Beranda » Nasional » Selain Saham, Ini Dia 7 Jenis Investasi yang Banyak Dipilih Generasi Milenial dan Z

Selain Saham, Ini Dia 7 Jenis Investasi yang Banyak Dipilih Generasi Milenial dan Z

Ilustrasi. Foto: bankcij.co.id

Tren investasi di kalangan generasi muda kian meningkat tajam. Data terbaru dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Januari 2026 mencatat jumlah investor pasar modal nasional sudah menyentuh angka 21.037.426 Single Investor Identification (SID). Mayoritas besar berasal dari usia di bawah 30 tahun, termasuk milenial dan Gen Z yang menyumbang lebih dari 80% dari total investor ritel.

Pertumbuhan investor sepanjang 2025 mencapai 37%, didorong antusiasme terhadap reksa dana dan saham. Investor reksa dana tercatat sebanyak 19,8 juta SID, sedangkan investor saham dan surat berharga lainnya berada di angka 8,9 juta SID. Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak anak muda yang mulai sadar pentingnya investasi sebagai bentuk perencanaan finansial jangka panjang.

Meski saham dan reksa dana kerap jadi sorotan, ternyata ada beberapa instrumen lain yang juga digemari kalangan muda. Dari emas digital hingga kripto, berikut adalah lima pilihan investasi populer selain saham yang layak diperhatikan.

1. Reksa Dana Pasar Uang dan Saham

Reksa dana masih menjadi primadona di kalangan pemula karena relatif aman dan mudah diakses lewat aplikasi. Cocok bagi yang ingin mulai investasi dengan modal minim namun tetap bisa pantau perkembangan portofolio secara real time.

Produk reksa dana pasar uang biasanya memiliki risiko rendah dan likuiditas tinggi. Sedangkan reksa dana saham menawarkan potensi return lebih tinggi dengan eksposur pada perusahaan-perusahaan go public. Banyak anak muda memilih jenis ini karena proses transaksinya praktis dan tidak memerlukan pengetahuan mendalam soal analisis saham.

2. Emas Digital

Emas tetap jadi favorit sebagai aset safe haven, apalagi kini sudah tersedia versi digitalnya. Investasi emas digital semakin diminati karena nilainya cenderung stabil saat kondisi ekonomi tidak menentu.

Baca Juga:  IHSG Naik 2,16% Sepekan: Tembus 9.000, Rekor Tertinggi & Kapitalisasi Rp16.301 Triliun

Aset ini mudah dibeli dan dijual kapan saja melalui platform digital. Selain itu, emas juga bisa dicairkan dengan cepat jika sewaktu-waktu butuh dana darurat. Bagi anak muda yang ingin punya cadangan nilai aman, emas digital bisa jadi pilihan tepat.

3. Saham dan Trading Aktif

Saham bukan cuma alat investasi jangka panjang, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk trading harian. Potensi keuntungan dari fluktuasi harga saham membuat banyak anak muda tertarik mencoba strategi jual beli saham secara aktif.

Namun, trading saham membutuhkan pengetahuan teknis dan manajemen risiko yang baik. Meskipun begitu, daya tariknya terletak pada fleksibilitas dan potensi profit besar dalam waktu singkat. Banyak trader muda bahkan menggunakan fitur simulasi dan backtesting untuk belajar sebelum benar-benar masuk pasar.

4. Kripto dan NFT

Dunia aset kripto dan NFT terus menarik minat generasi muda. Volatilitas tinggi justru menjadi daya tarik karena bisa memberikan return besar dalam hitungan hari atau bahkan jam.

Bitcoin, Ethereum, dan ribuan altcoin lainnya bisa diperdagangkan 24/7 di berbagai exchange. Sementara NFT membuka peluang baru dalam kepemilikan aset digital unik seperti gambar, musik, atau video. Meski risikonya tinggi, anak muda cenderung lebih terbuka terhadap inovasi teknologi blockchain yang diyakini akan jadi fondasi sistem finansial masa depan.

5. P2P Lending

Peer-to-peer lending atau pinjaman online antar individu juga ramai diterapkan oleh investor muda. Platform ini mempertemukan pemberi dana dengan peminjam, umumnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Baca Juga:  Permintaan Rumah Tapak Diprediksi Naik 6% pada 2026 Berkat Insentif PPN DTP yang Diberikan Pemerintah

Imbal hasil yang ditawarkan bisa lebih tinggi dibandingkan deposito konvensional. Namun, risiko gagal bayar tetap harus diperhitungkan. Untuk menghindari kerugian, banyak investor muda memilih platform yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perbandingan Jenis Investasi Populer di Kalangan Anak Muda

Jenis Investasi Tingkat Risiko Potensi Return Likuiditas Cocok Untuk
Reksa Dana Rendah – Sedang Stabil Tinggi Pemula
Emas Digital Rendah Stabil Tinggi Cadangan Nilai
Saham & Trading Tinggi Sangat Tinggi Sedang-Tinggi Trader Aktif
Kripto & NFT Sangat Tinggi Sangat Tinggi Variatif Investor Agresif
P2P Lending Sedang-Tinggi Tinggi Rendah-Sedang Pendapatan Pasif

Generasi muda kini memiliki banyak opsi dalam memulai investasi. Setiap instrumen punya karakteristik sendiri, baik dari segi risiko, potensi return, maupun kemudahan akses. Yang penting adalah memahami profil diri sendiri sebelum memilih instrumen yang sesuai.

Seiring berkembangnya teknologi, akses ke berbagai jenis investasi semakin terbuka luas. Hal ini memberikan kesempatan besar bagi anak muda untuk membangun portofolio yang seimbang dan mendukung tujuan finansial jangka panjang.

Disclaimer: Data dan statistik dalam artikel ini bersumber dari informasi resmi hingga April 2025. Angka-angka bisa berubah seiring perkembangan pasar dan regulasi terkini. Sebaiknya selalu cek update terbaru dari lembaga terkait sebelum membuat keputusan investasi.

Andrea Hirata
Jurnalis

Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.