Hasil survei terbaru dari NEXT by Antara menunjukkan bahwa kepuasan penumpang kereta api saat mudik Lebaran 2026 mencapai 92,1 persen. Angka ini mencerminkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai moda transportasi utama selama arus mudik.
Survei dilakukan pada 20-21 Maret 2026 dengan melibatkan 536 responden dari berbagai stasiun besar di Pulau Jawa. Stasiun yang menjadi titik survei antara lain Gambir dan Pasar Senen (Jakarta), Tugu dan Lempuyangan (Yogyakarta), Bandung dan Kiaracondong (Bandung), Tawang dan Poncol (Semarang), serta Pasar Turi dan Gubeng (Surabaya).
Faktor-Faktor yang Mendorong Kepuasan Penumpang
Kepuasan tinggi ini tidak datang begitu saja. Ada beberapa faktor utama yang turut mendukung performa KAI selama arus mudik tahun ini. Dari sisi layanan hingga integrasi teknologi, banyak aspek yang berkontribusi terhadap kenyamanan dan kepercayaan penumpang.
1. Kondisi Fisik Stasiun yang Terjaga
Sebagian besar responden menilai kondisi fasilitas stasiun dalam keadaan baik. Kebersihan ruang tunggu dinilai memadai oleh 86,6 persen responden. Toilet stasiun juga dinilai bersih oleh 84,3 persen penumpang. Selain itu, ketanggapan petugas stasiun mencapai 91,1 persen, menunjukkan bahwa pelayanan di lapangan berjalan efektif.
2. Proses Boarding yang Efisien
Dalam proses boarding, sekitar 61,2 persen penumpang masih menggunakan sistem manual, sementara 38,8 persen menggunakan face recognition. Meski demikian, tingkat kepuasan terhadap proses boarding mencapai 93,7 persen. Ini menunjukkan bahwa baik sistem manual maupun digital sama-sama memberikan pengalaman positif.
3. Integrasi Antarmoda Transportasi
Integrasi antarmoda transportasi dinilai baik oleh 86 persen responden. Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas antara kereta api dan moda transportasi lainnya seperti bus, ojek online, dan angkutan perkotaan berjalan lancar dan memudahkan perjalanan.
Preferensi Kelas dan Kenyamanan di Dalam Kereta
Kelas ekonomi menjadi pilihan utama responden sebesar 58 persen. Kelas eksekutif diikuti oleh 36,9 persen responden, sedangkan kelas bisnis hanya dipilih oleh 4,3 persen. Meskipun kelas ekonomi lebih banyak digunakan, tingkat kenyamanan tetap tinggi.
4. Kenyamanan Gerbong dan Kebersihan
Kenyamanan gerbong dinilai baik oleh 88,2 persen responden. Kebersihan ruang kereta mencapai 92 persen, dan ketanggapan petugas di dalam kereta mencapai 92,6 persen. Meski kebersihan toilet kereta dinilai baik oleh 79,6 persen responden, angka ini masih bisa ditingkatkan.
5. Fasilitas Kantin dan Restoran
Fasilitas kantin atau restoran di dalam kereta dinilai baik oleh 86,7 persen responden. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan penumpang selama perjalanan jarak jauh terpenuhi dengan baik.
Pola Pembelian Tiket dan Persepsi Harga
Pembelian tiket secara online menjadi pilihan utama, digunakan oleh 86,6 persen responden. Proses pembelian tiket dinilai mudah oleh 82,2 persen responden. Namun, sekitar 47,7 persen responden menilai harga tiket relatif mahal, sementara 40,9 persen menilai harga tiket berada pada kategori netral.
| Kategori | Persentase Responden |
|---|---|
| Harga tiket mahal | 47,7% |
| Harga tiket netral | 40,9% |
| Harga tiket murah | 11,4% |
Dampak Sosial dan Lingkungan dari Penggunaan Kereta Api
Penggunaan kereta api memberikan dampak sosial positif yang signifikan. Sebanyak 32,3 persen responden menyebut bahwa kereta api membantu menghemat waktu perjalanan. Sementara itu, 30,8 persen menilai kereta api dapat mengurangi kemacetan.
| Dampak Sosial | Persentase Responden |
|---|---|
| Hemat waktu perjalanan | 32,3% |
| Kurangi kemacetan | 30,8% |
| Keamanan lebih terjamin | 16% |
| Akses perjalanan lebih mudah | 15,5% |
Selain itu, 80,6 persen responden menyatakan bahwa komitmen KAI terhadap lingkungan mempengaruhi keputusan mereka menggunakan kereta api. Sebanyak 93,3 persen responden menilai kontribusi KAI dalam mendukung transportasi publik perkotaan sangat baik.
Loyalitas Pengguna dan Rekomendasi
Tingkat loyalitas pengguna kereta api juga sangat tinggi. Sebanyak 93,9 persen responden menyatakan akan kembali menggunakan kereta api di masa depan. Selain itu, 93,5 persen responden bersedia merekomendasikan KAI kepada kerabat atau orang terdekat.
Profil Responden Survei
Responden didominasi oleh perempuan sebesar 56 persen dan laki-laki 44 persen. Mayoritas berasal dari generasi Z (66 persen), disusul milenial (18,3 persen), gen Alpha (8,6 persen), dan gen X (6,3 persen). Dari segi pekerjaan, pelajar atau mahasiswa menjadi kelompok terbesar dengan 41,2 persen, diikuti pegawai swasta (35,1 persen) dan wiraswasta (7,1 persen).
| Kelompok Usia | Persentase |
|---|---|
| Generasi Z | 66% |
| Milenial | 18,3% |
| Gen Alpha | 8,6% |
| Gen X | 6,3% |
| Pekerjaan | Persentase |
|---|---|
| Pelajar/Mahasiswa | 41,2% |
| Pegawai Swasta | 35,1% |
| Wiraswasta | 7,1% |
| Lainnya | 16,6% |
Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat hasil survei pada Maret 2026 dan dapat mengalami perubahan seiring waktu. Hasil survei tidak mengikat dan dapat berbeda tergantung kondisi lapangan dan kebijakan yang berlaku.
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
