Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.
Reporter: Ade Hapsari Lestarini
Platform pinjaman daring (pindar) terus menunjukkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah Adapundi, yang sejak beroperasi pada 2021 telah melayani lebih dari 30 juta pengguna dan menyalurkan pendanaan kepada sekitar 724 ribu UMKM di seluruh Indonesia.
Pertumbuhan ini bukan sekadar statistik. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang menjadikan Adapundi sebagai mitra keuangan untuk mewujudkan berbagai kebutuhan dan impian. Momentum pertumbuhan bisnis perusahaan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengalami peningkatan sebesar lima persen per 2026. Peningkatan ini didukung oleh peningkatan sistem operasional dan layanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Adapundi tidak hanya fokus pada pertumbuhan finansial. Perusahaan juga aktif berkontribusi dalam berbagai program sosial dan lingkungan. Salah satunya adalah perayaan ulang tahun ke-8 yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Adapundi menggelar kegiatan kolaboratif di Kampung Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
Pelestarian Ekosistem Mangrove dan Pemberdayaan Masyarakat
Kampung Beting dikenal sebagai “Kampung Dollar” karena kekayaan sumber daya alam pesisir dan sektor perikanan yang melandasi kesejahteraan warganya. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, kawasan ini menghadapi tantangan lingkungan serius. Abrasi pantai dan banjir rob terus menggerus daratan, memaksa sebagian besar warga untuk berpindah. Kini, hanya sekitar 300 kepala keluarga yang masih bertahan.
Tidak menyerah, warga yang tinggal menginisiasi penanaman mangrove sebagai benteng alami. Gerakan ini lahir dari kearifan lokal dan semangat gotong royong. Inisiatif ini menjadi inspirasi bagi Adapundi untuk turut serta dalam pelestarian ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat lokal.
1. Penanaman 888 Pohon Mangrove
Langkah pertama dalam program ini adalah penanaman 888 pohon mangrove. Langkah ini diambil untuk memperkuat ekosistem pesisir yang terancam erosi dan banjir rob. Mangrove berperan sebagai penahan laju abrasi dan penyerap karbon alami.
2. Donasi Satu Unit Perahu
Selain itu, Adapundi juga memberikan donasi satu unit perahu kepada masyarakat pesisir. Perahu ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan setempat dalam menjalankan usaha perikanan yang berkelanjutan.
3. Perlengkapan Dapur untuk UMKM Kebaya
Program ketiga adalah pemberian perlengkapan dapur kepada UMKM Kebaya. Dukungan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk kuliner tradisional yang menjadi andalan ekonomi lokal.
Direktur Operasional Adapundi, Minerva Agustiani, menyampaikan bahwa delapan tahun perjalanan bisnis tidak hanya soal pertumbuhan finansial. Perusahaan juga percaya bahwa kesuksesan harus diimbangi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami menyadari keberlanjutan sejati tidak berhenti pada isu lingkungan semata, ia juga menyangkut kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat yang hidup di dalamnya,” ujar Minerva.
Sinergi dengan Masyarakat Lokal
Kolaborasi ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Ibu Alpiah, selaku ketua UMKM Kebaya, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh Adapundi.
“Saya selaku perwakilan dari UMKM Kebaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan oleh Adapundi. Semoga berbagai donasi yang diberikan bisa kami manfaatkan sebaik-baiknya,” jelas Alpiah.
Data Pertumbuhan Adapundi 2026
Berikut adalah rincian data pertumbuhan dan pencapaian Adapundi hingga 2026:
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Pengguna Aktif | Lebih dari 30 juta |
| UMKM yang Didanai | 724.000 unit |
| Pertumbuhan Bisnis per Tahun | 5% |
| Program Sosial Lingkungan | 3 program utama |
| Lokasi Program | Kampung Beting, Muara Gembong |
Komitmen Berkelanjutan Adapundi
Adapundi tidak hanya bergerak dalam sektor finansial. Perusahaan juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan. Dengan menggabungkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan tanggung jawab sosial, Adapundi menjadi contoh platform pindar yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga dampak.
Mangrove bukan hanya pelindung pantai. Ekosistem ini juga merupakan penjaga keanekaragaman hayati dan penyerap karbon yang efektif. Dengan mendukung upaya pelestariannya di Muara Gembong, Adapundi turut menanamkan investasi jangka panjang untuk bumi dan generasi mendatang.
Penutup
Langkah-langkah nyata yang diambil oleh Adapundi menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan. Melalui sinergi dengan masyarakat lokal dan program yang berdampak langsung, Adapundi terus memperkuat perannya sebagai mitra keuangan inklusif yang peduli.
Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi terkini hingga tahun 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Eva Agustin adalah seorang jurnalis profesional, penulis, dan wartawan berpengalaman yang kini berkarya di banjoo.id, salah satu media online terbesar di Indonesia. Lahir pada Juli 1999, Eva telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia jurnalistik dan penulisan kreatif.
