Harga emas Antam hari ini, Jumat 8 Mei 2026, mengalami koreksi tipis setelah sebelumnya sempat melonjak selama dua hari berturut-turut. Pergerakan ini cukup menarik perhatian investor dan calon pembeli emas batangan, terutama mengingat fluktuasi harga yang terjadi dalam waktu singkat.
Dari data resmi di situs Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram turun Rp1.000 menjadi Rp2.839.000 per gram. Penurunan ini terjadi meski sehari sebelumnya harga sempat naik hingga Rp30.000, dan Kamis (7/5/2026) lalu naik lagi sebesar Rp17.000. Koreksi hari ini bisa jadi memberi peluang baru bagi yang ingin membeli emas dengan harga lebih terjangkau.
Harga Buyback Emas Antam Juga Turun
Tidak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Kini, harga pembelian kembali emas berada di level Rp2.644.000 per gram, turun Rp1.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya.
Selisih antara harga jual dan harga buyback atau yang biasa disebut spread, memang menjadi indikator krusial dalam investasi emas. Semakin kecil spread-nya, semakin menguntungkan bagi investor, karena potensi keuntungan bisa lebih besar.
Pajak Buyback Emas di Atas Rp10 Juta Kena PPh 22
Transaksi buyback emas dengan nilai tinggi kini memiliki aturan baru. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback emas senilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak ini dipotong langsung dari nilai transaksi.
Aturan ini menjadi penting untuk diperhatikan, terutama bagi investor yang rutin menjual emasnya dalam jumlah besar. Dengan adanya potongan pajak ini, maka keuntungan bersih dari transaksi bisa sedikit berkurang.
Perbandingan Harga Emas Antam dalam 3 Hari Terakhir
Berikut rincian harga emas Antam ukuran 1 gram dalam tiga hari terakhir:
| Tanggal | Harga Jual (Rp) | Harga Buyback (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 6 Mei 2026 | Rp2.856.000 | Rp2.661.000 | Naik Rp30.000 |
| 7 Mei 2026 | Rp2.873.000 | Rp2.660.000 | Naik Rp17.000 |
| 8 Mei 2026 | Rp2.839.000 | Rp2.644.000 | Turun Rp1.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa lonjakan harga pada dua hari sebelumnya cukup signifikan. Namun, hari ini terjadi koreksi yang bisa menjadi peluang bagi pembeli baru.
Tips Investasi Emas Saat Harga Fluktuatif
Investasi emas memang kerap kali dipengaruhi oleh fluktuasi pasar. Saat harga naik-turun dalam waktu singkat, investor perlu lebih cermat dalam mengambil keputusan. Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan:
-
Pantau Harga Secara Berkala
Harga emas bisa berubah setiap hari. Dengan memantau pergerakan harga secara rutin, investor bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual. -
Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging (DCA)
Alih-alih membeli dalam jumlah besar sekaligus, lebih baik menyisihkan sebagian dana secara berkala. Ini bisa mengurangi risiko jika harga naik mendadak. -
Pertimbangkan Tujuan Investasi
Jika tujuan investasi jangka panjang, fluktuasi jangka pendek biasanya tidak terlalu berpengaruh. Namun jika ingin trading jangka pendek, perlu lebih aktif memantau pergerakan pasar. -
Pahami Aturan Pajak Terbaru
Seperti yang telah disebutkan, transaksi buyback di atas Rp10 juta terkena PPh 22. Investor sebaiknya memperhitungkan dampak pajak ini dalam perencanaan keuntungan.
Kapan Waktu Terbaik Membeli Emas?
Menentukan waktu terbaik untuk membeli emas tidak selalu mudah. Namun, beberapa kondisi bisa menjadi pertimbangan:
- Saat harga sedang turun atau stabil
- Jika ada dana menganggur yang ingin dialokasikan
- Ketika investor ingin menyeimbangkan portofolio investasi
Harga emas hari ini yang berada di bawah level tertinggi dalam dua hari terakhir bisa jadi peluang. Terutama bagi yang ingin mulai investasi emas dengan nominal kecil.
Potensi Keuntungan dari Selisih Jual-Beli
Selisih antara harga jual dan harga buyback menjadi salah satu faktor penentu keuntungan investasi emas. Semakin kecil selisihnya, semakin besar potensi keuntungan bersih yang bisa didapat.
Misalnya, jika membeli emas seharga Rp2.839.000 per gram dan menjualnya kembali saat harga buyback mencapai Rp2.700.000 per gram, maka keuntungan bisa didapat meski tidak sebesar saat harga jual sedang tinggi.
Namun, perlu diingat bahwa keuntungan ini juga bisa tergerus jika terkena pajak atau biaya transaksi lainnya.
Disclaimer
Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar global dan kebijakan pemerintah. Data di atas merupakan informasi terkini per 8 Mei 2026 dan bisa saja berbeda saat dibaca. Sebaiknya selalu cek langsung ke situs resmi Logam Mulia untuk informasi terbaru.
Investasi emas tetap memiliki risiko, terutama jika dilakukan secara spekulatif. Sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual, sebaiknya pertimbangkan kondisi keuangan dan tujuan investasi secara matang.
Dengan fluktuasi harga yang terjadi, saat ini bisa jadi momen yang tepat untuk mulai membeli emas, terutama bagi yang ingin memulai investasi logam mulia dengan pendekatan jangka panjang.
Agung Budianto adalah seorang jurnalis senior yang Lahir di Jakarta pada tahun 1992, Ardhi telah mengabdikan hampir dua dekade hidupnya dalam dunia jurnalistik digital Indonesia.
