{"id":4497,"date":"2025-12-08T20:05:55","date_gmt":"2025-12-08T13:05:55","guid":{"rendered":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?p=4497"},"modified":"2025-12-08T20:06:01","modified_gmt":"2025-12-08T13:06:01","slug":"rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/","title":{"rendered":"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai tukar rupiah di pasar spot pada Senin, 8 Desember 2025, ditutup melemah ke kisaran Rp16.695 per dolar AS di Jakarta. Pergerakan ini menandai depresiasi sekitar 0,28% dibanding penutupan sebelumnya dan menempatkan rupiah di jajaran mata uang paling lemah di Asia hari itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di ruang publik, angka tersebut langsung diterjemahkan sebagai ancaman baru bagi harga barang impor, biaya hidup, sampai cicilan <a href=\"#\">kredit<\/a>. Kekhawatiran muncul apakah pelemahan kurs otomatis akan membuat semua harga melonjak dan beban utang bertambah berat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini membahas penyebab utama pelemahan rupiah, dampak praktis ke harga impor, kredit, dan investasi, lalu meluruskan beberapa mitos yang sering beredar. Tujuannya bukan menambah panik, tetapi memberi gambaran yang lebih tenang dan berbasis data \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n\n<div class=\"disclaimer-box\" style=\"border:1px solid #fff3cd;background-color:#fff3cd;padding:12px;border-radius:6px;margin:16px 0;font-size:0.95rem;\"> <strong><i>DISCLAIMER<\/i><\/strong><br> \u26a0\ufe0f Kurs, harga barang impor, suku bunga, dan biaya keuangan lain dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti data resmi terbaru.<br> \u26a0\ufe0f Contoh nominal dan simulasi hanya ilustrasi untuk edukasi, bukan janji tarif, bukan proyeksi pasti, dan bukan dasar tunggal pengambilan keputusan.<br> \u26a0\ufe0f Artikel ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi, trading valas, maupun anjuran mengambil atau menutup kredit tertentu. <\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kurs-rupiah-rp16-695-per-dolar-as-dalam-konteks-pasar\">Kurs Rupiah Rp16.695 per Dolar AS dalam Konteks Pasar<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perdagangan awal pekan ini ditandai penguatan dolar AS secara global menjelang keputusan suku bunga The Fed. Sejumlah media ekonomi mencatat rupiah ditutup sekitar Rp16.695 per dolar AS di pasar spot, setelah sempat melemah lebih dalam di sesi intraday.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tekanan utama datang dari faktor eksternal. Ekspektasi pasar terhadap arah pemangkasan suku bunga The Fed, tensi geopolitik, serta pergeseran dana ke aset berdenominasi dolar membuat indeks dolar AS bergerak relatif kuat dan menyeret mata uang emerging market, termasuk rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di kawasan, rupiah bergerak sejalan dengan beberapa mata uang Asia lain yang tertekan oleh arus keluar modal jangka pendek. Namun volatilitas antar mata uang tetap berbeda, tergantung cadangan devisa, kredibilitas kebijakan moneter, dan sentimen investor terhadap masing-masing negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi domestik, data makro seperti inflasi yang masih terkendali dan pertumbuhan PDB yang stabil memberi bantalan tertentu bagi persepsi fundamental Indonesia. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bahkan sempat menyampaikan target jangka menengah agar rupiah dapat bergerak di kisaran yang lebih kuat sekitar Rp16.400\u2013Rp16.500 per dolar tahun depan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Efek ke Harga Impor &amp; Biaya Produksi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelemahan rupiah paling cepat terasa pada transaksi impor. Importir perlu mengeluarkan lebih banyak rupiah untuk membeli dolar, sehingga biaya barang dari luar negeri berpotensi naik. Dampak ini menyentuh beragam produk konsumsi seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gadget dan elektronik rumah tangga<\/li>\n\n\n\n<li>Mobil dan komponen otomotif<\/li>\n\n\n\n<li>Pakaian, aksesoris, serta produk lifestyle berlabel impor<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sektor produksi, perusahaan yang sangat bergantung pada bahan baku impor akan melihat kenaikan biaya pokok. Misalnya industri makanan dan minuman yang masih mengimpor gandum atau susu, atau pabrik yang mengandalkan mesin dan sparepart berdenominasi dolar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenaikan biaya impor tidak serta-merta langsung membuat harga ritel melonjak di hari yang sama. Perusahaan biasanya masih punya stok dengan kurs lama, kontrak jangka menengah, atau strategi lindung nilai sederhana yang menahan sebagian efek kurs, setidaknya untuk beberapa waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pelemahan rupiah berlangsung cukup lama dan tajam, barulah tekanan biaya ini lebih besar peluangnya untuk diteruskan ke harga ritel dan pada akhirnya ikut memengaruhi inflasi domestik. Di titik ini, peran kebijakan moneter dan fiskal menjadi penting agar lonjakan harga tidak lepas kendali.