Beranda » Finansial » Aplikasi dan Game Penghasil Uang Resmi OJK, Terbukti Cair ke DANA Terbaru 2026

Aplikasi dan Game Penghasil Uang Resmi OJK, Terbukti Cair ke DANA Terbaru 2026

Artikel ini pertama kali diterbitkan pada 14 Nov 2025 dan di perbarui berdasarkan data terbaru pada 30 Des 2025.

Jutaan orang Indonesia mencari aplikasi penghasil uang yang diklaim “resmi OJK” setiap bulannya.

Harapannya sederhana — mendapat penghasilan tambahan hanya dari smartphone. Namun faktanya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara tegas menyatakan tidak pernah memberikan izin kepada aplikasi penghasil uang mana pun.

Nah, informasi ini penting dipahami sebelum terjebak dalam jerat penipuan berkedok aplikasi penghasil cuan.

Artikel ini akan mengupas tuntas fakta sebenarnya tentang aplikasi dan game penghasil uang, termasuk daftar platform yang relatif aman digunakan beserta cara memverifikasi legalitasnya.

Apakah Ada Aplikasi Penghasil Uang dari Pemerintah dan OJK?

Apakah Ada Aplikasi Penghasil Uang dari Pemerintah dan OJK

Jawabannya tegas: tidak ada.

Dilansir dari akun Instagram resmi @ojkindonesia, OJK menegaskan bahwa lembaga tersebut tidak pernah memberikan izin ke aplikasi penghasil uang. Pernyataan ini dikeluarkan setelah banyak aplikasi mencatut nama dan logo OJK untuk menarik kepercayaan masyarakat.

“Sobat OJK, menghasilkan uang dengan mudah memang sangat menggiurkan. Namun hati-hati terhadap penawaran yang mengatasnamakan OJK. OJK tidak pernah memberikan izin ke aplikasi penghasil uang,” tulis OJK.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) turut mengkonfirmasi bahwa daftar “10 Aplikasi Penghasil Uang Resmi OJK” yang viral di media sosial adalah hoax.

Disclaimer Penting

Artikel ini bukan iklan dan tidak berafiliasi dengan aplikasi atau game mana pun. Beberapa aplikasi dalam daftar mungkin mengandung konten sensitif seperti iklan berlebihan, sistem reward yang berubah sewaktu-waktu, atau risiko privasi data. Selalu lakukan riset mandiri sebelum menggunakan aplikasi apa pun.

Peran OJK dalam Mengawasi Aplikasi Keuangan

OJK memiliki kewenangan mengawasi lembaga jasa keuangan berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011.

Cakupan pengawasannya meliputi sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank (IKNB) seperti asuransi, dana pensiun, serta fintech lending. Namun, aplikasi penghasil uang berbasis reward atau game bukan termasuk kategori yang diawasi OJK.

Jadi, klaim “terdaftar OJK” pada aplikasi penghasil uang sudah pasti menyesatkan.

Untuk penanganan investasi ilegal dan aplikasi bodong, OJK membentuk Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) yang berkoordinasi dengan Kominfo, Bank Indonesia, Bappebti, dan Kepolisian.

Meskipun tidak ada aplikasi penghasil uang yang “resmi OJK,” ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan acuan untuk memilih aplikasi yang relatif aman:

  • Terdaftar di PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) Kominfo
  • Tersedia di Google Play Store atau App Store secara resmi
  • Tidak meminta deposit uang di awal
  • Memiliki kebijakan privasi yang jelas
  • Tidak menjanjikan keuntungan fantastis dalam waktu singkat
  • Sistem pencairan transparan dan bisa diverifikasi

Berdasarkan Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020, setiap platform digital wajib mendaftarkan diri ke PSE Kominfo. Aplikasi yang tidak terdaftar bisa dikenai sanksi administratif hingga pemblokiran akses.

10 Aplikasi Penghasil Saldo DANA yang Relatif Aman

10 Aplikasi Penghasil Saldo DANA yang Relatif Aman

Berikut daftar aplikasi yang banyak digunakan untuk mendapat saldo DANA. Perlu dicatat bahwa daftar ini bukan rekomendasi resmi dan penghasilan yang didapat bervariasi tergantung aktivitas pengguna.

