{"id":10941,"date":"2026-07-15T12:01:17","date_gmt":"2026-07-15T05:01:17","guid":{"rendered":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/"},"modified":"2026-07-15T12:01:17","modified_gmt":"2026-07-15T05:01:17","slug":"ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/","title":{"rendered":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital"},"content":{"rendered":"<p>Tren korupsi di Indonesia terus berubah seiring dengan ketatnya pengawasan terhadap transaksi keuangan digital. Badan Pengelola Aset Negara (BPAN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya pergeseran modus operandi pelaku korupsi. Kini, mereka semakin cermat dalam menyembunyikan jejak keuangan. Alih-alih menggunakan rekening bank atau transfer digital yang mudah dilacak, para koruptor mulai beralih ke uang tunai, emas, dan aset kripto.<\/p>\n<p>Modus baru ini terlihat sebagai respons terhadap semakin ketatnya regulasi pelaporan transaksi besar dan mencurigakan. PPATK mencatat peningkatan transaksi tunai di atas Rp 100 juta yang tidak dilaporkan, serta lonjakan pembelian emas batangan di pegadaian dan toko emas. Sementara itu, penggunaan aset kripto juga mulai digunakan sebagai alat penyembunyian dana hasil korupsi.<\/p>\n<h2>Modus Baru Koruptor yang Mulai Mengkhawatirkan<\/h2>\n<p>Perubahan cara pelaku korupsi menyimpan uang hasil kejahatan menunjukkan bahwa mereka semakin paham terhadap sistem pelacakan keuangan. Dulu, uang hasil korupsi biasanya disimpan di rekening bank atau dibelanjakan ke luar negeri melalui transfer ilegal. Sekarang, modusnya lebih halus dan sulit terdeteksi.<\/p>\n<h3>1. Menggunakan Uang Tunai untuk Transaksi Besar<\/h3>\n<p>Uang tunai kembali menjadi pilihan karena tidak meninggalkan jejak digital. Pelaku korupsi memilih menyimpan dan menggunakan uang dalam bentuk fisik, terutama untuk pembelian barang mewah atau investasi properti. Transaksi ini kerap dilakukan di bawah radar pelaporan, terutama jika jumlahnya dibagi ke dalam beberapa transaksi kecil.<\/p>\n<h3>2. Menyembunyikan Aset dalam Bentuk Emas<\/h3>\n<p>Emas batangan menjadi salah satu instrumen favorit karena nilai jualnya yang stabil dan mudah disimpan. PPATK mencatat lonjakan pembelian emas di sejumlah kota besar, terutama menjelang akhir tahun. Emas ini kemudian disimpan di lokasi yang tidak dicurigai, bahkan di luar negeri.<\/p>\n<h3>3. Menggunakan Aset Kripto untuk Menghindari Deteksi<\/h3>\n<p>Aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum digunakan sebagai alat penyimpanan nilai dan alat tukar yang tidak mudah dilacak. Meski transaksi kripto kini sudah mulai teregulasi, pelaku tetap bisa memanfaatkan platform offshore atau dompet pribadi untuk menyembunyikan dana.<\/p>\n<h2>Mengapa Modus Ini Sulit Dilacak?<\/h2>\n<p>Modus baru ini dirancang untuk menghindari pelaporan wajib keuangan. Uang tunai dan emas tidak memerlukan identifikasi pihak ketiga, sedangkan kripto bisa digunakan secara anonim jika tidak terhubung ke platform resmi. Selain itu, pelaku juga mulai memahami teknologi blockchain dan cara menyamarkan jejak transaksi.<\/p>\n<h2>Strategi PPATK dalam Menghadapi Tantangan Ini<\/h2>\n<p>PPATK terus mengembangkan sistem pelaporan dan analisis transaksi untuk mengantisipasi modus baru ini. Beberapa langkah strategis telah diambil untuk memperkuat pengawasan, terutama terhadap transaksi non-bank dan aset digital.<\/p>\n<h3>1. Memperluas Jaringan Pelaporan<\/h3>\n<p>PPATK kini tidak hanya mengandalkan bank, tetapi juga pegadaian, toko emas, dan platform kripto lokal untuk melaporkan transaksi mencurigakan. Kerja sama dengan sektor swasta menjadi kunci dalam mendeteksi pola transaksi yang tidak biasa.<\/p>\n<h3>2. Meningkatkan Kapasitas SDM<\/h3>\n<p>Tim analis PPATK terus dilatih untuk memahami teknologi keuangan terbaru, termasuk cara kerja blockchain dan algoritma kripto. Dengan SDM yang lebih siap, pelacakan terhadap modus canggih pun bisa dilakukan lebih efektif.<\/p>\n<h3>3. Memperkuat Regulasi AML\/CFT<\/h3>\n<p>Anti-Money Laundering dan Countering the Financing of Terrorism (AML\/CFT) menjadi fokus utama dalam memperkuat pengawasan. PPATK terus mendorong revisi regulasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan modus kejahatan terbaru.<\/p>\n<h2>Perbandingan Modus Korupsi Lama vs Baru<\/h2>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>Modus Lama<\/th>\n<th>Modus Baru<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Media Penyimpanan<\/td>\n<td>Rekening bank, surat berharga<\/td>\n<td>Uang tunai, emas, kripto<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jejak Digital<\/td>\n<td>Tinggi<\/td>\n<td>Rendah hingga nol<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Deteksi<\/td>\n<td>Mudah dilacak lewat bank<\/td>\n<td>Sulit tanpa pelaporan manual<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Resiko Tertangkap<\/td>\n<td>Tinggi<\/td>\n<td>Rendah jika tidak dicurigai<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Tips Mengenali Transaksi Mencurigakan<\/h2>\n<p>Masyarakat juga bisa berperan dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan. Berikut beberapa indikator yang perlu diwaspadai:<\/p>\n<ul>\n<li>Pembelian barang\/jasa dalam jumlah besar menggunakan uang tunai<\/li>\n<li>Pembelian emas batangan secara rutin tanpa alasan jelas<\/li>\n<li>Penggunaan dompet kripto pribadi tanpa pelaporan<\/li>\n<li>Perubahan gaya hidup mendadak tanpa sumber penghasilan yang jelas<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Tantangan Regulator di Tahun 2026<\/h2>\n<p>Regulator dihadapkan pada tantangan besar dalam mengawasi transaksi yang semakin kompleks. Teknologi kripto terus berkembang, dan pelaku kejahatan juga semakin canggih. PPATK harus terus berinovasi agar tidak tertinggal.