Beranda » Nasional » Mama Yam Hadirkan Inovasi Pastel Pastry di JJN Season 5, Dapatkan Tanggapan Panelis Tentang Strategi Produk Ini

Mama Yam Hadirkan Inovasi Pastel Pastry di JJN Season 5, Dapatkan Tanggapan Panelis Tentang Strategi Produk Ini

Usaha kuliner Mama Yam mencuri perhatian di ajang Juragan Jaman Now (JJN) Season 5 Metro TV 2026. Dalam tayangan tersebut, pasangan suami istri Marcelina dan Suroto memperkenalkan inovasi camilan berbasis pastel dengan sentuhan modern. Produk yang mereka tawarkan bukan sekadar camilan biasa, melainkan perpaduan antara rasa tradisional dan tampilan pastry kekinian yang menarik minat konsumen muda.

Produk andalan Mama Yam berupa pastel pastry dengan tekstur spiral berlapis. Bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya lembut dan gurih. Saat ini, Mama Yam menyediakan delapan varian rasa yang dirancang untuk memenuhi selera konsumen modern yang menginginkan camilan praktis tanpa mengorbankan kualitas rasa.

Tawaran Investasi dan Rencana Pengembangan Bisnis

Mama Yam membuka peluang investasi sebesar Rp450 juta untuk 20 persen saham perusahaan. Dana tersebut akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan pengembangan bisnis, termasuk renovasi fasilitas produksi, penambahan kapasitas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

  1. Renovasi dan peningkatan fasilitas produksi
  2. Penambahan kapasitas produksi
  3. Pengembangan SDM
  4. Ekspansi distribusi dan outlet

Model bisnis Mama Yam saat ini mengandalkan sistem central kitchen dengan produk berbasis frozen food. Penjualan mayoritas masih datang dari kanal B2C melalui outlet offline, namun bisnis juga mulai menembus pasar B2B dengan menjalin kerja sama dengan beberapa hotel dan restoran.

Tanggapan Panelis: Rasa Baik, Namun Perlu Pembeda

Meski panelis umumnya mengakui kualitas rasa produk Mama Yam, beberapa di antaranya menyoroti kurangnya elemen pembeda yang kuat. Rex Marindo, salah satu panelis, menyatakan bahwa produk seperti pastel relatif mudah ditiru oleh kompetitor dengan modal lebih besar.

“Kalau sekadar varian, saya suruh chef di bawah kita yang udah pengalaman 25 tahun bisa buat,” ujar Rex. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi rasa produk yang disajikan.

Baca Juga:  Xpad 30E Resmi Meluncur: Tablet Murah Infinix Berbasis Teknologi AI Khusus Pelajar

Reino Barack juga menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, Mama Yam sudah memiliki rasa dan harga yang kompetitif, namun belum menemukan x-factor yang membuat konsumen ingin kembali membeli secara berulang.

Strategi Positioning dan Identitas Produk

Salah satu tantangan utama yang dihadapi Mama Yam adalah bagaimana memposisikan produknya di benak konsumen. Mentor Tom MC Ifle menyarankan agar Mama Yam mempertimbangkan pembentukan kategori produk baru yang lebih mudah dipahami oleh pasar.

“Ini pastel atau pastry? Karena ini ada kombinasi antara pastel dan pastry,” ujar Tom. Ia menyarankan agar Mama Yam menciptakan kategori baru, mirip dengan konsep curry puff yang sudah dikenal luas.

Tom juga melihat potensi besar pada bisnis Mama Yam, terutama dari sisi skalabilitas dan tingkat pembelian ulang yang masih cukup tinggi. “Repeat ordernya masih oke, lalu kemudian very scalable, bisa diterima dan mengundang rasa penasaran,” tambahnya.

Rencana Ekspansi dan Distribusi

Sebastian Togelang lebih fokus pada rencana penggunaan dana investasi, khususnya untuk pengembangan outlet. Namun, ia menyarankan agar Mama Yam lebih menekankan konsep takeaway daripada dine-in.

  1. Fokus pada konsep takeaway
  2. Pengembangan titik penjualan kecil di lokasi strategis
  3. Peningkatan distribusi melalui channel B2B

Menurut Sebastian, karakter produk Mama Yam lebih cocok untuk konsumen yang ingin membawa pulang camilan praktis. Strategi ini dianggap lebih efisien dan sesuai dengan tren konsumsi saat ini.

Irwan Mussry menekankan pentingnya memperkuat positioning produk sebelum melakukan ekspansi besar-besaran. Menurutnya, produk dengan identitas kuat akan lebih mudah diterima di berbagai segmen pasar.

Tantangan dan Peluang Ke Depan

Dari hasil presentasi dan sesi tanya jawab, terlihat bahwa Mama Yam memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah bagaimana menciptakan positioning yang jelas dan nilai pembeda yang tidak mudah ditiru.

Baca Juga:  Wisatawan Indonesia Kini Bisa Gunakan QRIS untuk Belanja di Korea Selatan Tanpa Ribet

Beberapa poin penting yang menjadi catatan:

  • Produk unik dengan tekstur spiral berlapis
  • Model bisnis frozen food yang scalable
  • Potensi ekspansi melalui channel B2B
  • Tingkat repeat order yang masih positif

Namun, tantangan seperti kurangnya x-factor dan positioning yang belum tegas perlu segera diatasi agar Mama Yam bisa bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Tabel Perbandingan Potensi Pasar Mama Yam

Aspek Potensi Tantangan
Rasa Produk Sangat Baik Mudah Ditiru
Positioning Belum Jelas Perlu Kategori Baru
Distribusi B2C & B2B Perlu Strategi Outlet
Investasi Terbuka Alokasi Dana Harus Tepat
Repeat Order Tinggi Perlu Penguatan Brand Loyalty

Kesimpulan

Mama Yam membawa inovasi menarik dalam dunia kuliner dengan menggabungkan konsep tradisional dan modern. Meski produknya enak dan prospek bisnisnya menjanjikan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah membangun positioning yang kuat dan menciptakan nilai unik yang tidak mudah ditiru kompetitor.

Dengan strategi yang tepat, Mama Yam berpotensi menjadi brand kuliner nasional yang bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Namun, langkah selanjutnya harus fokus pada penguatan identitas merek dan penciptaan pengalaman konsumen yang tak terlupakan.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari tayangan Juragan Jaman Now Season 5 Metro TV 2026. Informasi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan bisnis dan keputusan manajemen perusahaan.

Ardan Adhi Chandra, Engagement Editor/Reporter/Penulis detik.com & banjoo.id. Jurnalis digital expert dalam investigative reporting & viral content.
Jurnalis

Agung Budianto adalah profesional media multitalenta yang saat ini berperan sebagai Engagement Editor, Reporter, dan Penulis. Dengan kemampuan yang komprehensif dalam jurnalistik digital dan content engagement, Ardan membawa perspektif unik dalam setiap konten yang dihasilkannya.