Beranda » Finansial » Harga Emas Perhiasan 9 Juli 2026 Terjun Bebas, Sentuh Level Rp2,290 Juta per Gram

Harga Emas Perhiasan 9 Juli 2026 Terjun Bebas, Sentuh Level Rp2,290 Juta per Gram

Harga emas perhiasan pada Kamis, 9 Juli 2026, kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan. Banyak investor dan kolektor emas mulai memperhatikan pergerakan harga ini sebagai indikator awal untuk menentukan langkah selanjutnya, baik itu menjual atau menambah koleksi.

Perubahan nilai emas di pasar lokal terutama terlihat di toko-toko besar seperti Raja Emas Indonesia dan Lakuemas. Kedua toko ini kerap dijadikan rujukan oleh masyarakat sebelum melakukan transaksi emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun batangan.

Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Perubahan harga emas perhiasan tidak hanya terjadi di pasar internasional, tetapi juga terpantau di pasar domestik. Harga emas di toko-toko ternama kembali turun, memberikan peluang bagi pembeli untuk mendapatkan emas dengan harga lebih terjangkau.

1. Harga Emas Raja Emas Indonesia

Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan mengalami penurunan di berbagai kadar. Berikut rinciannya:

  • 24 karat (99,99% kemurnian): Turun dari Rp2.320.000 menjadi Rp2.290.000 per gram
  • 24 karat (99,5% kemurnian): Turun Rp20.000 menjadi Rp2.110.000 per gram
  • 23 karat: Dijual seharga Rp1.985.000 per gram
  • 5 karat: Turun Rp5.000 menjadi Rp425.000 per gram

2. Harga Emas Lakuemas

Sementara itu, di Lakuemas, harga emas perhiasan juga mengalami penurunan:

  • 24 karat (99% kemurnian): Turun sebesar Rp29.000 menjadi Rp2.263.000 per gram

Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Emas

Penurunan harga emas perhiasan tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang turut memengaruhi pergerakan harga ini.

1. Stabilitas Harga Emas Global

Harga emas global yang cenderung stabil atau bahkan sedikit turun membuat harga emas lokal ikut bergerak ke bawah. Investor cenderung menjual emas jika harga global sedang tidak menjanjikan.

Baca Juga:  Estimasi Gaji ke-13 PNS 2026 Sudah Keluar, Simak Besaran Tunjangannya untuk ASN

2. Kebijakan Bank Sentral

Bank sentral dunia yang menahan kenaikan suku bunga juga berdampak pada harga emas. Jika suku bunga rendah, emas menjadi lebih menarik sebagai aset non-yield, tetapi jika suku bunga naik, investor bisa beralih ke instrumen lain.

3. Permintaan Pasar yang Menurun

Musim liburan atau perayaan besar biasanya meningkatkan permintaan emas. Namun, jika permintaan tidak sebanding dengan penawaran, harga bisa turun. Tren ini terlihat di paruh pertama 2026, di mana permintaan emas belum mencapai puncaknya.

Tips Membeli Emas Perhiasan saat Harga Turun

Momen penurunan harga emas bisa menjadi peluang emas (punya celah) untuk menambah koleksi. Namun, tetap perlu pertimbangan matang agar tidak terjebak harga yang masih bisa turun lebih lanjut.

1. Tentukan Tujuan Investasi

Apakah emas dibeli untuk koleksi, hadiah, atau investasi jangka panjang? Jika untuk investasi, sebaiknya pilih emas batangan karena lebih likuid.

2. Perhatikan Kadar dan Biaya Tambahan

Harga emas perhiasan tidak hanya ditentukan oleh kadar emas, tetapi juga biaya pembuatan dan desain. Pastikan membandingkan harga antar toko untuk mendapatkan nilai terbaik.

3. Beli Secara Bertahap

Alih-alih membeli dalam jumlah besar sekaligus, lebih aman membeli secara bertahap. Ini mengurangi risiko jika harga justru terus turun.

Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Beberapa Toko

Toko Kadar Emas Harga Sebelumnya Harga Sekarang Selisih
Raja Emas 24K (99,99%) Rp2.320.000 Rp2.290.000 -Rp30.000
Raja Emas 24K (99,5%) Rp2.130.000 Rp2.110.000 -Rp20.000
Raja Emas 5K Rp430.000 Rp425.000 -Rp5.000
Lakuemas 24K (99%) Rp2.292.000 Rp2.263.000 -Rp29.000
Baca Juga:  Panduan Praktis Beli Saham BBRI Online Hanya dalam 5 Langkah Mudah dan Aman

Strategi Jangka Panjang dalam Investasi Emas

Investasi emas tidak hanya soal membeli saat harga turun. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan agar investasi emas memberikan hasil optimal.

1. Gunakan Metode Dollar-Cost Averaging (DCA)

Metode ini melibatkan pembelian emas secara berkala dalam jumlah tetap. Dengan begitu, rata-rata harga beli bisa lebih rendah dari harga pasar.

2. Simpan di Tempat Aman

Emas yang sudah dibeli sebaiknya disimpan di tempat aman, seperti brankas atau bank. Ini menghindari risiko kehilangan fisik.

3. Jangan Panik Saat Harga Turun

Harga emas bisa naik dan turun dalam waktu singkat. Investor yang baik tidak mudah panik dan tetap fokus pada tujuan jangka panjang.

Disclaimer

Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan lokal. Data di atas bersifat referensi dan dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan masing-masing toko. Selalu cek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.

Investasi emas tetap menjadi pilihan yang menarik, terutama saat harga sedang turun. Dengan strategi yang tepat, bisa menjadi peluang untuk memperkuat portofolio keuangan jangka panjang.

Rosatyani Puspita
Jurnalis

Rosatyani Puspita adalah jurnalis berpengalaman yang saat ini berkarier sebagai Editor, Reporter, dan Penulis di dua platform media digital terkemuka Indonesiadi banjoo.id. Dengan dedikasi tinggi terhadap jurnalisme berkualitas dan integritas editorial, Rosatyani konsisten menghadirkan konten yang akurat, berimbang, dan berdampak bagi masyarakat.