<\/p>\n<h3>1. Adaptasi terhadap Teknologi Terbaru<\/h3>\n<p>Regulator harus memahami teknologi blockchain, smart contract, dan DeFi (Decentralized Finance) agar bisa mengawasi transaksi yang terjadi di luar sistem perbankan konvensional.<\/p>\n<h3>2. Sinkronisasi Data Antar Lembaga<\/h3>\n<p>Koordinasi antar lembaga seperti OJK, BI, Kemenkeu, dan PPATK harus diperkuat agar tidak terjadi celah informasi. Sinkronisasi data ini penting untuk membangun gambaran menyeluruh terkait aliran dana mencurigakan.<\/p>\n<h3>3. Penguatan Sistem Pelaporan Masyarakat<\/h3>\n<p>Masyarakat perlu diberdayakan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan. Sistem pelaporan anonim dan perlindungan whistleblower menjadi bagian penting dari strategi ini.<\/p>\n<h2>Penutup<\/h2>\n<p>Modus baru koruptor yang beralih ke uang tunai, emas, dan kripto menunjukkan bahwa kejahatan keuangan terus berevolusi. PPATK dan regulator lainnya harus terus mengikuti perkembangan ini agar bisa menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Tantangan besar memang ada, tetapi dengan kolaborasi lintas sektor dan penguatan sistem pengawasan, modus-modus ini bisa terus diungkap dan dicegah.<\/p>\n<p><em>Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga tahun 2026. Modus operandi pelaku kejahatan keuangan bisa berubah seiring perkembangan teknologi dan regulasi. Informasi yang disajikan dimaksudkan untuk edukasi dan bukan sebagai saran hukum.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tren korupsi di Indonesia terus berubah seiring dengan ketatnya pengawasan terhadap transaksi keuangan digital. Badan &#8230; <a title=\"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/\" aria-label=\"More on PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10940,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[539],"tags":[1468,7304,84,263,7298,7302,7227,7293,7301,7303,7294,7292,7300,7295,7297,7296,7299],"class_list":["post-10941","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-aset-kripto","tag-dampak-korupsi-ke-ekonomi","tag-e-wallet","tag-ekonomi","tag-emas-korupsi","tag-intelijen-keuangan","tag-korupsi","tag-modus-baru-korupsi","tag-money-remittance","tag-pembatasan-uang-kartal","tag-pencucian-uang","tag-ppatk","tag-rekening-nominee","tag-tppu","tag-transaksi-tunai","tag-tri-andriyanto","tag-valuta-asing","infinite-scroll-item"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.1 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tren korupsi di Indonesia terus berubah seiring dengan ketatnya pengawasan terhadap transaksi keuangan digital. Badan ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BanjooNews\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-15T05:01:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"225\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"225\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Agung Budianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Agung Budianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Agung Budianto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c5c058e4cac85a9364a96765171a7528\"},\"headline\":\"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\",\"datePublished\":\"2026-07-15T05:01:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/\"},\"wordCount\":801,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png\",\"keywords\":[\"aset kripto\",\"dampak korupsi ke ekonomi\",\"E-Wallet\",\"Ekonomi\",\"emas korupsi\",\"intelijen keuangan\",\"korupsi\",\"modus baru korupsi\",\"money remittance\",\"pembatasan uang kartal\",\"pencucian uang\",\"PPATK\",\"rekening nominee\",\"TPPU\",\"transaksi tunai\",\"Tri Andriyanto\",\"valuta asing\"],\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/\",\"name\":\"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png\",\"datePublished\":\"2026-07-15T05:01:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png\",\"width\":300,\"height\":168,\"caption\":\"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/10941\\\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/category\\\/berita-nasional\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"description\":\"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"width\":225,\"height\":225,\"caption\":\"Banjoo.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"description\":\"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.\",\"email\":\"admin@banjoo.id\",\"telephone\":\"+62 812-1677-7111\",\"legalName\":\"Digital Talent Scholarship\",\"foundingDate\":\"2019-10-12\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"minValue\":\"11\",\"maxValue\":\"50\"},\"publishingPrinciples\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/kebijakan-privasi\\\/\",\"ownershipFundingInfo\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/tentang-kami\\\/\",\"actionableFeedbackPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/disclaimer\\\/\",\"correctionsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"ethicsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/pedoman-media-siber\\\/\",\"diversityPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"diversityStaffingReport\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/hubungi-kami\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c5c058e4cac85a9364a96765171a7528\",\"name\":\"Agung Budianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/1689145575189-96x96.