1. TikTok

TikTok bukan sekadar platform hiburan, melainkan juga bisa menjadi sumber penghasilan melalui fitur TikTok Affiliate dan TikTok Shop.

Kreator konten bisa mendapat komisi dari penjualan produk yang dipromosikan. Aplikasi ini terdaftar di PSE Kominfo dan tersedia di Play Store maupun App Store.

2. Snack Video

Platform video pendek ini menawarkan sistem reward berupa koin yang bisa ditukar ke saldo DANA, OVO, atau GoPay.

Pengguna mengumpulkan koin dengan menonton video, membuat konten, atau mengundang teman. Snack Video terdaftar di PSE Kominfo sejak 2020.

Baca Juga:  Cair Rp100ribu Sehari! Begini Cara Dapat Saldo DANA dari Hago 2025, Mudah Tanpa Deposit

3. Shopee (Shopee Tanam & Affiliate)

E-commerce ini memiliki fitur Shopee Tanam — game virtual yang memberikan reward berupa koin Shopee.

Program Shopee Affiliate juga memungkinkan pengguna mendapat komisi dari setiap transaksi yang berasal dari link referral.

4. Google Opinion Rewards

Aplikasi resmi dari Google LLC ini memberikan saldo Google Play sebagai imbalan mengisi survei singkat.

Survei biasanya membahas opini tentang produk, layanan, atau rencana wisata. Meski tidak langsung ke DANA, saldo bisa digunakan untuk pembelian di Play Store.

5. Cashzine

Aplikasi baca artikel yang memberikan koin emas sebagai reward.

Koin bisa ditukar menjadi saldo DANA, GoPay, atau transfer bank. Tersedia di Play Store dengan rating 4.1 dari lebih dari 10 juta unduhan.

6. Helo

Platform media sosial yang memberikan reward dari aktivitas membaca berita dan berinteraksi dengan konten.

Helo terdaftar di PSE Kominfo sejak 24 Mei 2022. Poin yang dikumpulkan bisa dikonversi menjadi saldo e-wallet.

7. BacaPlus

Aplikasi baca novel yang memberikan saldo DANA gratis dengan membaca artikel, menonton iklan, atau mengundang teman.

Tersedia di Play Store dan tidak memerlukan deposit awal.

8. Fizzo Novel

Platform menulis dan membaca novel yang menawarkan sistem bagi hasil untuk penulis.

Aplikasi ini terdaftar di PSE Kominfo dan memberikan reward yang bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah bagi penulis aktif.

9. YouGov

Aplikasi survei internasional yang memberi imbalan berupa poin yang bisa ditukar dengan PayPal, pulsa, atau voucher Tokopedia.

Survei biasanya membahas topik sosial, politik, atau konsumen.

10. DANA (Fitur Reward Internal)

Aplikasi dompet digital ini sendiri menyediakan berbagai promo, cashback, dan event berhadiah yang bisa menambah saldo.

DANA diawasi oleh Bank Indonesia dan terdaftar resmi sebagai penyelenggara uang elektronik.

Aplikasi Tersedia di Play Store PSE Kominfo Metode Withdraw
TikTok ✅ Ya ✅ Terdaftar Transfer Bank
Snack Video ✅ Ya ✅ Terdaftar DANA, OVO, GoPay
Shopee ✅ Ya ✅ Terdaftar ShopeePay, Bank
Google Opinion Rewards ✅ Ya ✅ Terdaftar Saldo Google Play
Cashzine ✅ Ya ✅ Terdaftar DANA, GoPay, Bank
Helo ✅ Ya ✅ Terdaftar DANA, OVO
BacaPlus ✅ Ya Perlu verifikasi DANA
Fizzo Novel ✅ Ya ✅ Terdaftar Transfer Bank
YouGov ✅ Ya ✅ Terdaftar PayPal, Voucher
DANA ✅ Ya ✅ Terdaftar (diawasi BI) Saldo DANA, Bank

Informasi dalam tabel dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing platform. Selalu verifikasi langsung di situs resmi PSE Kominfo untuk data terkini.