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Efek ke Kredit &amp; Utang Berdenominasi Dolar<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak kurs ke sisi kredit paling jelas terlihat pada utang berdenominasi dolar. Korporasi yang meminjam dalam bentuk dolar, tetapi berpendapatan rupiah, akan menghadapi beban cicilan yang lebih berat dalam rupiah ketika kurs naik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi pemerintah dan BUMN, bagian utang luar negeri yang berdenominasi dolar juga menjadi lebih mahal jika dihitung dalam rupiah. Namun porsi utang valas dan strategi pengelolaan risiko kurs biasanya sudah diatur dengan kerangka manajemen utang yang cukup ketat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kredit rupiah biasa, seperti KPR atau kredit konsumsi berbunga rupiah, tidak otomatis naik bunganya hanya karena kurs bergerak. Suku bunga kredit lebih banyak dipengaruhi kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia, kondisi likuiditas perbankan, dan profil risiko peminjam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelemahan rupiah yang berkepanjangan memang bisa menambah tekanan ke inflasi dan persepsi risiko makro. Jika tekanan tersebut dinilai cukup besar, bank sentral bisa merespons dengan bauran kebijakan moneter, yang pada akhirnya ikut memengaruhi arah suku bunga kredit rupiah dalam jangka tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dampak ke Portofolio Investasi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pergerakan rupiah ke Rp16.695 per dolar AS memberi dampak beragam ke portofolio investasi. Di pasar saham, sektor berbasis impor dan berutang valas cenderung tertekan, sedangkan sektor yang berorientasi ekspor dapat relatif diuntungkan karena penerimaan dolar menjadi lebih besar bila dikonversi ke rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di pasar obligasi, terutama Surat Berharga Negara, pelemahan kurs dapat mendorong sebagian investor asing melakukan penyesuaian posisi. Imbal hasil (yield) bisa naik untuk mengkompensasi risiko kurs yang lebih tinggi, sementara investor domestik perlu menilai kembali profil jangka waktu dan risiko portofolio obligasi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instrumen seperti emas, deposito valas, atau reksa dana pendapatan tetap dengan eksposur dolar kadang dipandang sebagai cara sederhana untuk melakukan diversifikasi. Namun setiap instrumen membawa risiko masing-masing, mulai dari fluktuasi harga emas, risiko kredit, sampai biaya administrasi dan spread jual-beli yang jangan diremehkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Poin utamanya, pelemahan rupiah bukan sinyal satu arah untuk \u201clari\u201d ke satu aset tertentu. Portofolio yang sehat biasanya dibangun dengan diversifikasi, horizon jangka panjang, serta disiplin terhadap profil risiko, bukan sekadar reaksi spontan terhadap satu angka kurs harian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fakta vs Mitos Dampak Kurs ke Harga dan Cicilan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian ini merangkum beberapa anggapan populer yang sering muncul setiap kali rupiah melemah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u274c Mitos 1: Kurs naik sedikit, harga langsung naik semua<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggapan ini terdengar logis, tetapi terlalu menyederhanakan mekanisme pembentukan harga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u2705 Fakta 1: Ada jeda waktu dan sangat tergantung struktur biaya impor<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan kurs baru benar-benar terasa ke harga ritel setelah stok lama habis, kontrak baru dinegosiasikan, dan pelaku usaha memutuskan apakah kenaikan biaya perlu diteruskan ke konsumen. Proporsi komponen impor dalam biaya produksi juga berbeda antar sektor, sehingga dampaknya tidak seragam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u274c Mitos 2: Semua kredit langsung ikut naik bunganya begitu rupiah melemah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kurs yang melemah sering dikaitkan dengan kenaikan cicilan, padahal jalurnya tidak sesederhana itu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u2705 Fakta 2: Mekanisme transmisi lewat kebijakan suku bunga acuan dan kondisi perbankan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suku bunga kredit rupiah sangat dipengaruhi keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia, persaingan suku bunga antar bank, serta profil risiko debitur. Kurs hanyalah salah satu faktor, lewat pengaruhnya terhadap inflasi dan stabilitas keuangan, bukan tombol langsung yang otomatis menaikkan bunga kredit besok pagi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ilustrasi Simulasi Dampak Kurs ke Biaya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai gambaran, berikut simulasi sederhana dampak perubahan kurs terhadap biaya impor barang senilai 10.000 dolar AS dan cicilan <a href=\"#\">pinjaman<\/a> valas 1.000 dolar AS per bulan. Angka ini hanya contoh ilustratif.