Mulai 1 Juli 2026, Gojek dan Grab resmi menerapkan potongan komisi sebesar 8% untuk para mitra driver yang bergabung di platform mereka. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah strategis dari kedua perusahaan untuk menyeimbangkan pendapatan dan menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan ketat industri teknologi transportasi daring.
Perubahan ini tentu saja menjadi perhatian besar bagi para driver ojek online, terutama yang mengandalkan pendapatan harian dari aktivitas di platform. Dengan adanya potongan komisi, penghasilan bersih driver akan sedikit berkurang, meski di sisi lain, perusahaan berharap kebijakan ini bisa meningkatkan kualitas layanan dan memberikan lebih banyak insentif jangka panjang.
Apa Itu Potongan Komisi 8 Persen?
Potongan komisi sebesar 8% yang diterapkan oleh Gojek dan Grab berlaku untuk setiap transaksi yang dilakukan driver melalui aplikasi. Komisi ini dipotong langsung dari tarif yang diterima driver setelah menyelesaikan order.
- Komisi digunakan untuk menutupi biaya operasional platform.
- Sisanya dialokasikan untuk pengembangan fitur dan layanan mitra.
Sebelumnya, besaran komisi yang dikenakan berkisar antara 15 hingga 20 persen. Dengan penurunan menjadi 8%, diharapkan driver bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari setiap order yang mereka ambil.
Dampak Kebijakan Baru bagi Driver
Perubahan kebijakan ini membawa dampak langsung terhadap pendapatan driver. Meski komisi yang dikenakan lebih rendah, driver perlu memperhatikan beberapa hal agar tetap bisa memaksimalkan penghasilan.
- Peningkatan order harian bisa menutupi pengurangan komisi.
- Fokus pada jam-jam sibuk dan area strategis meningkatkan efisiensi kerja.
Namun, tidak semua driver merasakan manfaat yang sama. Driver yang memiliki rata-rata order rendah mungkin tidak merasakan peningkatan pendapatan signifikan, terutama jika dibandingkan dengan masa sebelum kenaikan komisi sebelumnya.
Perbandingan Komisi Sebelum dan Sesudah Perubahan
Berikut adalah rincian perbandingan komisi yang dikenakan oleh Gojek dan Grab sebelum dan sesudah perubahan kebijakan mulai 1 Juli 2026.
| Tahun | Besaran Komisi | Keterangan |
|---|---|---|
| Sebelum 2025 | 15% – 20% | Komisi tinggi, variasi tergantung wilayah |
| 2025 | 10% – 15% | Penyesuaian awal untuk menarik mitra |
| 2026 (Juli) | 8% | Penurunan komisi untuk meningkatkan daya tarik |
Dengan penurunan komisi menjadi 8%, diharapkan lebih banyak driver tertarik bergabung dan aktif di platform. Ini juga menjadi langkah strategis untuk menarik kembali kepercayaan mitra yang sempat merasa terbebani biaya operasional.
Cara Maksimalkan Pendapatan Setelah Kenaikan Komisi
Meski komisi yang dikenakan lebih rendah, driver tetap perlu strategi agar penghasilan tetap optimal. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
-
Pilih waktu dan lokasi yang tepat
Jam sibuk seperti pagi hari sebelum masuk kerja dan sore hari seusai kantor adalah waktu emas untuk mendapatkan order lebih banyak. -
Gunakan fitur prioritas dan promo
Fitur yang menawarkan insentif tambahan bisa meningkatkan penghasilan harian secara signifikan. -
Jaga rating dan reputasi
Driver dengan rating tinggi biasanya mendapat prioritas order dan bonus dari platform. -
Gunakan kendaraan yang efisien
Kendaraan dengan konsumsi bahan bakar rendah bisa mengurangi pengeluaran operasional. -
Ikuti program loyalitas dan reward
Banyak program dari Gojek dan Grab yang memberikan bonus mingguan atau bulanan bagi driver aktif.
Reaksi Komunitas Driver
Respons dari komunitas driver terhadap kebijakan ini cukup beragam. Sebagian besar menyambut baik penurunan komisi, karena dianggap sebagai bentuk perhatian dari perusahaan terhadap kesejahteraan mitra.
Namun, sebagian kecil driver masih merasa bahwa penurunan komisi belum cukup untuk menutupi kenaikan biaya operasional seperti BBM dan suku cadang kendaraan.
Persaingan Gojek dan Grab di Tahun 2026
Di tahun 2026, persaingan di industri ride-hailing semakin ketat. Selain Gojek dan Grab, beberapa platform lokal dan startup baru juga mulai bermunculan dengan tawaran komisi lebih rendah dan insentif lebih menarik.
- Penurunan komisi 8% menjadi salah satu strategi Gojek dan Grab untuk mempertahankan posisi dominan.
- Peningkatan layanan dan fitur baru juga menjadi daya tarik tambahan bagi mitra dan pengguna.
Penutup
Perubahan kebijakan potongan komisi menjadi 8% mulai Juli 2026 menunjukkan bahwa Gojek dan Grab terus berupaya menyeimbangkan antara keuntungan bisnis dan kesejahteraan mitra. Meski demikian, keberhasilan kebijakan ini sangat tergantung pada bagaimana driver bisa beradaptasi dan memaksimalkan peluang yang ada.
Disclaimer: Besaran komisi dan kebijakan lainnya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Data yang disajikan bersifat terkini hingga Juni 2026.
Agung Budianto adalah seorang jurnalis senior yang Lahir di Jakarta pada tahun 1992, Ardhi telah mengabdikan hampir dua dekade hidupnya dalam dunia jurnalistik digital Indonesia.