10 Game Penghasil Uang yang Terbukti Membayar

10 Game Penghasil Uang yang Terbukti Membayar

Selain aplikasi, beberapa game juga menawarkan sistem reward yang bisa dicairkan ke e-wallet. Berikut daftarnya:

1. MAGER (Main Game Dapat Reward)

Game ini dikembangkan oleh SIDJI Studio dan menawarkan hadiah hingga Rp100.000 per hari.

Sistem kerjanya berbasis bagi hasil iklan — pengguna bermain mini game dan developer membagi pendapatan iklan dengan pemain. Tidak ada deposit atau unsur taruhan.

2. Hago

Platform mini game sosial yang menyediakan puluhan jenis permainan mulai dari Ludo hingga game puzzle.

Tantangan harian memberikan hadiah yang bisa dicairkan ke DANA. Tersedia di Play Store dengan lebih dari 100 juta unduhan.

3. Island King

Game strategi membangun pulau virtual yang memberikan koin sebagai reward.

Koin dikumpulkan dari spin harian dan menyerang pulau pemain lain. Minimum withdraw ke DANA biasanya sekitar Rp10.000.

4. Clip Claps

Platform video pendek mirip TikTok yang memberikan koin dari aktivitas menonton dan upload video.

Koin bisa ditukar ke berbagai e-wallet termasuk DANA dan OVO. Aplikasi ini memiliki rating 4.0 di Play Store.

5. Lucky Popstar

Game puzzle bubble shooter yang memberikan koin dari setiap level yang diselesaikan.

Koin bisa dicairkan ke DANA setelah mencapai minimum withdraw tertentu.

6. JadiDuit

Aplikasi yang memberikan “Emas” dari berbagai misi seperti menonton iklan, mengisi survei, atau bermain game.

Emas bisa ditukar menjadi saldo DANA. Pengembang mengklaim pengguna bisa mendapat sekitar Rp12.000 dalam 80 jam bermain.

7. Wild Cash

Game kuis pengetahuan umum yang memberikan skor setiap pertanyaan dijawab dengan benar.

Terdapat juga fitur tambang emas virtual untuk reward tambahan. Bisa withdraw ke DANA setelah mengumpulkan poin tertentu.

8. MPL (Mobile Premier League)

Platform e-sport yang menyediakan banyak mini game kompetitif seperti Ludo, Fantasy Cricket, dan puzzle.

Diamond yang dikumpulkan bisa dikonversi ke saldo DANA. MPL beberapa kali masuk kategori aplikasi terpopuler di Play Store.

9. Tap Coin

Game yang memberikan koin dari survei, login harian, dan permainan sederhana.

Koin bisa dicairkan ke DANA, OVO, atau GoPay. Tidak memerlukan deposit awal untuk bermain.

Baca Juga:  Bunga Deposito Biasa Lewat! Simpan Uang di Aplikasi Ini, Cuan Lebih Gede dan Cair Gampang

10. Lemo

Game berkebun virtual yang menghasilkan reward dari aktivitas menanam dan memanen sayuran digital.

Hasil panen bisa dikonversi menjadi saldo DANA. Aplikasi ini juga memiliki fitur sosial untuk berinteraksi dengan pemain lain.

Game Play Store App Store Min. Withdraw Metode
MAGER ✅ Ya ❌ Tidak Rp10.000 DANA, GoPay, OVO
Hago ✅ Ya ✅ Ya Rp20.000 DANA
Island King ✅ Ya ✅ Ya Rp10.000 DANA, OVO
Clip Claps ✅ Ya ✅ Ya $1 (±Rp15.000) PayPal, DANA
Lucky Popstar ✅ Ya ❌ Tidak Bervariasi DANA
JadiDuit ✅ Ya ❌ Tidak Rp10.000 DANA
Wild Cash ✅ Ya ❌ Tidak Bervariasi DANA, PayPal
MPL ✅ Ya ✅ Ya Rp25.000 DANA, Bank
Tap Coin ✅ Ya ❌ Tidak Rp15.000 DANA, OVO, GoPay
Lemo ✅ Ya ❌ Tidak Bervariasi DANA

Peringatan: Game yang tidak tersedia di App Store atau tidak terdaftar PSE Kominfo memiliki risiko lebih tinggi. Selalu download dari sumber resmi dan hindari file APK dari situs tidak jelas.

