{"id":6543,"date":"2026-02-19T19:03:15","date_gmt":"2026-02-19T12:03:15","guid":{"rendered":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?p=6543"},"modified":"2026-02-20T03:14:04","modified_gmt":"2026-02-19T20:14:04","slug":"kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/","title":{"rendered":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral"},"content":{"rendered":"<p>Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode November 2025, rata-rata upah buruh di Indonesia tercatat berada di angka Rp3,3 juta per bulan. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik ini memberikan gambaran nyata mengenai kondisi penghasilan pekerja lintas sektor, di mana tingkat pendidikan masih menjadi variabel penentu utama dalam besaran <i>take home pay<\/i> yang diterima setiap bulannya.<\/p>\n<p>Kesenjangan pendapatan terlihat cukup mencolok antara lulusan pendidikan dasar dengan lulusan perguruan tinggi. Peningkatan jumlah angkatan kerja yang mencapai 155,27 juta orang menuntut adanya ketersediaan lapangan kerja yang tidak hanya luas, tetapi juga berkualitas secara finansial. Fenomena ini mempertegas bahwa investasi pada jenjang pendidikan formal tetap menjadi faktor krusial bagi tenaga kerja yang ingin meningkatkan taraf hidup melalui sektor formal.<\/p>\n<h2>Rincian Gaji Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan<\/h2>\n<p>Struktur pengupahan di Indonesia menunjukkan pola yang linear dengan jenjang pendidikan. Semakin tinggi ijazah yang dimiliki, maka semakin besar peluang pekerja untuk masuk ke dalam kelompok upah di atas rata-rata nasional. Berikut adalah rincian nominal berdasarkan data terbaru:<\/p>\n<table border=\"1\">\n<thead>\n<tr>\n<th>Jenjang Pendidikan<\/th>\n<th>Rata-rata Upah per Bulan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Sekolah Dasar (SD)<\/td>\n<td>Rp 2.200.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Sekolah Menengah Pertama (SMP)<\/td>\n<td>Rp 2.500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>SMA \/ SMK<\/td>\n<td>Rp 3.200.000 hingga Rp 3.400.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Diploma I\/II\/III<\/td>\n<td>Rp 4.530.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Diploma IV \/ S1 hingga S3<\/td>\n<td>Rp 4.630.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Distribusi dan Status Tenaga Kerja Nasional<\/h2>\n<p>Dari total 147,91 juta penduduk yang bekerja, terdapat klasifikasi berdasarkan jam kerja dan stabilitas pekerjaan. Mayoritas pekerja berada pada kategori pekerja penuh, namun angka setengah pengangguran masih menjadi catatan yang perlu diperhatikan.<\/p>\n<h3>1. Pekerja Penuh<\/h3>\n<p>Kategori ini mencakup 100,497 juta orang yang bekerja dengan jam kerja normal sesuai dengan ketentuan regulasi ketenagakerjaan.<\/p>\n<h3>2. Pekerja Paruh Waktu<\/h3>\n<p>Terdapat 35,858 juta orang yang bekerja dengan durasi di bawah jam kerja normal, baik karena keinginan sendiri maupun keterbatasan ketersediaan lapangan kerja.<\/p>\n<h3>3. Setengah Pengangguran<\/h3>\n<p>Kelompok ini berjumlah 11,558 juta orang, yang merujuk pada mereka yang bekerja namun masih mencari pekerjaan tambahan atau bersedia menerima jam kerja lebih banyak karena pendapatan yang belum mencukupi.<\/p>\n<h2>Faktor yang Memengaruhi Level Pendapatan<\/h2>\n<p>Secara teknis, nominal gaji yang diterima buruh tidak hanya bergantung pada selembar ijazah. Terdapat variabel lain yang saling memengaruhi dalam penentuan struktur upah di perusahaan atau industri.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Sektor Industri:<\/strong> Bidang teknologi, keuangan, dan energi secara konsisten menawarkan remunerasi yang lebih kompetitif.<\/li>\n<li><strong>Keterampilan Spesifik:<\/strong> Sertifikasi keahlian teknis memberikan nilai tawar lebih tinggi, terutama bagi lulusan SMK.<\/li>\n<li><strong>Lokasi Geografis:<\/strong> Perbedaan upah minimum regional (UMR) di setiap provinsi turut memengaruhi rata-rata upah nasional.<\/li>\n<li><strong>Pengalaman Kerja:<\/strong> Durasi masa kerja berbanding lurus dengan akumulasi tunjangan dan gaji pokok.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Tantangan dan Strategi Peningkatan Upah<\/h2>\n<p>Meski angka partisipasi kerja meningkat, tantangan berupa kesenjangan upah dan rendahnya literasi digital di kelompok pendidikan dasar masih terjadi. Langkah strategis diperlukan agar tenaga kerja Indonesia dapat bersaing di pasar global.<\/p>\n<h3>1. Peningkatan Jenjang Pendidikan<\/h3>\n<p>Melanjutkan pendidikan ke tingkat diploma atau sarjana secara statistik terbukti meningkatkan potensi penghasilan hingga dua kali lipat dibandingkan lulusan SD.<\/p>\n<h3>2. Pelatihan Keterampilan Teknis<\/h3>\n<p>Bagi pekerja di sektor manufaktur, mengikuti kursus spesialisasi dapat membantu menaikkan posisi tawar di mata pemberi kerja.<\/p>\n<h3>3. Adaptasi Teknologi<\/h3>\n<p>Kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi menjadi syarat wajib di sektor jasa dan profesional untuk mendapatkan gaji di atas rata-rata.