Ilustrasi. Foto: dok MI/Panca Syurkani.
Harga bahan bakar minyak atau BBM di Indonesia memasuki pekan baru tanpa ada perubahan signifikan. Di tengah dinamika global yang kerap memicu fluktuasi harga energi, kenaikan terakhir yang tercatat terjadi pada 1 Maret 2026. Sejak saat itu, harga dari berbagai merek seperti Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo cenderung stabil meski sempat mengalami penyesuaian beberapa waktu lalu.
Meski demikian, kondisi ini bukan berarti harga BBM sudah pasti hingga akhir periode. Operator BBM rutin melakukan evaluasi, terutama terhadap komoditas minyak mentah global serta nilai tukar rupiah. Pekan ini, yaitu 9 hingga 15 Maret 2026, menjadi sorotan karena merupakan momen di mana harga-harga tersebut ditetapkan untuk periode awal bulan.
Harga BBM Resmi di SPBU Seluruh Indonesia
Perubahan harga BBM biasanya disampaikan langsung oleh masing-masing operator. Untuk periode Maret 2026, penyesuaian terakhir dilakukan pada awal bulan. Meskipun sebagian besar harga tetap, beberapa jenis BBM justru mengalami koreksi baik naik maupun turun. Berikut rinciannya.
1. Pertamina
Sebagai operator terbesar, Pertamina memiliki variasi produk yang cukup lengkap. Mulai dari BBM subsidi hingga premium dengan standar oktan tinggi. Berikut daftar harga terbaru BBM Pertamina per 9 Maret 2026:
| Jenis BBM | Harga per Liter (Rp) |
|---|---|
| Solar Subsidi (CN 48) | 6.800 |
| Pertalite (RON 90) | 10.000 |
| Pertamax (RON 92) | 12.300 |
| Pertamax Green (RON 95) | 13.150 |
| Pertamax Turbo (RON 98) | 13.400 |
| Dexlite (CN 51) | 13.500 |
| Pertamina DEX (CN 53) | 13.600 |
Beberapa catatan penting:
- Harga Pertalite dan Solar Subsidi belum berubah.
- Pertamax mengalami kenaikan Rp500.
- Produk premium seperti Pertamax Turbo dan Pertamax Green justru turun harga.
- Dexlite turun cukup signifikan sebesar Rp1.200.
2. Shell
Shell sebagai salah satu operator swasta ternama juga melakukan penyesuaian harga BBM menjelang Maret 2026. Perubahan ini mencerminkan tren pasar dan kebijakan internal perusahaan. Berikut daftar harga BBM Shell:
| Jenis BBM | Harga per Liter (Rp) |
|---|---|
| Shell Super | 12.390 |
| Shell V-Power Diesel | 14.620 |
Kenaikan terjadi pada kedua jenis BBM ini. Shell Super naik dari Rp12.050 menjadi Rp12.390, sedangkan Shell V-Power Diesel naik dari Rp13.600 menjadi Rp14.620.
3. BP-AKR
BP-AKR, yang merupakan kolaborasi antara British Petroleum dan AKR Corporindo, juga ikut menyesuaikan harga BBM. Operator ini dikenal dengan konsistensinya dalam menyediakan bahan bakar berkualitas tinggi. Berikut rinciannya:
| Jenis BBM | Harga per Liter (Rp) |
|---|---|
| BP 92 | 12.390 |
| BP Ultimate | 12.920 |
| BP Ultimate Diesel | 14.620 |
Semua jenis BBM mengalami kenaikan. BP 92 naik dari Rp12.050 menjadi Rp12.390. BP Ultimate naik dari Rp12.500 menjadi Rp12.920. Sedangkan BP Ultimate Diesel naik dari Rp13.600 menjadi Rp14.620.
4. Vivo Energy
Vivo Energy, operator yang berbasis di Singapura, juga aktif di pasar BBM ritel Indonesia. Meski beberapa jenis BBM mengalami penyesuaian harga, stok untuk Revvo 90 masih kosong. Berikut daftar harga BBM Vivo:
| Jenis BBM | Harga per Liter (Rp) |
|---|---|
| Revvo 92 | 12.390 |
| Revvo 95 | 12.930 |
| Diesel Primus Plus | 14.610 |
Kenaikan terlihat pada ketiga jenis BBM tersebut. Revvo 92 naik dari Rp12.050 menjadi Rp12.390. Revvo 95 naik dari Rp12.500 menjadi Rp12.930. Diesel Primus Plus naik dari Rp13.600 menjadi Rp14.610.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga BBM
Harga BBM tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dalam negeri. Ada sejumlah faktor eksternal yang turut memengaruhi, terutama dalam jangka pendek.
-
Harga minyak mentah global
Volatilitas harga minyak mentah dunia sangat berpengaruh langsung terhadap biaya produksi BBM. Ketika harga minyak mentah naik, operator biasanya menyesuaikan harga eceran. -
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS
Karena harga minyak mentah menggunakan mata uang dollar, melemahnya rupiah akan meningkatkan beban impor minyak, yang akhirnya dibayar konsumen. -
Kebijakan pemerintah terhadap subsidi energi
Subsidi energi dapat menahan harga BBM tetap rendah. Namun, jika pemerintah mengurangi subsidi, dampaknya akan dirasakan langsung di pompa. -
Biaya distribusi dan logistik
Transportasi BBM dari depot ke SPBU juga memerlukan biaya operasional. Wilayah terpencil atau sulit dijangkau biasanya memiliki harga yang sedikit lebih tinggi.
Tips Memilih BBM yang Efisien
Memilih BBM bukan cuma soal harga. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap irit dan performa mesin tetap optimal.
-
Sesuaikan dengan rekomendasi produsen kendaraan
Setiap mobil punya spesifikasi mesin yang berbeda. Gunakanlah BBM sesuai rekomendasi oktan agar tidak merusak mesin. -
Pilih merek terpercaya
Operator seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo umumnya memiliki kontrol kualitas yang ketat. Hal ini mengurangi risiko penggunaan BBM ilegal atau campuran tidak sesuai standar. -
Pantau harga secara berkala
Harga BBM bisa berubah sewaktu-waktu. Dengan memantau harga, pengguna bisa memilih waktu terbaik untuk mengisi bahan bakar. -
Gunakan fitur digital untuk tracking harga
Banyak aplikasi dan situs yang menyediakan informasi harga BBM real-time. Ini bisa membantu menemukan SPBU dengan harga lebih kompetitif.
Disclaimer
Harga BBM bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan operator dan kondisi makro ekonomi. Data dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal 9 Maret 2026. Pembaca disarankan untuk selalu mengecek harga terbaru di lapangan sebelum melakukan pengisian bahan bakar.
Agung Budianto adalah profesional media multitalenta yang saat ini berperan sebagai Engagement Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan kemampuan yang komprehensif dalam jurnalistik digital dan content engagement, Ardan membawa perspektif unik dalam setiap konten yang dihasilkannya.