Cara Cek Legalitas Aplikasi di OJK dan Kominfo

Apa Itu OJK dan Bagaimana Cara Kerjanya? Penjelasan Tugas, Fungsi, dan Proses Pengawasan Finansial

Sebelum menggunakan aplikasi penghasil uang, verifikasi legalitasnya melalui langkah berikut:

Cek di PSE Kominfo

  1. Buka situs pse.kominfo.go.id atau pse.komdigi.go.id
  2. Pilih “Daftar PSE Domestik” atau “Daftar PSE Asing”
  3. Gunakan fitur pencarian untuk menemukan nama aplikasi
  4. Jika terdaftar, aplikasi tersebut sudah memenuhi kewajiban regulasi

Cek di OJK (untuk Fintech)

  1. Kunjungi ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology
  2. Periksa daftar penyelenggara fintech lending berizin
  3. Untuk investasi, cek waspadainvestasi.ojk.go.id

Konfirmasi ke Kontak OJK 157

Jika ragu, hubungi langsung OJK melalui:

Tips Agar Withdraw Cepat Cair

Beberapa langkah yang bisa dilakukan agar proses pencairan berjalan lancar:

  • Pastikan akun e-wallet sudah terverifikasi (KYC lengkap)
  • Gunakan nama yang sama di aplikasi game dan akun DANA
  • Kumpulkan poin hingga di atas minimum withdraw
  • Hindari withdraw pada jam sibuk (biasanya malam hari)
  • Pastikan koneksi internet stabil saat proses pencairan
  • Screenshot bukti transaksi sebagai dokumentasi

Waktu pencairan bervariasi dari instan hingga 3×24 jam tergantung kebijakan masing-masing aplikasi.

Bukti Pembayaran dari Pengguna Nyata

Banyak pengguna membagikan bukti pembayaran di media sosial seperti Twitter, TikTok, dan grup Facebook.

Namun perlu diingat bahwa bukti pembayaran tidak menjamin semua pengguna akan mendapat hasil yang sama. Faktor yang memengaruhi antara lain konsistensi bermain, lokasi geografis, dan kebijakan aplikasi yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Cara memverifikasi bukti pembayaran yang kredibel:

  • Cek tanggal screenshot (pastikan terbaru)
  • Perhatikan nominal yang realistis (bukan jutaan per hari)
  • Lihat komentar pengguna lain di bawah postingan
  • Hindari bukti pembayaran dari akun yang baru dibuat

Ekspektasi Realistis: Berapa Penghasilan Sebenarnya?

Klaim “dapat jutaan rupiah per hari” dari aplikasi penghasil uang hampir selalu berlebihan.

Berdasarkan pengalaman pengguna yang terangkum di berbagai forum, berikut estimasi penghasilan yang lebih realistis:

Kategori Aplikasi Estimasi Penghasilan/Hari Waktu yang Dibutuhkan
Game reward (casual) Rp500 – Rp5.000 1-2 jam/hari
Aplikasi survei Rp2.000 – Rp15.000 30 menit – 1 jam/hari
Platform video (Snack Video, dll) Rp1.000 – Rp10.000 1-3 jam/hari
Affiliate marketing (TikTok, Shopee) Rp0 – Tidak terbatas* Tergantung konten

*Penghasilan dari affiliate marketing sangat bergantung pada kemampuan membuat konten yang menjual dan jumlah followers.

Singkatnya, jangan berharap bisa kaya dari aplikasi penghasil uang. Anggap saja sebagai tambahan uang jajan, bukan sumber penghasilan utama.

Kenapa Review di Play Store Bisa Menipu?

Banyak aplikasi penghasil uang memiliki rating tinggi di Play Store, namun hal ini tidak selalu mencerminkan kualitas sebenarnya.

Beberapa alasannya:

  • Aplikasi memberikan bonus poin untuk review bintang 5
  • Review negatif sering dihapus atau ditenggelamkan
  • Bot atau akun palsu digunakan untuk meningkatkan rating
  • Pengguna baru yang baru dapat sedikit reward langsung memberi review positif

Cara membaca review dengan kritis:

  • Fokus pada review bintang 2-3 yang biasanya lebih objektif
  • Perhatikan review terbaru (1-3 bulan terakhir)
  • Cek apakah ada keluhan soal pencairan yang gagal
  • Baca review panjang yang menjelaskan pengalaman detail

Sanksi Hukum untuk Aplikasi Tidak Terdaftar

Pelaku penipuan melalui aplikasi penghasil uang bodong bisa dijerat dengan beberapa pasal hukum:

Pasal 378 KUHP (Penipuan) Ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara bagi siapa saja yang menggerakkan orang lain menyerahkan barang dengan tipu muslihat atau rangkaian kebohongan.

