Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Lonjakan ini cukup signifikan, terutama bagi investor atau masyarakat yang rutin membeli emas batangan sebagai instrumen investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Kenaikan harga jual emas Antam mencapai Rp20.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.572.000 menjadi Rp2.592.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga naik. Nilai pembelian kembali emas meningkat sebesar Rp25.000 per gram. Dari sebelumnya Rp2.376.000, kini buyback emas Antam mencapai Rp2.401.000 per gram. Meski mengalami peningkatan, selisih antara harga jual dan buyback masih tergolong lebar, yakni mencapai Rp191.000 per gram.
Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini
Pergerakan harga emas tidak hanya menjadi perhatian investor emas lokal, tetapi juga investor global. Harga emas Antam yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) selalu menjadi barometer bagi masyarakat Indonesia yang ingin berinvestasi dalam bentuk logam mulia. Dalam perdagangan terbaru, harga jual dan buyback menunjukkan tren yang naik.
Harga jual emas adalah nilai yang dibebankan kepada pembeli ketika ingin membeli emas batangan bersertifikat dari Antam. Sementara itu, harga buyback adalah nilai yang akan diterima jika seseorang menjual kembali emasnya ke Antam. Keduanya memiliki perbedaan nilai yang cukup signifikan, dan hal ini perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual emas.
1. Rincian Harga Emas Antam per 10 Oktober 2026
Berikut adalah rincian harga emas Antam dan buyback terbaru:
- Harga jual emas Antam: Rp2.592.000 per gram
- Harga buyback emas Antam: Rp2.401.000 per gram
- Selisih harga jual dan buyback: Rp191.000 per gram
- Kenaikan harga jual: Rp20.000 per gram
- Kenaikan harga buyback: Rp25.000 per gram
2. Perbandingan Harga Emas Antam dengan Harga Global
Harga emas Antam tidak bergerak sendiri. Ia juga terpengaruh oleh harga emas dunia yang fluktuatif. Pada 10 Oktober 2026, harga emas dunia berada di kisaran USD 2.600 per ounce. Dengan kurs rupiah terhadap dolar yang berada di sekitar Rp15.500 per USD, harga global tersebut turut mendorong kenaikan harga emas lokal.
Namun, perlu dicatat bahwa harga emas Antam juga dipengaruhi oleh faktor internal seperti biaya produksi, kebijakan pemerintah, dan kebijakan internal Antam. Sehingga, meskipun harga global turun, harga lokal belum tentu mengikuti arah yang sama.
3. Penyebab Kenaikan Harga Emas Antam
Berikut beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga emas Antam:
-
Ketidakpastian Global
Situasi geopolitik yang tidak menentu, termasuk ketegangan di Timur Tengah dan ketidakstabilan ekonomi global, membuat investor beralih ke safe haven assets seperti emas. -
Inflasi dan Kebijakan Moneter
Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) dikabarkan menunda siklus penurunan suku bunga. Hal ini membuat investor khawatir terhadap daya beli mata uang, sehingga emas menjadi alternatif yang menarik. -
Permintaan Domestik yang Tinggi
Di tengah situasi ekonomi yang belum stabil, permintaan emas batangan sebagai instrumen investasi dan simpanan nilai meningkat. Terlebih menjelang akhir tahun, permintaan cenderung naik karena tradisi membeli emas jelang liburan dan perayaan.
4. Tips Investasi Emas untuk Pemula
Investasi emas bisa menjadi pilihan yang menarik, terutama bagi pemula yang ingin mulai dari instrumen yang relatif aman. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjebak pada keputusan yang kurang tepat.
-
Pahami Selisih Jual dan Beli
Selisih antara harga jual dan buyback bisa menjadi faktor kerugian jika tidak dikelola dengan baik. Belilah emas dengan tujuan investasi jangka panjang agar selisih ini tidak terlalu terasa. -
Pantau Harga Emas Secara Berkala
Harga emas bisa berubah kapan saja. Dengan memantau pergerakan harga secara rutin, investor bisa menentukan waktu terbaik untuk membeli atau menjual. -
Gunakan Aplikasi Resmi Antam
Aplikasi Logam Mulia memudahkan pengguna untuk membeli dan menjual emas secara digital. Pengguna juga bisa melihat riwayat transaksi dan harga terkini. -
Hindari Spekulasi Jangka Pendek
Emas bukan instrumen yang cocok untuk spekulasi cepat kaya. Fokuslah pada pertumbuhan nilai jangka panjang.
5. Syarat dan Ketentuan Pembelian Emas Antam
Bagi yang ingin membeli emas Antam, baik secara langsung maupun online, ada beberapa syarat dan ketentuan yang perlu dipenuhi.
-
KTP Asli
Pembeli wajib membawa KTP asli sebagai identitas diri. Untuk pembelian online, data KTP diunggah sesuai ketentuan aplikasi. -
Pembelian Minimum 1 Gram
Emas Antam bisa dibeli mulai dari 1 gram. Namun, untuk pembelian dalam jumlah besar, tersedia pilihan dalam bentuk batangan 5 gram, 10 gram, hingga 100 gram. -
Biaya Admin untuk Transaksi Online
Transaksi melalui aplikasi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp10.000 per transaksi, terlepas dari berapa gram emas yang dibeli. -
Jam Operasional
Untuk pembelian langsung di gerai Antam, jam operasional biasanya dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan untuk transaksi online, bisa dilakukan 24 jam.
Perbandingan Harga Emas Antam dengan Produk Emas Lainnya
| Produk Emas | Harga Jual per Gram | Harga Buyback per Gram | Selisih |
|---|---|---|---|
| Emas Antam | Rp2.592.000 | Rp2.401.000 | Rp191.000 |
| Emas UBS | Rp2.585.000 | Rp2.390.000 | Rp195.000 |
| Emas LM | Rp2.590.000 | Rp2.395.000 | Rp195.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa selisih harga jual dan buyback antar produk emas hampir sama. Ini menunjukkan bahwa semua produk emas batangan memiliki kebijakan yang konsisten dalam hal spread harga.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan lokal. Data yang disajikan dalam artikel ini adalah data terkini per 10 Oktober 2026 dan dapat berbeda pada hari berikutnya. Sebaiknya selalu cek harga terbaru melalui situs resmi Antam atau aplikasi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas juga memiliki risiko, meskipun dianggap relatif aman. Pastikan untuk memahami risiko dan manfaat sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
