{"id":6449,"date":"2026-02-19T01:41:13","date_gmt":"2026-02-18T18:41:13","guid":{"rendered":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?p=6449"},"modified":"2026-02-19T03:06:29","modified_gmt":"2026-02-18T20:06:29","slug":"petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94-000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/","title":{"rendered":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian"},"content":{"rendered":"<div>\n<div id=\"videoscroll\">\n<p><strong>Jakarta<\/strong> \u2013 Bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera telah menimbulkan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah tersebut. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Pemerintah pada hari Rabu, 18 Februari 2026, mengungkapkan bahwa sekitar 94.000 hektare (ha) sawah mengalami kerusakan akibat banjir. Kerusakan ini menjadi ancaman serius terhadap ketahanan pangan regional dan nasional, serta mata pencaharian jutaan petani yang bergantung pada sektor pertanian.<\/p>\n<p>Kerusakan lahan sawah seluas 94.000 hektare merupakan angka yang sangat besar dan menunjukkan skala bencana yang melanda Sumatera. Dampak dari kerusakan ini tidak hanya terbatas pada hilangnya potensi hasil panen, tetapi juga pada kerusakan infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan pertanian, dan fasilitas penyimpanan hasil panen. Selain itu, banjir juga dapat menyebabkan erosi tanah, pencemaran air, dan penyebaran penyakit tanaman, yang dapat memperburuk kondisi lahan pertanian dan mempersulit upaya pemulihan.<\/p>\n<p>Menyadari dampak yang sangat besar dari kerusakan ini, pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk memulihkan sektor pertanian di wilayah terdampak banjir. Mentan Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah telah mengirim bantuan dan melakukan penanaman kembali di sekitar 39 ribu hektare lahan. Bantuan yang diberikan meliputi benih unggul, pupuk, alat pertanian, dan bantuan teknis kepada petani. Selain itu, pemerintah juga melakukan perbaikan infrastruktur pertanian yang rusak akibat banjir, seperti irigasi dan jalan pertanian.<\/p>\n<p>Proses pemulihan lahan sawah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menurut Amran, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sebagian besar lahan yang terdampak longsor justru tertutup humus yang subur, sehingga hanya membutuhkan perbaikan irigasi sebelum kembali ditanami. Hal ini menunjukkan bahwa potensi pemulihan lahan pertanian di wilayah terdampak banjir cukup besar, asalkan dilakukan dengan strategi yang tepat dan dukungan yang memadai.<\/p>\n<p>Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada ketersediaan pangan di wilayah terdampak banjir. Amran memastikan bahwa ketersediaan pangan, khususnya beras, cukup untuk tiga bulan ke depan. Hal ini dicapai melalui berbagai upaya, seperti pengadaan beras dari daerah lain, stabilisasi harga beras, dan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Selain bantuan langsung kepada petani dan masyarakat, pemerintah juga menyalurkan bantuan reguler dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp 1 triliun, serta bantuan non reguler atau bantuan dari mitra dan Kementerian Pertanian (Kementan) peduli sebesar Rp 75,8 miliar. Total bantuan yang telah tersalurkan mencapai Rp 1.52 triliun. Bantuan ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembelian benih, pupuk, obat-obatan tanaman, perbaikan infrastruktur pertanian, dan bantuan sosial kepada petani dan masyarakat yang terdampak banjir.<\/p>\n<p>Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Amran mengakui bahwa proses pemulihan dan penanganan bencana masih membutuhkan anggaran yang cukup besar. Pemerintah memperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun untuk proses pemulihan dan penanganan bencana hingga tahun 2027. Anggaran ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti perbaikan infrastruktur pertanian, penyediaan benih dan pupuk, pelatihan petani, pengembangan sistem irigasi, dan program-program pemulihan ekonomi lainnya.<\/p>\n<p>Untuk memenuhi kebutuhan anggaran tersebut, pemerintah telah menggeser anggaran reguler Kementan sebesar Rp 1,49 triliun untuk tahun 2025-2026. Selain itu, pemerintah juga mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 2,1 triliun untuk tahun 2026 dan Rp 1,1 triliun untuk tahun 2027 kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Menteri Keuangan.<\/p>\n<p>Upaya pemulihan sektor pertanian di Sumatera pasca banjir merupakan tantangan yang kompleks dan membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Pemerintah, petani, masyarakat, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa sektor pertanian dapat pulih dengan cepat dan berkelanjutan. Selain itu, penting juga untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan sumber daya alam dan tata ruang di wilayah Sumatera, untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan.<\/p>\n<p>Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan sektor pertanian di Sumatera antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Percepatan Perbaikan Infrastruktur Pertanian:<\/strong> Pemerintah perlu mempercepat perbaikan infrastruktur pertanian yang rusak akibat banjir, seperti irigasi, jalan pertanian, dan fasilitas penyimpanan hasil panen. Perbaikan infrastruktur ini akan membantu petani untuk kembali berproduksi dengan lebih efisien dan efektif.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Penyediaan Benih dan Pupuk Berkualitas:<\/strong> Pemerintah perlu memastikan bahwa petani memiliki akses terhadap benih dan pupuk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Benih dan pupuk berkualitas akan membantu meningkatkan produktivitas tanaman dan hasil panen.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Pelatihan dan Pendampingan Petani:<\/strong> Pemerintah perlu memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani tentang teknik-teknik pertanian yang baik dan benar. Pelatihan dan pendampingan ini akan membantu petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Pengembangan Sistem Irigasi yang Efisien:<\/strong> Pemerintah perlu mengembangkan sistem irigasi yang efisien dan berkelanjutan. Sistem irigasi yang baik akan membantu memastikan ketersediaan air bagi tanaman, terutama pada musim kemarau.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Penguatan Kelembagaan Petani:<\/strong> Pemerintah perlu memperkuat kelembagaan petani, seperti kelompok tani dan koperasi petani. Kelembagaan yang kuat akan membantu petani untuk mengakses sumber daya, informasi, dan pasar dengan lebih mudah.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Pengembangan Sistem Peringatan Dini Bencana:<\/strong> Pemerintah perlu mengembangkan sistem peringatan dini bencana yang efektif. Sistem peringatan dini bencana akan membantu masyarakat untuk lebih siap menghadapi bencana dan mengurangi risiko kerugian.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan:<\/strong> Pemerintah perlu menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan akan membantu mencegah terjadinya bencana alam dan menjaga kelestarian lingkungan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Evaluasi Tata Ruang Wilayah:<\/strong> Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap tata ruang wilayah Sumatera dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Tata ruang wilayah yang baik akan membantu mengurangi risiko bencana dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, diharapkan sektor pertanian di Sumatera dapat pulih dengan cepat dan berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah dan nasional. Selain itu, upaya pemulihan sektor pertanian juga akan membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di wilayah terdampak banjir.<\/p>\n<p>Pemulihan sektor pertanian pasca banjir di Sumatera bukan hanya sekadar mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi juga merupakan kesempatan untuk membangun sektor pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Dengan menerapkan teknologi pertanian modern, sistem irigasi yang efisien, dan praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan, sektor pertanian di Sumatera dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam.<\/p>\n<p>Keberhasilan upaya pemulihan sektor pertanian di Sumatera pasca banjir akan menjadi indikator penting bagi kemampuan pemerintah dalam mengatasi tantangan pembangunan di era perubahan iklim. Dengan kerja keras dan kerjasama dari semua pihak, diharapkan sektor pertanian di Sumatera dapat bangkit kembali dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan nasional.<\/p>\n<p><span>Bagikan<\/span><\/p>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span id=\"copy-notification\"><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t    \tDisalin\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>Menteri Pertanian Amran Sulaiman melaporkan sekitar 94.000 hektare sawah di wilayah Sumatera mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Pemerintah pada Rabu, 18 Februari 2026. Kerusakan lahan yang luas ini dinilai menjadi ancaman bagi ketahanan pangan serta mata pencaharian petani di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Pemerintah saat ini telah memulai langkah pemulihan dengan mengirimkan bantuan berupa benih unggul, pupuk, alat pertanian, hingga bantuan teknis. Hingga saat ini, proses penanaman kembali telah dilakukan pada lahan seluas sekitar 39 ribu hektare. Amran menjelaskan bahwa lahan sawah yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan potensi pemulihan yang baik karena material longsor membawa humus subur sehingga petani hanya perlu memperbaiki saluran irigasi sebelum memulai penanaman.<\/p>\n<p>Mengenai aspek ketersediaan pangan, Kementerian Pertanian memastikan stok beras dalam kondisi aman untuk kebutuhan tiga bulan ke depan. Upaya ini didukung dengan total bantuan yang sudah tersalurkan mencapai Rp 1,52 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari bantuan reguler Badan Pangan Nasional sebesar Rp 1 triliun serta bantuan non reguler dari mitra dan program Kementerian Pertanian Peduli senilai Rp 75,8 miliar.<\/p>\n<p>Meskipun bantuan telah mengalir, proses pemulihan menyeluruh diprediksi membutuhkan anggaran mencapai Rp 4,7 triliun hingga tahun 2027. