Beranda ยป Berita ยป Rincian Gaji Kepala Desa 2025 Berdasarkan PP No. 11 Tahun 2019, Totalnya Mengejutkan

Rincian Gaji Kepala Desa 2025 Berdasarkan PP No. 11 Tahun 2019, Totalnya Mengejutkan

Pernah penasaran sebenarnya berapa penghasilan seorang kepala desa setiap bulannya? Banyak yang mengira gaji pemimpin di level desa itu kecil atau bahkan seadanya saja.

Padahal faktanya, penghasilan kepala desa sudah diatur secara resmi oleh pemerintah pusat. Bahkan nominalnya mungkin di luar ekspektasi banyak orang.

Menariknya lagi gaji pokok bukan satu-satunya sumber penghasilan. Ada beberapa jenis tunjangan yang juga masuk ke kantong kepala desa setiap bulan. Penasaran berapa total keseluruhannya?

Dasar Hukum Penghasilan Kepala Desa

Sebelum membahas nominal, penting untuk memahami regulasi yang mengaturnya terlebih dahulu.

Berdasarkan PP No. 11 Tahun 2019, pemerintah telah menetapkan standar penghasilan bagi seluruh perangkat desa di Indonesia. Peraturan ini merupakan revisi dari PP No. 43 Tahun 2014 yang mengacu pada UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Yang menarik, besaran gaji kepala desa ternyata mengacu pada gaji pokok PNS. Jadi bukan angka yang ditentukan secara sembarangan. Penetapan finalnya dilakukan oleh bupati atau walikota di masing-masing wilayah.

Besaran Gaji Pokok Kepala Desa 2025

Nah, ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu. ๐Ÿ’ฐ

Dilansir dari detik.com, penghasilan tetap perangkat desa dihitung berdasarkan persentase dari gaji pokok PNS golongan ruang II/a. Berikut rinciannya:

Jabatan Gaji Pokok/Bulan Keterangan
Kepala Desa Rp2.426.640 120% dari gaji PNS II/a
Sekretaris Desa Rp2.224.420 110% dari gaji PNS II/a
Perangkat Desa Lainnya Rp2.022.200 100% dari gaji PNS II/a

Angka di atas merupakan penghasilan tetap minimal. Artinya, bisa saja lebih tinggi tergantung kebijakan daerah masing-masing.

4 Jenis Tunjangan yang Diterima Kepala Desa

Gaji pokok baru sebagian kecil dari total penghasilan lho. ๐Ÿ˜‰

Sesuai Pasal 100 ayat 1(b) PP No. 11 Tahun 2019, sekitar 30 persen dari anggaran desa dialokasikan untuk gaji dan tunjangan perangkat desa. Sisanya sebesar 70 persen untuk belanja operasional.

Baca Juga:  UMP 2026 Naik? Formula Baru Segera Diumumkan Pemerintah Sebelum 21 November 2025, Ini Bocorannya!

Berikut empat jenis tunjangan yang diterima setiap bulannya:

1. Tunjangan Jabatan

Tunjangan ini diberikan berdasarkan posisi struktural di pemerintahan desa.

  • Kepala Desa: Rp500.000/bulan
  • Sekretaris Desa: Rp450.000/bulan
  • Perangkat Desa lainnya: Rp400.000/bulan

2. Tunjangan Kinerja

Sesuai namanya, tunjangan ini berkaitan dengan performa kerja selama bertugas.

  • Kepala Desa: Rp300.000/bulan
  • Sekretaris Desa: Rp250.000/bulan
  • Perangkat Desa lainnya: Rp200.000/bulan

3. Tunjangan Kesejahteraan

Bentuk apresiasi pemerintah untuk menjamin kesejahteraan para perangkat desa.

  • Kepala Desa: Rp200.000/bulan
  • Sekretaris Desa: Rp150.000/bulan
  • Perangkat Desa lainnya: Rp100.000/bulan

4. Tunjangan Lainnya

Kategori ini mencakup berbagai tunjangan tambahan di luar tiga jenis sebelumnya.

