Harga emas perhiasan 24 karat kembali mengalami pergerakan di tengah dinamika pasar keuangan global dan lokal. Pada Rabu, 24 Juni 2026, terpantau ada penurunan harga emas di sejumlah toko besar, termasuk Raja Emas Indonesia. Pergerakan ini menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat yang menggunakan emas sebagai instrumen investasi maupun kebutuhan perhiasan.
Perubahan harga ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi global, tetapi juga oleh kebijakan lokal, permintaan konsumen, dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Dengan begitu, calon pembeli disarankan untuk selalu memantau harga secara berkala agar bisa membeli emas pada waktu yang tepat.
Harga Emas Hari Ini di Beberapa Toko Terkemuka
Perbedaan harga emas antar toko memang lumrah terjadi. Setiap penyedia memiliki struktur biaya tersendiri, termasuk margin keuntungan, biaya produksi, dan desain perhiasan. Hal ini membuat penting untuk membandingkan harga sebelum memutuskan membeli.
Berikut adalah rincian harga emas perhiasan 24 karat di dua toko besar, yaitu Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia, per 24 Juni 2026.
1. Harga Emas di Raja Emas Indonesia
Raja Emas Indonesia mencatat penurunan harga emas perhiasan 24 karat hari ini. Penurunan ini cukup signifikan setelah sebelumnya sempat naik.
- Emas 24K kemurnian 99,9%: Rp2.300.000 per gram (sebelumnya Rp2.330.000)
- Emas 24K kemurnian 99,5%: Rp2.250.000 per gram (sebelumnya Rp2.280.000)
2. Harga Emas di Lakuemas Indonesia
Berbeda dengan Raja Emas, Lakuemas Indonesia menunjukkan stabilitas harga emas 24 karat hari ini. Tidak ada perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
- Emas 24K kemurnian 99%: Rp2.294.000 per gram (stabil)
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Harga emas tidak hanya ditentukan oleh pasokan dan permintaan. Ada beberapa faktor lain yang turut berperan dalam pergerakan harga emas di pasar lokal.
1. Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat berpengaruh terhadap harga emas. Saat rupiah melemah, harga emas cenderung naik karena biaya impor emas meningkat.
2. Kebijakan Bank Sentral
Bank Indonesia sebagai otoritas moneter memiliki peran penting dalam stabilitas harga logam mulia. Kebijakan suku bunga dan intervensi pasar dapat memengaruhi harga emas secara langsung.
3. Permintaan Pasar
Permintaan emas meningkat menjelang hari besar keagamaan atau perayaan nasional. Ini menyebabkan harga bisa naik karena lonjakan permintaan.
4. Sentimen Global
Pergerakan harga emas dunia juga turut memengaruhi harga lokal. Investor asing yang menjual emas bisa menyebabkan tekanan jual di pasar domestik.
Tips Membeli Emas Perhiasan yang Menguntungkan
Membeli emas tidak hanya soal memilih desain yang cantik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembelian emas lebih menguntungkan.
1. Bandingkan Harga di Beberapa Toko
Setiap toko memiliki harga yang berbeda. Dengan membandingkan harga, pembeli bisa mendapatkan emas dengan harga lebih kompetitif.
2. Perhatikan Kadar dan Sertifikat
Pastikan emas yang dibeli memiliki kadar yang jelas dan dilengkapi sertifikat keaslian. Ini penting untuk menjaga nilai investasi jangka panjang.
3. Pilih Waktu yang Tepat
Membeli emas saat harga sedang turun adalah langkah cerdas. Pantau harga secara berkala dan beli ketika ada peluang.
4. Pertimbangkan Biaya Tambahan
Selain harga dasar emas, ada biaya produksi dan desain yang perlu diperhitungkan. Pastikan total biaya tetap masuk akal dan tidak terlalu memberatkan.
Perbandingan Harga Emas 24K di Beberapa Toko (24 Juni 2026)
| Toko | Kadar Emas | Harga per Gram (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Raja Emas Indonesia | 24K (99,9%) | 2.300.000 | Turun dari 2.330.000 |
| Raja Emas Indonesia | 24K (99,5%) | 2.250.000 | Turun dari 2.280.000 |
| Lakuemas Indonesia | 24K (99%) | 2.294.000 | Stabil |
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Data di atas hanya berlaku per 24 Juni 2026 dan bersifat estimasi berdasarkan informasi yang tersedia saat publikasi. Pembeli disarankan untuk melakukan konfirmasi langsung ke toko terkait sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas juga memiliki risiko, termasuk volatilitas harga dan likuiditas. Sebelum membeli, pastikan memahami kondisi pasar dan tujuan investasi secara jelas.
Khusnul Ain adalah jurnalis yang saat ini menjabat sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan pengalaman luas dalam dunia jurnalistik digital, Eduardo menggabungkan kemampuan editorial yang tajam dengan kepekaan terhadap berita aktual dan tren pasar digital.