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah telah melakukan pergeseran anggaran reguler Kementerian Pertanian sebesar Rp 1,49 triliun untuk periode 2025 sampai 2026. Selain itu, pemerintah mengajukan tambahan anggaran ke Bappenas dan Menteri Keuangan sebesar Rp 2,1 triliun untuk tahun 2026 serta Rp 1,1 triliun untuk tahun 2027.<\/p>\n<p>Langkah percepatan pemulihan ke depan akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur seperti jalan pertanian dan irigasi, penyediaan sarana produksi berkualitas, serta penguatan sistem peringatan dini bencana. Integrasi antara teknologi pertanian modern dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan diharapkan dapat membangun sektor pertanian Sumatera yang lebih tangguh terhadap dampak perubahan iklim di masa depan.<\/p>\n<p>Disclaimer terkait berita ini adalah data luas kerusakan lahan, jumlah penyaluran bantuan, serta alokasi anggaran merupakan informasi yang bersifat dinamis. Angka angka tersebut dapat berubah sewaktu waktu sesuai dengan hasil verifikasi lapangan terbaru dan kebijakan fiskal pemerintah yang berlaku. Keseluruhan rencana pemulihan bergantung pada persetujuan sisa anggaran dan kondisi cuaca di wilayah terdampak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera telah menimbulkan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, &#8230; <a title=\"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/\" aria-label=\"More on Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":6450,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[539],"tags":[],"class_list":["post-6449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","infinite-scroll-item"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.1 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banjir rendam 94.000 ha sawah Sumatera. Simak dampak bagi petani dan langkah cepat pemulihan lahan pertanian untuk atasi krisis pangan di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banjir rendam 94.000 ha sawah Sumatera. Simak dampak bagi petani dan langkah cepat pemulihan lahan pertanian untuk atasi krisis pangan di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BanjooNews\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-18T18:41:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-18T20:06:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Haidar Adam\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Haidar Adam\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Haidar Adam\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1257b85cd83b4596750ac1ca99b8191d\"},\"headline\":\"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\",\"datePublished\":\"2026-02-18T18:41:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-18T20:06:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/\"},\"wordCount\":1365,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg\",\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/\",\"name\":\"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-02-18T18:41:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-18T20:06:29+00:00\",\"description\":\"Banjir rendam 94.000 ha sawah Sumatera. Simak dampak bagi petani dan langkah cepat pemulihan lahan pertanian untuk atasi krisis pangan di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg\",\"width\":400,\"height\":300,\"caption\":\"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6449\\\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berita\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/category\\\/berita\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"description\":\"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"width\":225,\"height\":225,\"caption\":\"Banjoo.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"description\":\"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.\",\"email\":\"admin@banjoo.id\",\"telephone\":\"+62 812-1677-7111\",\"legalName\":\"Digital Talent Scholarship\",\"foundingDate\":\"2019-10-12\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"minValue\":\"11\",\"maxValue\":\"50\"},\"publishingPrinciples\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/kebijakan-privasi\\\/\",\"ownershipFundingInfo\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/tentang-kami\\\/\",\"actionableFeedbackPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/disclaimer\\\/\",\"correctionsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"ethicsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/pedoman-media-siber\\\/\",\"diversityPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"diversityStaffingReport\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/hubungi-kami\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1257b85cd83b4596750ac1ca99b8191d\",\"name\":\"Haidar Adam\",\"pronouns\":\"he\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/1727100348850-96x96.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/1727100348850-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/1727100348850-96x96.jpg\",\"caption\":\"Haidar Adam\"},\"description\":\"Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.