Pasal 28 ayat (1) UU ITE Setiap orang yang menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik dapat dikenakan sanksi pidana.

Sanksi Administratif PSE Aplikasi yang tidak mendaftar ke PSE Kominfo bisa dikenakan teguran tertulis hingga pemblokiran akses berdasarkan Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020.

Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 (TPPU) Jika terbukti ada pencucian uang, pelaku bisa dijerat dengan UU Tindak Pidana Pencucian Uang.

Ciri Aplikasi yang Benar-Benar Membayar

Berikut indikator aplikasi penghasil uang yang relatif kredibel:

  • Minimum withdraw rendah dan transparan (di bawah Rp50.000)
  • Proses pencairan tidak meminta biaya admin
  • Tersedia bukti pembayaran dari banyak pengguna berbeda
  • Developer memiliki track record aplikasi lain yang jelas
  • Tidak ada skema piramida atau sistem MLM agresif
  • Customer service responsif dan bisa dihubungi
  • Sudah beroperasi lebih dari 1 tahun
Baca Juga:  Saldo DANA dari Game CashClub? Begini Fakta dan Cara Withdraw Uangnya

Tanda-Tanda Aplikasi Bodong yang Harus Dihindari

Waspadai aplikasi dengan ciri-ciri berikut:

  • Menjanjikan penghasilan fantastis dalam waktu singkat (jutaan per hari)
  • Meminta deposit uang di awal sebelum bisa withdraw
  • Tidak tersedia di Play Store atau App Store resmi
  • Mengklaim “resmi OJK” atau “diawasi pemerintah”
  • Sistem referral agresif yang menjadi sumber utama penghasilan
  • Tidak memiliki informasi developer yang jelas
  • Website tidak profesional atau menggunakan domain gratisan
  • Meminta akses izin berlebihan ke data pribadi
  • Minimum withdraw sangat tinggi dan terus berubah

Cara Melaporkan Aplikasi Penipuan ke Kominfo

Kominfo Adalah Kementerian Apa? Ini Pengertian, Wewenang, Fungsi, hingga Proyek Transformasi Digital

Jika menemukan aplikasi yang terindikasi penipuan, laporkan melalui kanal resmi berikut:

Melalui AduanKonten.id

  1. Buka situs aduankonten.id
  2. Daftar akun dengan email aktif
  3. Klik “Buat Aduan Baru”
  4. Pilih kategori “Penipuan”
  5. Masukkan URL atau nama aplikasi
  6. Unggah screenshot bukti penipuan
  7. Jelaskan kronologi kejadian
  8. Klik “Kirim”

Aduan akan diproses dalam 1×24 hingga 2×24 jam setelah diverifikasi.

Melalui AduanNomor.id

Khusus untuk nomor telepon atau SMS penipuan, laporkan ke aduannomor.id dengan menyertakan screenshot percakapan.

Melalui CekRekening.id

Untuk melaporkan rekening bank yang terindikasi penipuan, gunakan layanan cekrekening.id dari Kominfo.

Langkah Jika Sudah Terlanjur Tertipu

Segera lakukan langkah berikut jika menjadi korban penipuan aplikasi:

  1. Kumpulkan semua bukti — screenshot transaksi, chat, email, dan rekaman percakapan
  2. Laporkan ke bank — jika transfer melalui rekening bank, minta pemblokiran rekening pelaku
  3. Laporkan ke OJK — melalui Kontak 157 atau website kontak157.ojk.go.id
  4. Laporkan ke Polri — datangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) terdekat
  5. Laporkan ke Kominfo — melalui aduankonten.id dan cekrekening.id
  6. Jangan transfer lagi — pelaku sering meminta “biaya administrasi” untuk mencairkan dana

Untuk penipuan skala besar atau sistematis, laporkan juga ke Satgas PASTI melalui email [email protected].

