Beranda » Finansial » Harga Emas Antam 25 Juni 2026 Tetap di Rp2.655.000 per Gram, Apakah Waktunya Investasi Sekarang?

Harga Emas Antam 25 Juni 2026 Tetap di Rp2.655.000 per Gram, Apakah Waktunya Investasi Sekarang?

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis 25 Juni 2026, tetap berada di posisi Rp2.655.000 per gram. Tidak ada perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Angka ini berlaku untuk emas Antam ukuran 1 gram yang merupakan ukuran paling populer di kalangan investor ritel.

Meski harga jualnya tidak bergerak, harga buyback atau harga tebus emas justru turun cukup signifikan. Kini, Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp2.320.000 per gram, turun dari level sebelumnya yang berada di atas Rp2.370.000. Penurunan ini cukup memengaruhi keputusan investor yang ingin menjual emasnya kembali ke Antam.

Harga Emas Antam Hari Ini

Pergerakan harga emas Antam memang cenderung stabil dalam jangka pendek. Namun, perbedaan antara harga jual dan beli (spread) yang cukup lebar bisa menjadi pertimbangan penting bagi investor. Berikut adalah rincian harga emas Antam berdasarkan berbagai pecahan yang tersedia.

Tabel Harga Emas Antam per 25 Juni 2026

Pecahan Harga Jual (Sebelum Pajak) Harga Jual (Setelah Pajak) Harga Buyback
0,5 gram Rp1.377.500 Rp1.380.944 Rp1.160.000
1 gram Rp2.655.000 Rp2.661.638 Rp2.320.000
2 gram Rp5.250.000 Rp5.263.125 Rp4.640.000
3 gram Rp7.850.000 Rp7.869.625 Rp6.960.000
5 gram Rp13.050.000 Rp13.082.625 Rp11.600.000
10 gram Rp26.045.000 Rp26.110.113 Rp23.200.000
25 gram Rp64.987.000 Rp65.149.468 Rp58.000.000
50 gram Rp129.895.000 Rp130.219.738 Rp116.000.000
100 gram Rp259.712.000 Rp260.361.280 Rp232.000.000

Catatan: Harga di atas sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,45% untuk pembelian emas batangan.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Pergerakan harga emas tidak hanya ditentukan oleh kondisi pasar domestik. Banyak faktor global yang turut berperan, termasuk kebijakan moneter bank sentral, inflasi, dan ketegangan geopolitik.

1. Kebijakan Suku Bunga Global

Saat suku bunga acuan bank sentral seperti The Fed atau Bank Indonesia naik, investor cenderung beralih ke instrumen berbunga tinggi. Hal ini membuat permintaan emas sebagai aset non-yield (tidak memberikan bunga) menjadi turun.

Baca Juga:  Tarif Tol Trans Jawa 2026 Update: Perkiraan Biaya Perjalanan Jakarta–Surabaya Saat Lebaran Ini Wajib Diketahui

2. Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah

Emas sering dijadikan lindung nilai saat inflasi tinggi. Namun, jika rupiah menguat, harga emas dalam mata uang lokal bisa terlihat lebih murah, sehingga menarik minat pembeli.

3. Sentimen Pasar dan Geopolitik

Ketidakpastian global, seperti konflik regional atau krisis ekonomi, biasanya mendorong investor mencari safe haven asset. Emas menjadi salah satu pilihan utama dalam situasi seperti ini.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Beli atau Jual Emas?

Investasi emas tidak bisa dilihat dari satu hari saja. Namun, pergerakan harga hari ini bisa menjadi salah satu indikator awal sebelum memutuskan apakah akan membeli atau menjual.

1. Beli Emas Saat Harga Buyback Rendah

Jika harga buyback sedang turun, ini bisa menjadi peluang untuk membeli emas dengan harga lebih murah. Investor jangka panjang biasanya memanfaatkan situasi seperti ini untuk menambah porsi emas dalam portofolio.

2. Jual Emas Saat Harga Jual Tinggi

Sebaliknya, jika harga jual emas naik dan tren global mendukung, menjual emas bisa memberikan keuntungan yang menarik. Terutama bagi investor yang sudah memiliki emas dalam jangka waktu lama.

3. Perhatikan Spread Antara Harga Jual dan Beli

Spread yang lebar bisa memakan keuntungan investor. Misalnya, saat membeli emas di harga Rp2.655.000 dan langsung dijual kembali, investor hanya akan mendapatkan Rp2.320.000. Artinya, ada selisih sebesar Rp335.000 yang hilang begitu saja.

Tips Investasi Emas yang Bijak

Investasi emas bisa menguntungkan, tapi juga bisa merugikan jika tidak dikelola dengan tepat. Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan.

1. Jangan Terlalu Sering Beli Jual

Emas lebih cocok sebagai investasi jangka panjang. Sering membeli dan menjual hanya akan membuat biaya transaksi semakin besar dan mengurangi keuntungan.

Baca Juga:  Harga Emas Perhiasan Anjlok Jadi Rp2,4 Jutaan per Gram pada 25 April 2026, Ini Penyebabnya

2. Pilih Pecahan yang Sesuai

Investor pemula bisa mulai dari emas ukuran kecil seperti 0,5 gram atau 1 gram. Sedangkan investor dengan dana besar bisa mempertimbangkan pecahan 10 gram atau lebih untuk efisiensi biaya.

3. Simpan Emas Fisik dengan Aman

Jika membeli emas fisik, pastikan penyimpanannya aman. Bisa menggunakan brankas pribadi atau jasa penyimpanan dari pihak ketiga yang terpercaya.

Perbandingan Emas Antam dengan Produk Emas Lain

Selain emas Antam, ada beberapa produk emas batangan lain yang juga populer di pasaran. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Tabel Perbandingan Harga Emas per 25 Juni 2026

Produk Emas Harga per Gram (Jual) Harga per Gram (Beli) Pajak Ketersediaan
Antam Rp2.655.000 Rp2.320.000 0,45% Tinggi
UBS Rp2.640.000 Rp2.310.000 0,90% Sedang
Logam Mulia Rp2.660.000 Rp2.325.000 0,45% Tinggi
Brillian Rp2.670.000 Rp2.330.000 0,90% Rendah

Catatan: Harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.

Disclaimer

Harga emas sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi. Data di atas adalah informasi terkini per 25 Juni 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Sebelum membeli atau menjual emas, pastikan untuk mengecek harga terbaru dari sumber resmi.

Investasi emas juga melibatkan risiko, termasuk volatilitas harga dan likuiditas. Artikel ini hanya sebagai informasi dan bukan merupakan saran investasi finansial.

Eva Agustin
Jurnalis

Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.