<\/p>\n<p>Pendidikan formal dan pengasahan keterampilan teknis merupakan kunci utama dalam mengatasi rendahnya rata-rata upah buruh di Indonesia. Dengan rata-rata nasional Rp3,3 juta, pekerja dituntut untuk terus meningkatkan kualifikasi agar dapat menembus sektor-sektor strategis dengan imbalan yang lebih layak.<\/p>\n<p><em>Disclaimer: Data upah di atas merupakan rata-rata nasional yang diambil dari survei periodik. Nominal aktual dapat bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan, upah minimum regional masing-masing daerah, dan inflasi tahunan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode November 2025, rata-rata upah buruh di Indonesia &#8230; <a title=\"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/\" aria-label=\"More on Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6544,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-6543","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","infinite-scroll-item"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.1 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak analisis kesenjangan pendapatan tenaga kerja Indonesia dari lulusan SD hingga Doktoral. Temukan data perbandingan gaji di tiap jenjangnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak analisis kesenjangan pendapatan tenaga kerja Indonesia dari lulusan SD hingga Doktoral. Temukan data perbandingan gaji di tiap jenjangnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BanjooNews\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-19T12:03:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-19T20:14:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"559\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andrea Hirata\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@andreahirata\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andrea Hirata\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Andrea Hirata\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910\"},\"headline\":\"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\",\"datePublished\":\"2026-02-19T12:03:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-19T20:14:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/\"},\"wordCount\":567,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/\",\"name\":\"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg\",\"datePublished\":\"2026-02-19T12:03:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-19T20:14:04+00:00\",\"description\":\"Simak analisis kesenjangan pendapatan tenaga kerja Indonesia dari lulusan SD hingga Doktoral. Temukan data perbandingan gaji di tiap jenjangnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg\",\"width\":1024,\"height\":559,\"caption\":\"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/berita\\\/6543\\\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berita\",\"item\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/category\\\/berita\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"description\":\"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Banjoo.id\",\"alternateName\":\"Banjoo.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/images.jpg\",\"width\":225,\"height\":225,\"caption\":\"Banjoo.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"description\":\"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.\",\"email\":\"admin@banjoo.id\",\"telephone\":\"+62 812-1677-7111\",\"legalName\":\"Digital Talent Scholarship\",\"foundingDate\":\"2019-10-12\",\"numberOfEmployees\":{\"@type\":\"QuantitativeValue\",\"minValue\":\"11\",\"maxValue\":\"50\"},\"publishingPrinciples\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/kebijakan-privasi\\\/\",\"ownershipFundingInfo\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/tentang-kami\\\/\",\"actionableFeedbackPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/disclaimer\\\/\",\"correctionsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"ethicsPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/pedoman-media-siber\\\/\",\"diversityPolicy\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/syarat-dan-ketentuan\\\/\",\"diversityStaffingReport\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/hubungi-kami\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910\",\"name\":\"Andrea Hirata\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg\",\"caption\":\"Andrea Hirata\"},\"description\":\"Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan sastrawan Indonesia yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/hirataandrea\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/andreahirata\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/banjoo.id\\\/blog\\\/author\\\/andrea-hirata\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral","description":"Simak analisis kesenjangan pendapatan