<\/p>\n\n\n\n<table style=\"border-collapse:collapse;width:100%;font-size:0.95rem;\">\n  <thead>\n    <tr style=\"background-color:#3498db;color:#ffffff;\">\n      <th style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Skenario<\/th>\n      <th style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Kurs (Rp\/US$)<\/th>\n      <th style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Biaya Impor 10.000 US$<\/th>\n      <th style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Cicilan 1.000 US$\/bulan<\/th>\n    <\/tr>\n  <\/thead>\n  <tbody>\n    <tr style=\"background-color:#d4edda;\">\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Kurs lebih rendah 1%<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp16.530<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp165.300.000<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp16.530.000<\/td>\n    <\/tr>\n    <tr style=\"background-color:#f8f9fa;\">\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Kurs sekitar posisi saat ini<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp16.695<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp166.950.000<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp16.695.000<\/td>\n    <\/tr>\n    <tr style=\"background-color:#fff3cd;\">\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Kurs lebih tinggi 1%<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp16.860<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp168.600.000<\/td>\n      <td style=\"border:1px solid #ccc;padding:8px;\">Rp16.860.000<\/td>\n    <\/tr>\n  <\/tbody>\n<\/table>\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari simulasi di atas terlihat bahwa perubahan kurs 1% saja sudah menggeser biaya impor dan cicilan dalam jumlah yang tidak kecil untuk nominal transaksi besar. Namun realisasi di lapangan masih akan dipengaruhi faktor lain seperti kebijakan harga pemasok, strategi lindung nilai, hingga negosiasi ulang kontrak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-solusi-amp-saran-menghadapi-kurs-tinggi\">Solusi &amp; Saran Menghadapi Kurs Tinggi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelemahan rupiah ke Rp16.695 per dolar AS memang bukan kabar yang menyenangkan, tetapi masih ada ruang untuk langkah antisipatif yang realistis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi rumah tangga, fokus utama biasanya ada pada pengeluaran yang sensitif terhadap kurs, terutama barang impor dan konsumsi tersier. Menunda pembelian barang yang sangat bergantung pada komponen impor, mencari substitusi lokal, atau memprioritaskan kebutuhan pokok bisa membantu menahan tekanan ke arus kas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaku usaha dapat mempertimbangkan beberapa strategi, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menegosiasikan kontrak jangka sedikit lebih panjang dengan pemasok untuk meratakan risiko kurs<\/li>\n\n\n\n<li>Mengkaji opsi pembelian bahan baku dari pemasok alternatif dengan kombinasi mata uang yang berbeda<\/li>\n\n\n\n<li>Menerapkan natural hedging sederhana, misalnya mencocokkan pendapatan dan biaya dalam mata uang yang sama<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi portofolio, prinsip dasarnya tetap sama. Diversifikasi antar aset, horizon investasi jangka menengah\u2013panjang, dan disiplin terhadap profil risiko cenderung lebih kuat dibanding strategi spekulatif berbasis tebak-tebakan kurs harian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-faq\">FAQ<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Berapa lama biasanya dampak kurs terasa ke harga ritel?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya tidak instan. Dampak ke harga ritel baru terasa ketika stok lama habis, kontrak baru memakai kurs yang lebih tinggi, dan pelaku usaha menilai bahwa kenaikan biaya perlu diteruskan ke konsumen. Durasi ini sangat tergantung model bisnis dan jenis barang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Bagaimana cara tahu kredit terpapar risiko kurs atau tidak?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cek denominasi pinjaman dan dokumen perjanjian. Jika pinjaman dicatat dalam dolar atau mata uang asing lain, sementara pendapatan dalam rupiah, berarti terdapat risiko kurs. Kredit rupiah biasa tanpa indeksasi valas biasanya tidak terpapar langsung ke pergerakan kurs.