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/1689145575189-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/1689145575189-96x96.jpg\",\"caption\":\"Agung Budianto\"},\"description\":\"Agung Budianto - Engagement Editor\\\/Reporter\\\/Penulis Agung Budianto adalah profesional media multitalenta yang saat ini berperan sebagai Engagement Editor, Reporter, dan Penulis di banjoo.id. Dengan kemampuan yang komprehensif dalam jurnalistik digital dan content engagement, Ardan membawa perspektif unik dalam setiap konten yang dihasilkannya.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/ardan-adhi-chandra\\\/\"],\"honorificPrefix\":\"Mr\",\"honorificSuffix\":\"PhD\",\"gender\":\"laki-laki\",\"knowsAbout\":[\"Editor\\\/Reporter\\\/Penulis\"],\"knowsLanguage\":[\"Indonesia\"],\"jobTitle\":\"Editor\\\/Reporter\\\/Penulis\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/author\\\/ardan-adhi-chandra\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital","og_description":"Tren korupsi di Indonesia terus berubah seiring dengan ketatnya pengawasan terhadap transaksi keuangan digital. Badan ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/","og_site_name":"BanjooNews","article_published_time":"2026-07-15T05:01:17+00:00","og_image":[{"width":225,"height":225,"url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Agung Budianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Agung Budianto","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/"},"author":{"name":"Agung Budianto","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/c5c058e4cac85a9364a96765171a7528"},"headline":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital","datePublished":"2026-07-15T05:01:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/"},"wordCount":801,"publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png","keywords":["aset kripto","dampak korupsi ke ekonomi","E-Wallet","Ekonomi","emas korupsi","intelijen keuangan","korupsi","modus baru korupsi","money remittance","pembatasan uang kartal","pencucian uang","PPATK","rekening nominee","TPPU","transaksi tunai","Tri Andriyanto","valuta asing"],"articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/","name":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png","datePublished":"2026-07-15T05:01:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#primaryimage","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-3982b0.png","width":300,"height":168,"caption":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/10941\/ppatk-temukan-cara-baru-koruptor-hindari-deteksi-dengan-uang-tunai-emas-dan-aset-digital\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nasional","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/category\/berita-nasional\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"PPATK Temukan Cara Baru Koruptor Hindari Deteksi dengan Uang Tunai Emas dan Aset Digital"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","name":"Banjoo.id","description":"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Banjoo.id","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization","name":"Banjoo.id","alternateName":"Banjoo.id","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","width":225,"height":225,"caption":"Banjoo.id"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"description":"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.","email":"admin@banjoo.id","telephone":"+62 812-1677-7111","legalName":"Digital Talent Scholarship","foundingDate":"2019-10-12","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","minValue":"11","maxValue":"50"},"publishingPrinciples":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/kebijakan-privasi\/","ownershipFundingInfo":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/tentang-kami\/","actionableFeedbackPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/disclaimer\/","correctionsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","ethicsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/pedoman-media-siber\/","diversityPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","diversityStaffingReport":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/hubungi-kami\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/c5c058e4cac85a9364a96765171a7528","name":"Agung Budianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1689145575189-96x96.jpg","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1689145575189-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1689145575189-96x96.jpg","caption":"Agung Budianto"},"description":"Agung Budianto - Engagement Editor\/Reporter\/Penulis Agung Budianto adalah profesional media multitalenta yang saat ini berperan sebagai Engagement Editor, Reporter, dan Penulis di banjoo.id. Dengan kemampuan yang komprehensif dalam jurnalistik digital dan content engagement, Ardan membawa perspektif unik dalam setiap konten yang dihasilkannya.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/ardan-adhi-chandra\/"],"honorificPrefix":"Mr","honorificSuffix":"PhD","gender":"laki-laki","knowsAbout":["Editor\/Reporter\/Penulis"],"knowsLanguage":["Indonesia"],"jobTitle":"Editor\/Reporter\/Penulis","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/author\/ardan-adhi-chandra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10941"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10941\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}