sama sekali.

Penyebab Seseorang Bisa Naik ke Desil 6

Perubahan desil bukanlah hal yang langka. Banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang naik ke desil 6 atau bahkan lebih tinggi. Ini biasanya terjadi karena adanya peningkatan kondisi ekonomi yang signifikan.

1. Peningkatan Pendapatan Keluarga

Salah satu penyebab utama adalah peningkatan pendapatan keluarga. Misalnya, anggota keluarga mendapatkan pekerjaan tetap dengan gaji yang layak. Atau ada usaha baru yang mulai berkembang dan memberikan penghasilan tambahan.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Batam Mencapai 6,76 Persen pada Tahun 2025 Menunjukkan Pemulihan yang Kuat

2. Kepemilikan Aset yang Dianggap Tidak Sesuai

Sistem desil juga memperhatikan kepemilikan aset. Jika sistem mendeteksi bahwa seseorang memiliki kendaraan bermotor, rumah lebih dari satu, atau rekening bank aktif, maka status desilnya bisa naik.

3. Pemutakhiran Data oleh Pemerintah

Pemerintah secara berkala melakukan pemutakhiran data. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa data yang ada masih relevan dengan kondisi sebenarnya. Jika ada perubahan signifikan, maka desil seseorang bisa berubah.

Tips Mengetahui Status Desil

Masyarakat bisa mengecek status desil melalui layanan resmi Kemensos. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti melalui situs pengecekan bansos atau aplikasi Cek Bansos.

1. Gunakan Aplikasi Cek Bansos

Aplikasi ini bisa diunduh di ponsel dan digunakan untuk mengecek status desil. Prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan kapan saja.

2. Cek Melalui Situs Resmi Kemensos

Selain aplikasi, masyarakat juga bisa mengecek status desil melalui situs resmi Kemensos. Informasi yang tersedia cukup lengkap dan bisa diakses secara gratis.

3. Datangi Kantor Kelurahan atau Kecamatan

Bagi yang merasa kesulitan mengakses layanan digital, bisa langsung datang ke kantor kelurahan atau kecamatan terdekat. Petugas di sana bisa membantu mengecek status desil.

Disclaimer

Data desil bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat. Informasi yang tersedia saat ini berlaku hingga tahun 2026. Untuk informasi terbaru, selalu cek melalui sumber resmi pemerintah.

Penyaluran bansos terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran. Dengan sistem desil yang terus disempurnakan, diharapkan bantuan bisa sampai ke mereka yang benar-benar membutuhkan. Masyarakat desil 6 ke atas pun bisa menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penerima manfaat.

Ignacio Geordi Oswaldo, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis investigatif expert dalam cross-platform storytelling & data journalism.
Jurnalis

Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.