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>3. Apakah aman pindah semua aset ke dolar saat rupiah melemah?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memindahkan seluruh aset ke satu mata uang membawa risiko konsentrasi yang besar. Jika dolar nanti berbalik melemah atau regulasi berubah, portofolio menjadi kurang seimbang. Pendekatan yang lebih sehat umumnya berupa diversifikasi dengan porsi yang proporsional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelemahan rupiah ke Rp16.695 per dolar AS jelas memiliki konsekuensi ke biaya impor, utang valas, dan portofolio investasi. Namun angka kurs hari ini bukan vonis final, melainkan cerminan dinamika pasar yang selalu bergerak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama informasi dipegang dengan tenang, mitos dan hoaks tidak dibiarkan mendikte keputusan, dan langkah antisipatif diambil secara bertahap, gejolak kurs bisa dikelola tanpa harus larut dalam kepanikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nilai tukar rupiah di pasar spot pada Senin, 8 Desember 2025, ditutup melemah ke kisaran &#8230; <a title=\"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/\" aria-label=\"More on Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4498,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[539],"tags":[478,96],"class_list":["post-4497","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-dollar","tag-rupiah","infinite-scroll-item"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.1 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Level Rp16.695 per dolar AS jadi sorotan pelaku pasar. Artikel ini mengurai data dan meluruskan mitos kurs. Simak lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Level Rp16.695 per dolar AS jadi sorotan pelaku pasar. Artikel ini mengurai data dan meluruskan mitos kurs. Simak lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BanjooNews\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-08T13:05:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-08T13:06:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1199\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"709\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andrea Hirata\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@andreahirata\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andrea Hirata\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Andrea Hirata\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910\"},\"headline\":\"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar\",\"datePublished\":\"2025-12-08T13:05:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-08T13:06:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/\"},\"wordCount\":1484,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png\",\"keywords\":[\"Dollar\",\"Rupiah\"],\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/\",\"name\":\"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png\",\"datePublished\":\"2025-12-08T13:05:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-08T13:06:01+00:00\",\"description\":\"Level Rp16.695 per dolar AS jadi sorotan pelaku pasar. Artikel ini mengurai data dan meluruskan mitos kurs. Simak lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png\",\"width\":1199,\"height\":709,\"caption\":\"Rupiah di Zona Rp16.695 per Dolar AS: Timeline Pelemahan, Data Terbaru, dan Outlook 2026\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita-nasional\\\/4497\\\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/category\\\/berita-nasional\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"description\":\"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"width\":225,\"height\":225,\"caption\":\"Banjoo.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"description\":\"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.\",\"email\":\"admin@banjoo.id\",\"telephone\":\"+62 812-1677-7111\",\"legalName\":\"Digital Talent Scholarship\",\"foundingDate\":\"2019-10-12\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"minValue\":\"11\",\"maxValue\":\"50\"},\"publishingPrinciples\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/kebijakan-privasi\\\/\",\"ownershipFundingInfo\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/tentang-kami\\\/\",\"actionableFeedbackPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/disclaimer\\\/\",\"correctionsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"ethicsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/pedoman-media-siber\\\/\",\"diversityPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"diversityStaffingReport\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/hubungi-kami\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910\",\"name\":\"Andrea Hirata\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg\",\"caption\":\"Andrea