Kontak Layanan Pengaduan Resmi

Lembaga Kanal Pengaduan Jam Operasional
OJK Telepon: 157
WhatsApp: 081157157157
Email: [email protected]
Website: kontak157.ojk.go.id
Senin-Jumat, 07.45-16.00 WIB
(WhatsApp 24 jam)
Satgas PASTI Email: [email protected]
Website: waspadainvestasi.ojk.go.id
Instagram: @satgas_pasti
Jam kerja
Kominfo Website: aduankonten.id
Website: aduannomor.id
Website: cekrekening.id
Email: [email protected]
24 jam (online)
Kepolisian Datang ke SPKT terdekat
Hotline Polri: 110
24 jam

Alamat Kantor OJK Pusat: Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4, Jakarta 10710

Kesimpulan

Tidak ada aplikasi penghasil uang yang “resmi OJK” — informasi tersebut adalah hoax yang sudah dikonfirmasi langsung oleh OJK dan Kominfo.

Namun bukan berarti semua aplikasi reward adalah penipuan. Beberapa platform seperti TikTok Affiliate, Shopee Affiliate, Snack Video, dan aplikasi survei seperti Google Opinion Rewards memang terbukti membayar penggunanya.

Kuncinya adalah selalu verifikasi legalitas melalui PSE Kominfo, jangan pernah memberikan deposit di awal, dan pasang ekspektasi realistis tentang penghasilan yang bisa didapat.

Jangan tergiur janji manis “dapat jutaan per hari tanpa modal.” Jika terdengar terlalu bagus untuk jadi kenyataan, kemungkinan besar memang bukan kenyataan.

Terima kasih sudah membaca sampai akhir. Semoga informasi ini bermanfaat dan melindungi dari jeratan aplikasi bodong. Tetap waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi digital.


Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari berbagai sumber termasuk situs resmi OJK, Kominfo, dan media kredibel. Daftar aplikasi dan game bukan merupakan rekomendasi resmi dan penghasilan yang didapat bervariasi. Selalu lakukan riset mandiri dan verifikasi informasi sebelum menggunakan aplikasi apa pun. Informasi dalam artikel dapat berubah sesuai kebijakan regulator dan platform terkait.

FAQ

Tidak ada. OJK secara resmi menyatakan tidak pernah memberikan izin ke aplikasi penghasil uang mana pun. Klaim “terdaftar OJK” pada aplikasi reward adalah informasi palsu. OJK hanya mengawasi lembaga jasa keuangan seperti bank, asuransi, fintech lending, dan pasar modal.

Cek di PSE Kominfo melalui pse.kominfo.go.id, pastikan tersedia di Play Store/App Store resmi, tidak meminta deposit di awal, dan memiliki ulasan positif dari pengguna nyata. Untuk fintech, verifikasi di ojk.go.id/kanal/iknb/financial-technology.

Untuk game reward casual, estimasi penghasilan sekitar Rp500-Rp5.000 per hari dengan bermain 1-2 jam. Aplikasi survei bisa menghasilkan Rp2.000-Rp15.000 per hari. Jangan percaya klaim “jutaan per hari” karena hampir pasti berlebihan.

Kumpulkan semua bukti (screenshot, chat, transaksi), laporkan ke OJK melalui Kontak 157 atau WhatsApp 081157157157, laporkan ke Kominfo melalui aduankonten.id, dan buat laporan ke kepolisian terdekat. Jangan transfer uang lagi meskipun pelaku meminta “biaya administrasi”.

Tidak semua game reward termasuk judi. Game yang memberikan reward dari aktivitas menonton iklan, menyelesaikan misi, atau bermain puzzle umumnya legal. Yang termasuk judi adalah game yang meminta taruhan uang asli dengan hasil bergantung pada keberuntungan semata.

Ini adalah tanda bahaya. Aplikasi reward yang legitimate tidak pernah meminta deposit di awal. Skema deposit biasanya merupakan modus penipuan — setelah dana disetorkan, pelaku akan kabur atau terus meminta tambahan “biaya administrasi”.

Pelaku bisa dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan (maksimal 4 tahun penjara), Pasal 28 UU ITE tentang penyebaran berita bohong, dan Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang jika terbukti ada aliran dana ilegal.

Andrea Hirata
Jurnalis

Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.