Indonesia kehilangan sekitar 1,3 juta hektare hutan mangrove sejak tahun 1980 hingga 2025. Angka itu setara dengan 31 persen dari luas total mangrove nasional. Penurunan ini disebabkan oleh alih fungsi lahan, abrasi, hingga degradasi lingkungan. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan menyerap karbon.
Sebagai respons, Bank Mandiri menghadirkan fitur Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri. Fitur ini mengubah jejak karbon pengguna menjadi kontribusi nyata berupa penanaman pohon. Setiap emisi yang dikonversi dihitung berdasarkan metodologi dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Dengan begitu, setiap kontribusi yang diberikan memiliki nilai ilmiah dan akuntabilitas yang jelas.
Hingga 22 Juli 2026, kontribusi nasabah melalui Livin’ Planet telah mencapai 2.697 batang pohon. Total serapan emisi yang tercatat sebesar 64,29 ton CO2e. Sebagian besar berasal dari penanaman mangrove yang mencapai 2.309 batang dengan serapan 40,26 ton CO2e atau sekitar 63 persen dari total serapan. Nilai ini setara dengan emisi dari perjalanan mobil sejauh lebih dari 244.000 kilometer.
Peran Mangrove dalam Ekosistem Karbon Biru
Mangrove menjadi komponen utama dalam program penanaman nasabah Livin’ Planet. Jenis pohon ini dipilih karena kemampuannya sebagai penyerap karbon yang sangat efektif. Selain itu, mangrove juga berperan sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi dan gelombang tinggi.
Penanaman mangrove dilakukan dengan dukungan mitra konservasi. Setiap bibit yang ditanam dipantau perkembangannya secara berkala. Nasabah juga mendapatkan laporan terkait kondisi pohon yang mereka bantu tanam. Mekanisme ini memastikan bahwa kontribusi tidak hanya berhenti saat penanaman, tetapi terus berlanjut dalam jangka panjang.
Jenis Pohon yang Ditanam melalui Livin’ Planet
Selain mangrove, kontribusi nasabah juga digunakan untuk menanam pohon produktif seperti alpukat dan aren. Jenis pohon ini dipilih karena selain menyerap karbon, juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejauh ini, telah tercatat sekitar 387 batang pohon produktif dengan serapan emisi sebesar 24,02 ton CO2e.
Pohon produktif ini memberikan manfaat ganda. Di sisi lingkungan, mereka membantu menyerap emisi karbon. Di sisi ekonomi, mereka memberikan hasil berupa buah alpukat dan gula aren yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal. Pendekatan ini menjadikan program lebih berkelanjutan dan memberikan dampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Kontribusi terhadap Target FOLU Net Sink 2030
Program penanaman pohon melalui Livin’ Planet turut mendukung pencapaian target Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030. Target ini bertujuan untuk menjadikan sektor kehutanan dan penggunaan lahan sebagai penyerap bersih emisi karbon.
Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan upaya konsisten dan terukur. Penanaman pohon yang dilakukan melalui Livin’ Planet merupakan salah satu langkah konkret. Setiap bibit yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan terus menyerap karbon dalam jangka waktu yang lama.
Mekanisme Kontribusi Nasabah melalui Livin’ Planet
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti nasabah untuk berkontribusi melalui Livin’ Planet:
-
Unduh aplikasi Livin’ by Mandiri
Aplikasi ini dapat diunduh di toko aplikasi resmi Android dan iOS. -
Akses fitur Livin’ Planet
Fitur ini terletak di bagian utama aplikasi dan dapat diakses oleh semua nasabah. -
Pilih jenis pohon yang ingin ditanam
Nasabah dapat memilih antara mangrove, alpukat, atau aren sesuai preferensi. -
Konversi jejak karbon menjadi kontribusi
Aplikasi akan menghitung jejak karbon berdasarkan aktivitas pengguna dan mengonversinya menjadi kontribusi penanaman pohon. -
Ikuti perkembangan pohon yang ditanam
Nasabah akan mendapatkan laporan berkala mengenai kondisi pohon yang telah ditanam.
Nilai Emisi yang Diserap dan Perbandingannya
Berikut adalah rincian serapan emisi dari berbagai jenis pohon yang ditanam melalui Livin’ Planet hingga Juli 2026:
| Jenis Pohon | Jumlah Batang | Serapan CO2e (ton) | Setara dengan |
|---|---|---|---|
| Mangrove | 2.309 | 40,26 | 244.000 km perjalanan mobil |
| Alpukat & Aren | 387 | 24,02 | 73.897 kWh listrik rumah tangga |
Catatan: Data di atas dapat berubah seiring dengan penambahan kontribusi nasabah.
Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas
Bank Mandiri memastikan bahwa setiap kontribusi yang diberikan nasabah memiliki akuntabilitas yang jelas. Perhitungan serapan emisi menggunakan metodologi yang telah diakui secara ilmiah. Selain itu, setiap tahapan penanaman dan pemeliharaan dilakukan bersama mitra konservasi terpercaya.
Transparansi ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan nasabah. Dengan begitu, kontribusi yang diberikan bukan hanya berupa donasi, tetapi juga bentuk partisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan.
Dukungan Lebih Luas terhadap Keberlanjutan
Program Livin’ Planet merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri terhadap keberlanjutan lingkungan. Selain penanaman pohon, Bank Mandiri juga terus mengembangkan berbagai inisiatif lain yang mendukung isu lingkungan dan sosial.
Melalui pendekatan yang terintegrasi, Bank Mandiri berharap dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung transisi ke ekonomi hijau. Setiap langkah yang diambil diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Disclaimer
Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terkini hingga Juli 2026. Jumlah kontribusi dan serapan emisi dapat berubah seiring dengan penambahan partisipasi dari nasabah. Perhitungan emisi menggunakan standar dari IPCC dan dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan ilmiah terbaru.
Agung Budianto adalah profesional media multitalenta yang saat ini berperan sebagai Engagement Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan kemampuan yang komprehensif dalam jurnalistik digital dan content engagement, Ardan membawa perspektif unik dalam setiap konten yang dihasilkannya.