\",\"honorificPrefix\":\"Mr\",\"honorificSuffix\":\"MD\",\"gender\":\"laki-laki\",\"knowsAbout\":[\"Editor\\\/Reporter\\\/Penulis\"],\"knowsLanguage\":[\"Indonesia\"],\"jobTitle\":\"Editor\\\/Reporter\\\/Penulis\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/author\\\/ignacio-geordi-oswaldo\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian","description":"Banjir rendam 94.000 ha sawah Sumatera. Simak dampak bagi petani dan langkah cepat pemulihan lahan pertanian untuk atasi krisis pangan di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian","og_description":"Banjir rendam 94.000 ha sawah Sumatera. Simak dampak bagi petani dan langkah cepat pemulihan lahan pertanian untuk atasi krisis pangan di sini.","og_url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/","og_site_name":"BanjooNews","article_published_time":"2026-02-18T18:41:13+00:00","article_modified_time":"2026-02-18T20:06:29+00:00","og_image":[{"width":400,"height":300,"url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Haidar Adam","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Haidar Adam","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/"},"author":{"name":"Haidar Adam","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/1257b85cd83b4596750ac1ca99b8191d"},"headline":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian","datePublished":"2026-02-18T18:41:13+00:00","dateModified":"2026-02-18T20:06:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/"},"wordCount":1365,"publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg","articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/","name":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg","datePublished":"2026-02-18T18:41:13+00:00","dateModified":"2026-02-18T20:06:29+00:00","description":"Banjir rendam 94.000 ha sawah Sumatera. Simak dampak bagi petani dan langkah cepat pemulihan lahan pertanian untuk atasi krisis pangan di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#primaryimage","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pPetani-Sumatera-Terpukul-Hebat-Akibat-Banjir-yang-Merendam-94.000-Hektare-Sawah-Serta-Langkah-Percepatan-Pemulihan-Lahan-Pertanianp-1771445186.jpeg","width":400,"height":300,"caption":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6449\/petani-sumatera-terpukul-hebat-akibat-banjir-yang-merendam-94000-hektare-sawah-serta-langkah-percepatan-pemulihan-lahan-pertanian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berita","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/category\/berita\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Petani Sumatera Terpukul Hebat Akibat Banjir yang Merendam 94.000 Hektare Sawah Serta Langkah Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","name":"Banjoo.id","description":"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Banjoo.id","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization","name":"Banjoo.id","alternateName":"Banjoo.id","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","width":225,"height":225,"caption":"Banjoo.id"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"description":"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.","email":"admin@banjoo.id","telephone":"+62 812-1677-7111","legalName":"Digital Talent Scholarship","foundingDate":"2019-10-12","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","minValue":"11","maxValue":"50"},"publishingPrinciples":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/kebijakan-privasi\/","ownershipFundingInfo":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/tentang-kami\/","actionableFeedbackPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/disclaimer\/","correctionsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","ethicsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/pedoman-media-siber\/","diversityPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","diversityStaffingReport":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/hubungi-kami\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/1257b85cd83b4596750ac1ca99b8191d","name":"Haidar Adam","pronouns":"he","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1727100348850-96x96.jpg","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1727100348850-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1727100348850-96x96.jpg","caption":"Haidar Adam"},"description":"Haidar Adam adalah jurnalis profesional yang saat ini memegang posisi strategis sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Ignacio membawa perspektif internasional dalam peliputan berita lokal dan nasional.","honorificPrefix":"Mr","honorificSuffix":"MD","gender":"laki-laki","knowsAbout":["Editor\/Reporter\/Penulis"],"knowsLanguage":["Indonesia"],"jobTitle":"Editor\/Reporter\/Penulis","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/author\/ignacio-geordi-oswaldo\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6449"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6451,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6449\/revisions\/6451"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}