Beranda » Finansial » Harga Emas Perhiasan 15 Agustus 2026 Turun Signifikan di Akhir Pekan, Capai Level Termurah Rp431.000 per Gram

Harga Emas Perhiasan 15 Agustus 2026 Turun Signifikan di Akhir Pekan, Capai Level Termurah Rp431.000 per Gram

Harga emas perhiasan di Tanah Air kembali mengalami pergerakan signifikan menjelang akhir pekan. Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sejumlah gerai emas mencatatkan penurunan harga di berbagai ukuran perhiasan. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya sempat terjadi lonjakan harga yang cukup mencolok.

Pergerakan harga emas ini menjadi sorotan, terutama bagi masyarakat yang tengah mempertimbangkan investasi atau pembelian perhiasan. Meski fluktuatif, tren ini memberi peluang tersendiri bagi calon pembeli untuk memperoleh emas dengan harga yang lebih terjangkau.

Harga Emas di Gerai Populer

Perubahan harga emas tidak selalu seragam di setiap toko. Faktor seperti kadar emas, desain perhiasan, hingga kebijakan internal masing-masing gerai turut memengaruhi nilai jualnya. Kondisi ini membuat pentingnya memantau harga secara berkala agar tidak kelewatan momen beli yang menguntungkan.

1. Harga Emas di Raja Emas Indonesia

Raja Emas Indonesia mencatatkan penurunan harga yang cukup signifikan di berbagai ukuran emas perhiasan. Penurunan ini terlihat lebih besar dibandingkan gerai lainnya.

  • Emas 24 karat (99,99% kemurnian): turun dari Rp2.380.000 menjadi Rp2.325.000 per gram
  • Emas 24 karat (99,5% kemurnian): turun dari Rp2.240.000 menjadi Rp2.210.000 per gram
  • Emas 23 karat: turun menjadi Rp1.980.000 per gram

2. Harga Emas di Lakuemas Indonesia

Meskipun juga mengalami penurunan, Lakuemas menunjukkan pergerakan harga yang lebih stabil. Perbedaan ini bisa jadi dipengaruhi oleh strategi penetapan harga yang berbeda.

  • Emas 24 karat (99,99% kemurnian): turun dari Rp2.370.000 menjadi Rp2.330.000 per gram
  • Emas 24 karat (99,5% kemurnian): turun dari Rp2.230.000 menjadi Rp2.200.000 per gram
  • Emas 23 karat: turun menjadi Rp1.990.000 per gram

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Harga emas tidak hanya ditentukan oleh pasokan dan permintaan. Ada sejumlah faktor makroekonomi dan lokal yang turut memengaruhi pergerakannya.

Baca Juga:  Stockbit dan Bibit Dorong Inklusi Finansial Lewat Pengembangan Ekosistem Investasi Digital yang Lebih Luas

1. Kondisi Pasar Global

Harga emas dunia yang cenderung turun berdampak langsung pada harga emas lokal. Investor cenderung menjual emas ketika dolar AS menguat atau ketika suku bunga dunia naik.

2. Kebijakan Bank Sentral

Bank Indonesia sebagai otoritas moneter memiliki kebijakan yang memengaruhi nilai tukar rupiah. Stabilitas rupiah sangat penting karena emas di Indonesia diperdagangkan dalam mata uang lokal.

3. Permintaan Pasar Domestik

Menjelang hari besar keagamaan atau perayaan nasional, permintaan emas biasanya meningkat. Namun, menjelang akhir pekan seperti saat ini, permintaan cenderung melambat.

Tips Membeli Emas saat Harga Turun

Momen penurunan harga emas bisa menjadi peluang emas (punya celah) untuk membeli aset bernilai tinggi ini. Namun, tetap perlu pertimbangan matang agar tidak terjebak harga yang bisa naik lagi sewaktu-waktu.

1. Pilih Kadar yang Sesuai Kebutuhan

Emas 24 karat biasanya lebih mahal, tapi juga lebih murni. Jika tujuannya investasi, emas 24 karat lebih disarankan. Namun jika untuk perhiasan sehari-hari, emas 23 karat bisa jadi pilihan yang lebih ekonomis.

2. Bandingkan Harga di Beberapa Toko

Setiap gerai punya kebijakan harga yang berbeda. Bandingkan harga di Raja Emas, Lakuemas, dan gerai lainnya agar mendapat penawaran terbaik.

3. Perhatikan Biaya Tambahan

Selain harga dasar per gram, beberapa toko juga menambahkan biaya pembuatan atau ongkos cetak. Ini penting diperhatikan agar tidak terkejut saat pembayaran.

Perbandingan Harga Emas di Beberapa Gerai

Berikut adalah perbandingan harga emas 24 karat (99,99%) di beberapa gerai ternama pada 15 Agustus 2026:

Baca Juga:  Mau Buka Usaha di SPBU Pertamina? Ini Cara Terbaru Daftar Jadi Tenant dan Syaratnya
Gerai Harga Sebelumnya Harga Sekarang Selisih
Raja Emas Rp2.380.000 Rp2.325.000 -Rp55.000
Lakuemas Rp2.370.000 Rp2.330.000 -Rp40.000
Antam (Logam Mulia) Rp2.350.000 Rp2.310.000 -Rp40.000

Dari tabel di atas, terlihat bahwa Raja Emas memberikan penurunan harga paling besar. Namun, tetap perlu diperhatikan keaslian dan sertifikasi emas yang ditawarkan.

Kapan Waktu Terbaik Membeli Emas?

Tidak ada waktu pasti untuk membeli emas. Namun, beberapa kondisi bisa menjadi indikator bahwa harga sedang menguntungkan.

1. Saat Inflasi Rendah

Saat inflasi rendah, daya beli masyarakat meningkat. Ini bisa membuat harga emas lebih stabil atau bahkan turun sementara.

2. Jelang Akhir Pekan atau Libur Nasional

Biasanya, aktivitas pasar melambat menjelang akhir pekan. Ini bisa menjadi peluang untuk mendapat harga lebih murah.

3. Saat Rupiah Menguat

Kekuatan rupiah terhadap dolar membuat harga emas impor lebih terjangkau. Ini berdampak langsung pada harga emas di pasar lokal.

Disclaimer

Harga emas sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan lokal. Data dalam artikel ini bersifat terkini per 15 Agustus 2026 dan dapat berbeda dengan harga aktual di waktu pembacaan. Sebaiknya selalu cek langsung ke gerai terpercaya atau situs resmi penyedia sebelum melakukan transaksi.

Investasi emas juga memiliki risiko. Pastikan memahami kondisi pasar dan pertimbangkan kemampuan finansial sebelum memutuskan untuk membeli.

Eduardo Simorangkir, Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis profesional dengan keahlian editorial, investigative reporting & digital media.
Jurnalis

Khusnul Ain adalah jurnalis yang saat ini menjabat sebagai Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan pengalaman luas dalam dunia jurnalistik digital, Eduardo menggabungkan kemampuan editorial yang tajam dengan kepekaan terhadap berita aktual dan tren pasar digital.