tenaga kerja Indonesia dari lulusan SD hingga Doktoral. Temukan data perbandingan gaji di tiap jenjangnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral","og_description":"Simak analisis kesenjangan pendapatan tenaga kerja Indonesia dari lulusan SD hingga Doktoral. Temukan data perbandingan gaji di tiap jenjangnya.","og_url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/","og_site_name":"BanjooNews","article_published_time":"2026-02-19T12:03:15+00:00","article_modified_time":"2026-02-19T20:14:04+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":559,"url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Andrea Hirata","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@andreahirata","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Andrea Hirata","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/"},"author":{"name":"Andrea Hirata","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910"},"headline":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral","datePublished":"2026-02-19T12:03:15+00:00","dateModified":"2026-02-19T20:14:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/"},"wordCount":567,"publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/","name":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral","isPartOf":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg","datePublished":"2026-02-19T12:03:15+00:00","dateModified":"2026-02-19T20:14:04+00:00","description":"Simak analisis kesenjangan pendapatan tenaga kerja Indonesia dari lulusan SD hingga Doktoral. Temukan data perbandingan gaji di tiap jenjangnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#primaryimage","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pKesenjangan-Pendapatan-Tenaga-Kerja-Indonesia-Berdasarkan-Jenjang-Pendidikan-dari-Lulusan-SD-Sampai-Doktoralp-1771532042.jpg","width":1024,"height":559,"caption":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/berita\/6543\/kesenjangan-pendapatan-tenaga-kerja-indonesia-berdasarkan-jenjang-pendidikan-dari-lulusan-sd-sampai-doktoral\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berita","item":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/category\/berita\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kesenjangan Pendapatan Tenaga Kerja Indonesia Berdasarkan Jenjang Pendidikan dari Lulusan SD Sampai Doktoral"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","name":"Banjoo.id","description":"Portal Berita Ekonomi, Finansial, dan Bisnis Terpercaya Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Banjoo.id","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#organization","name":"Banjoo.id","alternateName":"Banjoo.id","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/images.jpg","width":225,"height":225,"caption":"Banjoo.id"},"image":{"@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"description":"Banjoo.id, portal berita terpercaya yang menghadirkan informasi terkini, akurat, dan mendalam seputar ekonomi, finansial, bisnis, perbankan, kripto, bantuan sosial, dan kebijakan publik di Indonesia.","email":"admin@banjoo.id","telephone":"+62 812-1677-7111","legalName":"Digital Talent Scholarship","foundingDate":"2019-10-12","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","minValue":"11","maxValue":"50"},"publishingPrinciples":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/kebijakan-privasi\/","ownershipFundingInfo":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/tentang-kami\/","actionableFeedbackPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/disclaimer\/","correctionsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","ethicsPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/pedoman-media-siber\/","diversityPolicy":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/syarat-dan-ketentuan\/","diversityStaffingReport":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/hubungi-kami\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/#\/schema\/person\/aa3d6bf54bc0685b401658e96a766910","name":"Andrea Hirata","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg","url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Andrea_Hirata-scaled-96x96.jpg","caption":"Andrea Hirata"},"description":"Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan sastrawan Indonesia yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.","sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/hirataandrea\/","https:\/\/x.com\/andreahirata"],"url":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/author\/andrea-hirata\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6543"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6543\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6545,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6543\/revisions\/6545"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/banjoo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}