Hirata\"},\"description\":\"Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan sastrawan Indonesia yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/hirataandrea\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/andreahirata\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/author\\\/andrea-hirata\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar","description":"Level Rp16.695 per dolar AS jadi sorotan pelaku pasar. Artikel ini mengurai data dan meluruskan mitos kurs. Simak lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar","og_description":"Level Rp16.695 per dolar AS jadi sorotan pelaku pasar. Artikel ini mengurai data dan meluruskan mitos kurs. Simak lengkapnya.","og_url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/","og_site_name":"BanjooNews","article_published_time":"2025-12-08T13:05:55+00:00","article_modified_time":"2025-12-08T13:06:01+00:00","og_image":[{"width":1199,"height":709,"url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png","type":"image\/png"}],"author":"Andrea Hirata","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@andreahirata","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Andrea Hirata","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/"},"author":{"name":"Andrea Hirata","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910"},"headline":"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar","datePublished":"2025-12-08T13:05:55+00:00","dateModified":"2025-12-08T13:06:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/"},"wordCount":1484,"publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png","keywords":["Dollar","Rupiah"],"articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/","name":"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png","datePublished":"2025-12-08T13:05:55+00:00","dateModified":"2025-12-08T13:06:01+00:00","description":"Level Rp16.695 per dolar AS jadi sorotan pelaku pasar. Artikel ini mengurai data dan meluruskan mitos kurs. Simak lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#primaryimage","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Rupiah-Melemah-ke-Rp16.695-per-Dolar-AS-Ini-Penyebab-Dampak-dan-Isu-yang-Beredar.png","width":1199,"height":709,"caption":"Rupiah di Zona Rp16.695 per Dolar AS: Timeline Pelemahan, Data Terbaru, dan Outlook 2026"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita-nasional\/4497\/rupiah-melemah-ke-rp16-695-per-dolar-as-ini-penyebab-dampak-dan-isu-yang-beredar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nasional","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/category\/berita-nasional\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Rupiah Melemah ke Rp16.695 per Dolar AS: Ini Penyebab, Dampak, dan Isu yang Beredar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","name":"Banjoo.id","description":"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Banjoo.id","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization","name":"Banjoo.id","alternateName":"Banjoo.id","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","width":225,"height":225,"caption":"Banjoo.id"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"description":"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.","email":"admin@banjoo.id","telephone":"+62 812-1677-7111","legalName":"Digital Talent Scholarship","foundingDate":"2019-10-12","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","minValue":"11","maxValue":"50"},"publishingPrinciples":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/kebijakan-privasi\/","ownershipFundingInfo":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/tentang-kami\/","actionableFeedbackPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/disclaimer\/","correctionsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","ethicsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/pedoman-media-siber\/","diversityPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","diversityStaffingReport":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/hubungi-kami\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910","name":"Andrea Hirata","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg","caption":"Andrea Hirata"},"description":"Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan sastrawan Indonesia yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.","sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/hirataandrea\/","https:\/\/x.com\/andreahirata"],"url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/author\/andrea-hirata\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4497"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4499,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4497\/revisions\/4499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}