  • Kepala Desa: Rp100.000/bulan
  • Sekretaris Desa: Rp75.000/bulan
  • Perangkat Desa lainnya: Rp50.000/bulan

Total Penghasilan Kepala Desa 2025

Sekarang saatnya menghitung keseluruhan penghasilan setelah gaji pokok ditambah semua tunjangan. ๐Ÿ“Š

Tabel berikut menunjukkan akumulasi pendapatan bulanan perangkat desa tahun 2025:

Jabatan Gaji Pokok Total Tunjangan Total Penghasilan
Kepala Desa Rp2.426.640 Rp1.100.000 Rp3.526.640
Sekretaris Desa Rp2.224.420 Rp925.000 Rp3.149.420
Perangkat Desa Rp2.022.200 Rp750.000 Rp2.772.200

Nominal di atas merupakan standar minimal nasional. Di beberapa daerah dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah) tinggi, angkanya bisa lebih besar lagi.

Perbandingan dengan UMR Nasional

Mungkin ada yang bertanya, apakah penghasilan kepala desa termasuk besar atau tidak?

Jika dibandingkan dengan UMR nasional yang berkisar Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000 tergantung wilayah, penghasilan kepala desa sebesar Rp3.526.640 terbilang kompetitif.

Apalagi untuk ukuran desa yang biasanya memiliki biaya hidup lebih rendah dibanding perkotaan.

Belum lagi jika ada insentif tambahan dari program-program pemerintah yang melibatkan perangkat desa. Tentu bisa menambah pemasukan di luar gaji dan tunjangan tetap.

Alokasi Dana Desa untuk Gaji Perangkat

Satu hal yang perlu dipahami, penghasilan perangkat desa bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Baca Juga:  Gaji PNS 2025: Berapa Kenaikannya? Berikut Detail dan Penghasilan Baru Berdasarkan PP 5/2024

Pemerintah menetapkan proporsi 30:70 dalam penggunaan anggaran. Sebanyak 30 persen untuk gaji dan tunjangan, sedangkan 70 persen sisanya dialokasikan untuk:

  • Pembangunan infrastruktur desa
  • Program pemberdayaan masyarakat
  • Belanja operasional pemerintahan desa
  • Kegiatan kemasyarakatan lainnya

Proporsi ini memastikan kesejahteraan perangkat desa tetap terjaga tanpa mengorbankan pembangunan desa secara keseluruhan.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Gaji

Meski sudah ada standar nasional, beberapa faktor bisa membuat penghasilan kepala desa berbeda antar wilayah.

Pertama, klasifikasi desa. Desa swasembada biasanya memiliki anggaran lebih besar dibanding desa berkembang atau tertinggal.

Kedua, kebijakan daerah. Bupati atau walikota memiliki kewenangan menyesuaikan besaran sesuai kondisi fiskal daerah masing-masing.

Ketiga, jumlah penduduk dan luas wilayah. Desa dengan populasi besar dan wilayah luas cenderung mendapat alokasi anggaran lebih tinggi.

Tanggung Jawab di Balik Penghasilan

Tentu saja, penghasilan tersebut sebanding dengan tanggung jawab yang diemban. ๐Ÿ“‹

Kepala desa bukan sekadar jabatan seremonial. Ada banyak tugas yang harus dijalankan, mulai dari memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa, membina kehidupan masyarakat, hingga mengawal pembangunan desa.

Belum lagi tanggung jawab administratif seperti menyusun APBDes, membuat laporan pertanggungjawaban, dan mengkoordinasikan berbagai program dari pemerintah pusat maupun daerah.

Demikian rincian lengkap gaji dan tunjangan kepala desa tahun 2025 berdasarkan regulasi yang berlaku.

Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengetahui penghasilan perangkat desa secara transparan. ๐Ÿ™

Terima kasih sudah membaca sampai akhir. Jangan lupa bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat ya!

Andrea Hirata
Jurnalis

Andrea Hirata Seman Said Harun atau lebih dikenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis dan jurnalis yang berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi yang menghasilkan tiga sekuel.